Friends, here is what I wrote yesterday di Milis Spiritual-Indonesia <http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>. Semoga bermanfaat, (Leo).
+ Yohanes Pembaptis itu SEPUPU dari Yesus (Nabi Isa). Ibu dari Yohanes Pembaptis itu namanya Elizabeth, dan dia itu sepupu dari Bunda Maria (Siti Maryam). Waktu Elizabeth sedang mengandung Yohanes Pembaptis, Maria datang mengunjunginya. Elizabeth lalu melahirkan Yohanes Pembaptis, dan Maria melahirkan Yesus. So, Yohanes Pembaptis itu termasuk saudara sepupu dari Yesus. Yohanes Pembaptis itu PEMBUKA JALAN bagi Yesus. Sebelum Yesus memulai missinya (dengan khotbah dan penyembuhan di jalan2), Yohanes Pembaptis sudah jalan duluan. Sudah terkenal dan banyak mempunyai murid. Itu alasannya Yesus IKUT minta dibaptis oleh Yohanes. Semua orang yang mau BERTOBAT minta dibaptis oleh Yohanes di Sungai Yordan, dan Yesus ikut disitu. Yesus mengakui Yohanes sebagai pendahulunya. Murid2 dari Yohanes ada yang kemudian menjadi murid Yesus juga, sebab Yohanes itu pembuka jalan saja. Setelah Yesus mulai PRAKTEK DUKUN, murid2 dari Yohanes ada yang kemudian menjadi murid Yesus juga, sebab Yohanes itu pembuka jalan saja. Apalagi Yohanes kemudian ditangkap oleh Herodes (Raja di Yudea waktu itu) karena Yohanes bilang bahwa kelakuan Herodes itu HARAM JADAH karena dia menikahi janda kakaknya yang kemudian, melalui anaknya yang bernama SALOME (nama asli, dan BUKAN "satu lobang rame2"), akhirnya minta agar kepala Yohanes dipancung. So dipancunglah Yohanes, mati. Yohanes Pembaptis inilah yang dikenal di Al Quran sebagai YAHYA, Nabi Yahya. Di dalam lukisan THE LAST SUPPER oleh Leonardo da Vinci memang TIDAK ADA Yohanes Pembaptis (kan udah dead dipancung oleh Herodes). Yang ada disana Yohanes murid Yesus. Cara ngeliatnya itu mudah saja. Di semua lukisan Perjamuan Terakhir atau the Last Supper pasti kelihatan satu murid yang MANJA SEKALEEEHH.. . yang duduknya nyender di dada Yesus. Itulah Yohanes murid Yesus. Dan dia jelas BUKAN Yohanes Pembaptis. Yang very manja itu Yohanes MURID YESUS yang dipercaya selama dua ribu tahun ini sebagai PENULIS INJIL YOHANES. Dan Injil Yohanes itu INJIL GNOSTIC (mengandung ajaran rahasia). Ada ajaran2 rahasia dari Yesus di dalam Injil Yohanes. Baca saja, kalo memang jodoh pasti akan bisa mengerti apa ajaran rahasia dari Yesus yang tidak ada di injil2 lainnya, melainkan hanya ada di Injil Yohanes. Guru Mursyid ??? Tidak ada seperti itu dalam hubungan antara Yahya Pembaptis dan Yesus. Mereka saudara sepupu dan kemungkinan besar memang berasal dari KOMUNITAS yang sama, yaitu Golongan Essenes. Essenes itu Aliran Yahudi yang memisahkan diri dan tinggal di gurun pasir karena mengangap para ulama Yahudi yang berpusat di Baitullah di Yerusalem sudah korup. Yohanes Pembaptis itu Nabi Yahya di dalam Al Quran. Yohanes murid Yesus juga disebut sebagai Yahya, tetapi dia itu Rasul Yahya dan BUKAN Nabi Yahya. Yang namanya Nabi Yahya itu Yohanes Pembaptis. Bukan guru mursyid, walaupun mungkin saudara seperguruan as wel as sepupuan dengan Yesus. Kalau mau JUJUR, sebenarnya mission Al Masih itu dijalankan oleh 3 (tiga) orang: 1. Yohanes Pembaptis 2. Yesus 3. Rasul Paulus. Yohanes Pembaptis itu MEMBUKA JALAN sehingga orang2 Yahudi mulai eling bahwa ada cara lain yang lebih baik daripada mengikuti segala HUKUM MUSA secara harafiah tapi melupakan spirit yang ada di dalamnya. Spirit Hukum Musa (Taurat) itu jauh lebih penting daripada segala pernak pernnik syariat yang dijalankan dengan membabi buta tanpa memperdulikan kemanusiaan. Biasalah, sama saja seperti disini, tereak2 demi Allah demi Allah... potong kambing, naik haji (ke