Siapapun penonton televisi dan pembaca koran pasti ingat peristiwa nahas
tersebut. Meutya Hafid, seorang reporter Metro TV dan Budiyanto, juru kamera
yang mendampinginya, disandera oleh Mujahidin Irak. Mereka diculik tiba-tiba
saat sedang berhenti di sebuah POM Bensin. Seluruh bangsa pun khawatir, berdoa
demi keselamatan mereka, dan mengusahakan pembebasan secepatnya.
168 jam lamanya Meutya dan Budi berada dalam sandera. Di dalam sebuah gua kecil
di tengah gurun Ramadi. Tidur beralaskan batuan dan dibuai oleh suara bom dan
tembakan. Di sana mereka belajar tentang kepasrahan total kepada Yang Kuasa,
karena telah begitu dekatnya dengan kata "mati". Di sana mereka diingatkan,
bahwa jika Tuhan menghendaki, segalanya bisa terjadi. Dan, di sana pula mereka
berdua disadarkan, betapa nyawa sangat berharga , dibandingkan berita paling
eksklusif sekalipun.
Di atas adalah Sinopsis dari buku terbaru terbitan Hikmah "168 jam dalam
Sandera" oleh Meutya Hafid.
Ingin tahu lebih banyak tentang buku tersebut:
Saksikan KICK ANDY : 168 Jam Dalam Sandera di METRO TV
Kamis, 25 Oktober 2007
Pukul 22.05 - 23.00
Jangan sampai lupa.....
T
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers