Telah Terbit...!!!
  
   
  
   KARNAK CAFE
  
  Najib Mahfudz
   
  
   SINOPSIS:
  
  “Karnak Café  membangkitkan memori perang 1967 yang menyakitkan.”
  —Kaelen Wilson-Goldie,  Daily Star
   
  Karnak Café  adalah karya memorial tentang situasi Mesir di akhir 1960-an. 
Kala itu, penduduk  negeri piramid ini dirudung kekacauan dan kecemasan, 
terutama akibat kalah  perang melawan Israel pada 1967. Pengkhianatan, saling 
tuduh dan curiga, serta  balas dendam menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
   
  Karya ini juga mengungkap  ketidaknyamanan politik warga Mesir akibat sikap 
otoriter pemerintah. Dalam  novel ini, sosok Hilmi Hamada, Ismail al-Syekh, dan 
Zainab Diyab menjadi potret  penderitaan masyarakat Mesir. Lantaran berbeda 
faham dan keyakinan politik  dengan pemerintah, mereka diberangus kehidupannya.
   
  Menariknya, novel ini tak  melulu menuturkan prahara politik. Di tengah 
kekusutan sosial-politik di negeri  para raja kala itu, terpapar pula kisah 
cinta Qurunfula, mantan penari  legendaris berparas ayu, pemilik sekaligus daya 
pikat Kafe Karnak.
  
   
  *****
   
  NAJIB MAHFUDZ  (1911—2006) adalah sastrawan Mesir tersohor. Peraih Nobel 
Sastra 1988 ini mulai  menulis sejak usia tujuh belas tahun. Debut novelnya 
terbit pada 1932, dan lebih  dari sepuluh novel telah ia tulis sebelum Revolusi 
1952—era ia berhenti menulis  untuk beberapa tahun. Pada 1957, Mahfudz 
menerbitkan “trilogi Kairo” (Bayn  al-Qashrain, Qashr al-Syawq, 
al-Sukkariyyah), yang melambungkan namanya di  seantero dunia Arab. Berkat 
karya trilogi itu, ia dikenal sebagai pemerhati  kehidupan masyarakat urban 
tradisional.
   
  Setelah lama tak mencipta karya, Mahfudz  mulai menulis lagi. Di era pasca 
Revolusi 1952 ini, ia kerap menyusupkan  pandangan politiknya secara 
terselubung dalam wujud kiasan dan simbol di setiap  tulisannya. Karya-karya 
Mahfudz pada era kedua ini antara lain The Thief and  the Dogs (1961), Autumn 
Quail (1962), Small Talk on the Nile  (1966), dan Miramar (1967), serta 
beberapa kumpulan cerpen. Hingga wafat  di usia 94 tahun, Mahfudz telah menulis 
hampir 40 novel dan ratusan cerpen.
   
  Mahfudz menekuni kariernya sebagai  pegawai negeri sipil hingga 1972. 
Mulanya, untuk waktu yang lama, ia bekerja di  kantor Kementerian Agama dan 
Urusan Wakaf, sebelum akhirnya menjabat Direktur  Pengawasan pada Biro Seni, 
Departemen Kebudayaan. Ia juga pernah menjadi  Direktur Lembaga Perfilman 
Nasional Mesir. Kemudian, mahfudz mengakhiri  kariernya di birokrasi 
pemerintahan sebagai Penasehat Menteri Kebudayaan. Di  luar birokrasi 
pemerintahan, Mahfudz pernah bekerja sebagai wartawan al-Risalah,  dan menjadi 
kontributor pada al-Ahram.
 



 DATA BUKU:
   
   Penerbit                          : Pustaka Alvabet
   Kategori  serial              : AlvabetSastra
   Penerjemah                   :  Happy Susanto
    Editor                            : A. Fathoni
   Ukuran                          :  11 x 18 cm
   Cetakan                         : I, Februari 2008
   Tebal                            : 180  halaman
   ISBN                             :  978-979-3064-55-0
   Harga                            :  Rp. 29.000,-
  

 
  


==========================================
Pustaka Alvabet
Ciputat Mas Plaza Blok B/AD
Jl. Ir. H. Juanda No. 5A, Ciputat
Jakarta Selatan Indonesia 15411
Telp. +62 21  7494032, 
Fax. +62 21 74704875
www.alvabet.co.id


       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke