Persebaran HIV/AIDS di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Hanya dalam waktu 6 bulan, pengidap infeksi HIV dan kasus AIDS sudah mencapai angka ribuan. Jika dahulu kita menganggap HIV/AIDS sangat jauh dari keseharian kita maka saat ini kita harus waspada, karena mungkin saja orang-orang yang kita cintai yang akan menghantarkan virus tersebut pada kita.
Jika selama ini kita menganggap persebaran HIV/AIDS hanya dapat terjadi dari hubungan seks bebas maka sekarang kesempatan terjangkit juga melebar ke konsumsi narkoba, terutama penggunaan jarum suntik Kecenderungan menggunakan jarum suntik secara bersama-sama menyebabkan persebarang virus ini kian tak terkendali. Permasalahan ini semakin pelik ketika kampanye penggunaan kondom dan satu jarum suntik untuk satu orang masih dirasa kurang. Atas dasar budaya dan agama, masalah kronis yang ada di depan mata seakan tak berarti lagi. Kearifan Pelacur, karya Elizabeth Pisani yang juga merupakan memoar selama dia berada di Indonesia ini membongkar beragam kisah gelap di balik bisnis seks dan narkoba di beberapa negara di Asia, terutama di Jakarta. Bukan sekadar buku panduan HIV/AIDS yang menyajikan data-data yang membosankan, namun dengan penuturan yang enak dibaca, buku ini menjadi salah satu buku yang perlu untuk dibaca, baik bagi para pengambil keputusan, praktisi sosial, terutama orang awam yang selama ini merasa buta dan tersesat ketika ingin menggali lebih jauh tentang HIV/AIDS. Judul : Kearifan Pelacur Pengarang : Elizabeth Pisani Penerbit : Serambi Halaman : 589/Koran ISBN : 978-979-1275-94-1 Dapatkan diskon sebesar 30% untuk pembelian buku Kearifan Pelacur di Toko Serambi Offline: www.toko.serambi.co.id dan Toko Buku Serambi Online: Jln. Kemang Timur Raya No. 16, Kemang, Jakarta Selatan 12730 dari tanggal 1-7 Desember 2008. (Info lebih lanjut hub: Jamal-7199621)