Baitullah di Yerusalem), blah blah blah... tetapi praktek DISKRIMINASI jalan terus. Semua orang dibedakan. Dan para ulama menentukan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Apa bedanya dengan MUI ??? So, Yohanes Pembaptis itu membuka jalan. Setelah itu Yesus masuk ke panggung. Nah, Yesus itu nampaknya baru pulang dari jalan2 ke luar negeri. Yesus itu orang terpelajar, dipanggil RABBI (Kyai) oleh orang2 Yahudi. Waktu masuk tempat ibadah Yahudi (disebut Sinagoga), Yesus diminta maju ke depan untuk membaca dari kitab suci. Waktu orang2 mau merajam Maria Magdalena the hooker, Yesus menulis di atas tanah. Yesus bahkan bisa berbicara dengan komandan tentara Romawi dengan menggunakan Bahasa Yunani (bahasa Internasional waktu itu). So, Yesus itu orang educated, dan BUKAN anak tukang kayu yang tidak terpelajar seperti SERING digambarkan oleh gereja2 sampai saat ini. Peran dari Yesus adalah menyampaikan SPIRIT dari segala apa yang pernah disampaikan oleh para nabi dari Musa, Daud, dll... Isi dari Hukum Taurat (Syariat Musa) itu cuma dua hal menurut Yesus: 1. Cintailah Allah dengan segenap hati dan pikiranmu 2. Cintailah sesamamu MANUSIA seperti engkau mencintai dirimu sendiri. Itu ajaran dari Yesus, tetapi Yesus itu juga SIMBOL dari tergenapinya segala nubuat2 yang dikeluarkan oleh nabi2. Nubuat itu bilang bahwa Allah sendiri yang akan mengirimkan kambing QURBAN sehingga tidak perlu lagi ada kambing qurban yang dipersembahkan oleh manusia. Kambing Qurban (harus hitam legam tanpa cacat) itu merupaka SIMBOL dari penebusan dosa. Jadi, imam akan meletakkan kepala di atas si kambing yang warnanya ITEM itu, dan bilang: "Aku menaruh segala dosa2 manusia ini ke atas dirimu, blah blah blah..." dan setelah itu kambing itu DILEPAS ke padang pasir. Itu akal2an Yahudi buat membersihkan nurani (conscience) orang2. Tapi aturan seperti itu memang tertulis di Taurat Musa. Tertulis bahwa kambing item itu musti dilepas untuk membawa dosa2 orang ke padang pasir. Sampe di padang pasir maybe the kambing akan dicaplok oleh singa. Auummm... Gerrrr... !!! Ini suara singa asli yang MEMANG masih ada di padang pasir Palestina saat itu. Sekarang udah gak ada lagi. No more aum2an disana. So, KONON Yesus itu mati disalib. Dan itu merupakan SIMBOL bahwa the kambing item is no longer needed now. Allah udah puas ada yang MENEBUS dosa2 manusia dengan dirinya sendiri, walopun akhirnya HIDUP LAGI. Malah tidak bisa mati lagi. Itu dasar teologis dari Penebusan Yesus terhadap dosa2, bukan hanya untuk orang Yahudi, melainkan untuk SEMUA manusia. Tetapi orang2 Yahudi pengikut Yesus yang asli TIDAK memahami implikasi dari mati dan hidup kembalinya Yesus. Mereka itu TETAP menjalankan syariat Yahudi. Yesus itu Yahudi asli, dan murid2nya (Petrus, Yohanes, dll...) semuanya menjalankan syariat Yahudi. Yesus sendiri TIDAK pernah menyatakan membuat agama baru. Yang dibawanya cuma SPIRIT dari apa yang pernah diucapkan oleh nabi2 sebelumnya. Nah, yang BISA menangkap ESSENSI dari matinya Yesus di salib itu cuma PAULUS. Paulus itu juga orang yang sangat educated. Bisa bicara dengan Bahasa Aramaic, Yunani, Romawi, dan bahkan juga Arab. Paulus itu pernah tinggal di Arabia juga, kemungkinan di Mekah dan Medinah sebagai kota2 terbesar di Arabia. Nah Paulus itu yang secara FRONTAL dan TANPA KOMPROMI menanggalkan segala pernak pernik ke-Yahudi-an di ajaran Yesus sehingga bisa dibawa ke Eropa yang masih KAPIR. Eropa itu KAPIR ASLI (tidak disunat, tidak pake jilbab, tidak sholat,.. blah blah blah sampe sekarang). Dan Paulus itu harus KOMPROMI membawa ajaran Yesus ke Eropa. Komprominya itu dengan, al: 1. Melepaskan