TELAH TERBIT

KUDETA MEKKAH
 Yaroslav Trofimov
Alvabet 2007
Harga Rp. 49000 (Disk 10%)
www.khatulistiwa.net

Sinopsis

Pada 20 November 1979, sebuah peristiwa besar terjadi di Kota Suci Mekkah. 
Sekelompok orang bersenjata pimpinan Juhaiman al-Utaibi, seorang Islamis 
radikal, menguasai Masjid al-Haram. Mereka memprotes kebobrokan Pemerintah Arab 
Saudi dan aliansinya dengan Barat. Gejolak politik di tanah suci meledak. Lalu, 
baku tembak antara pengikut Juhaiman dengan tentara Arab Saudi pun tak 
terelakkan.
  
 Mulanya, tentara Saudi dibuat keteteran oleh perlawanan Juhaiman dan 
pengikutnya. Tetapi akhirnya, dengan bantuan beberapa pimpinan militer Prancis, 
tentara Saudi berhasil melumpuhkan "pemberontakan" kelompok Islam radikal 
tersebut. Sebagai hukumannya, Juhaiman dan pengikutnya yang tertangkap 
hidup-hidup kemudian dipenggal kepalanya--eksekusi penggal kepala ini 
dilaksanakan di beberapa kota di Saudi sebagai peringatan bagi siapa pun yang 
berusaha makar terhadap pemerintah. Merujuk fatwa para ulama berpengaruh, 
Pemerintah Saudi mendakwa mereka melakukan tindakan sesat: mendeklarasikan 
munculnya Imam Mahdi--yang tewas dalam pertempuran itu--sebagai penyelamat 
dunia; serta menguasai dan menjadikan Masjid al-Haram, tempat tersuci umat 
Muslim, sebagai medan pertempuran dan kekerasan, yang sangat jelas dilarang 
oleh agama.
  
 Peristiwa itu menjadi bagian penting dari sejarah modern Kota Mekkah. Meski 
demikian, kebanyakan orang, terutama kaum Muslim, tak paham apa yang sejatinya 
terjadi saat itu. Maklum, ketika peristiwa itu berlangsung, Pemerintah Saudi 
melarang keras media massa meliput dan memberitakannya. Tak hanya itu, jaringan 
telepon, telegram, dan surat-menyurat pun diputus. Alhasil, tak ada celah bagi 
siapa pun untuk dapat mengakses peristiwa itu dari luar tempat kejadian.
  
 Pada tahun 2006, dua puluh tahun kemudian, Yaroslav Trofimov berusaha menyusun 
kembali serpihan sejarah atas kejadian itu. Untuk menyibak detail peristiwa 
yang tak terkuak khalayak itu, Trofimov memburu sumber-sumber penting dan 
tepercaya, antara lain: pelaku ‘gerakan 1979’ yang masih hidup; Paul Barril, 
kepala misi pasukan Prancis saat itu; tentara Arab Saudi; Perpustakaan British, 
satu-satunya tempat di Eropa yang menyimpan pelbagai surat kabar Saudi tahun 
1979; arsip Pemerintah AS dan Inggris yang berisi laporan rahasia dari para 
diplomat dan mata-mata; serta CIA dan British Foreign Office.
  
 Para pengamat politik dan sejarawan menganggap kejadian itu sebagai insiden 
lokal semata dan karena itu tak bersangkut-paut dengan peristiwa internasional 
yang belakangan merebak: terorisme. Tetapi penulis buku ini, Yaroslav Trofimov, 
berpendapat sebaliknya. Menurutnya, peristiwa itu merupakan akar sejarah 
gerakan terorisme global, terutama yang dimotori al-Qaeda. 
 
 Siapa dan di mana Osama Bin Laden kala itu, sehingga petinggi al-Qaeda ini 
dihubung-kaitkan dengan peristiwa tersebut? Padahal ketika peristiwa itu 
terjadi, keluarga besar Bin Laden termasuk dalam barisan Pemerintah Kerajaan 
Arab Saudi yang mendukung penumpasan gerakan 1979.

Buku bisa dibeli di toko online www.khatulistiwa.net


Khatulistiwa Online
www.khatulistiwa.net


Khatulistiwa Online
www.khatulistiwa.net
       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

Kirim email ke