adat sunat 2. Melepaskan haram makan babi 3. Melepaskan segala Syariat Musa. Nah, akhirnya masuklah Ajaran Yahudi itu ke Eropa melalui Rasul Paulus yang juga sebenarnya seorang RABBI Yahudi. Ulama Yahudi yang benar2 MODERN bagi jamannya, dan berpemandangan jauh ke depan sehingga akhirnya Eropa itu bisa menerima Ajaran Yesus yang juga BENERNYA merupakan INTI AJARAN YAHUDI. Syariat itu kulit belaka, yang ESSENSIAL itu penerimaan diri sendiri, ikhlas dan pasrah, tanpa segala perasaan berdosa dan penghakiman. Baik terhadap sesama manusia, maupun terhadap diri sendiri. Everybody is FORGIVEN. That's the essence. So, yang membawa MISSI MESIAS itu sebenarnya ada 3 (tiga) orang, yaitu Yohanes Pembaptis, Yesus, dan Rasul Paulus. Ketiganya sama pentingnya, walaupun yang benar2 SANGAT BERJASA itu Rasul Paulus. Tanpa Paulus kita semua masih menjadi orang2 KAPIR. Paulus bisa membawa Ajaran Yahudi ke Eropa, dan dari sana menyebar ke seluruh dunia sampai kita semua menjadi "Yahudi". Demokrasi dan HAM itu merupakan TURUNAN dari ajaran Kristen, yang aslinya merupakan ajaran Yahudi. So, kita semua telah menjadi "Yahudi". Islam itu juga "Yahudi" lho, tapi itu khusus untuk mereka yang berbahasa Arab. Islam malahan LEBIH YAHUDI daripada Kristen yang sudah meninggalkan segala sunat dan korban2 kambing, as well as sudah gemar makan babi dan berbagai hewan2 yang HARAM JADAH itu, nyam nyam nyam... Kristen itu basicnya memang Yahudi. Islam juga basicnya Yahudi. Kita semua sudah jadi Yahudi. Kesihan deh gue !!!!! Baptis itu cuma RITUAL saja. Jadi anda akan dipegangin, dan ditenggelemin di sungai yang mengalir. Ada formulanya juga yang diucapkan oleh IMAM atau siapa saja yang membaptiskan itu. Setahu saya ritual baptis itu dimulai oleh Yohanes Pembaptis, jadi memang SUDAH ADA sejak sebelum Yesus praktek dukun. Setelah Yohanes Pembaptis ditangkep dan kepalanya dipotong, Yesus mulai GO PUBLIC dengan mengikuti teknik Yohanes, yaitu khotbah di pinggir jalan dan diikutin oleh banyak orang. Ada yang pegang kotak persembahan juga, siapa yang mao nyumbang boleh nyumbang. Murid Yesus yang jadi bendahara dan pegang duit sumbangan itu namanya Yudas Iskariot, yang kemudian KONON akan mengkhianatinya. Yesus sendiri TIDAK membaptis orang2. Yesus cuma khotbah dan menyembuhkan orang2 sakit. Yang membaptiskan orang2 itu murid2nya. Ada formula baptisan yang diucapkan juga. Saya tidak tahu formula apa yang digunakan oleh Yohanes Pembaptis (Nabi Yahya), tapi kalau sudah sampai di gereja2 Kristen, baptis itu dilakukan dengan formula: "Atas nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus". Itu RITUAL belaka, simbol bahwa secara batin kita mau melepaskan segala kekeliruan kita di masa lalu. Mengakui bahwa kita berdosa, dan berjanji kepada diri sendiri di hadapan sesama kita bahwa kita TOBAT dan mau menjadi orang bener. Just that. Kalo tertarik buat melihat lukisan Yohanes Pembaptis (Nabi Yahya) yang dibuat oleh Leonardo da Vinci, plis klik aja link berikut ini: <http://www.leonardo -davinci.org/johnthebaptis t.php>. Lihat matanya itu, seyyyeeemmmmm. .. as well as very charming. I fall in love with John the Baptist today which MIGHT have been my previous reincarnation because I HEARD exactly the same words that John heard when he baptized Jesus on the River Jordan. Bertobatlah ! Bertobatlah ! It's FREE. Gratis, tinggal nyemplung aja ke Sungai Yordan. Ayo nyemplung ! Ayo nyemplung ! Any river is okay, so we COULD nyemplung di any kali. Yang penting kepala musti masuk semua, blup blup blup... udah gitu naek lagi. And that's all, as simple as that. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

