anggota milis yang baik, 

    Ketawa Gokil Bareng si Boss

    Penulis: ch...@work
    Penerbit: Gradien
    Tebal: 200 halaman
    Cetakan: I, 2009

    Jurang antara Boss dengan karyawan sudah sering dibahas dalam berbagai 
artikel bisnis dan karir. Ditinjau dari segala segi, termasuk spiritual 
(dikaitkan dengan kepemimpinan). Tapi fakta itu kini hadir secara nyata dalam 
sebuah buku curhatan seorang pegawai nun jauh di negeri jiran, yang notabene 
berboss-kan rekan setanah air. Saya makin terpikat membacanya karena pernah 
menuliskan hal yang kurang lebih sama dalam sebuah artikel beberapa tahun 
lampau.

    ch...@work membeberkan jatuh bangun berhadapan setiap hari dengan atasan 
yang membingungkan dengan segala instruksinya. Keras kepalanya, sikap 
pencuriganya, yang diberlakukan pada semua karyawan (baca: rekan-rekan sekantor 
sang penulis juga tentunya). Saya terbahak-bahak membaca kisah si boss yang sok 
luar negeri ketika berhadapan dengan klien yang ternyata bahkan sejak lahir 
sudah menginjak tanah Amerika, pamer GPS, dan beranggapan bahwa segala sesuatu 
bisa ditawar--termasuk masalah imigrasi. Maafkan saya ch...@work, karena 
tertawa di atas penderitaanmu yang mungkin sekali sekarang belum berakhir.

    Penulis tidak berusaha keras melucu, jadi tulisannya mengalir alami dan 
enak disimak. Dunia kerja yang relatif unik (terkait alat-alat berat dan 
otomotif?) ditambah keragaman budaya di Malaysia menambah daya tarik buku ini. 
Jadi tau deh kalo 'melulu' itu artinya 'asal-asalan', padahal pernah juga 
diajarkan beberapa patah bahasa Malaysia oleh seorang teman baik yang tinggal 
di sana.

    Tawa saya meledak paling keras di cerita 'Kita Kan Sebangsa Setanah Air' 
(hal. 189). Salut pada ilustratornya yang menggambarkan dengan tepat suami 
penulis yang tercengang sekaligus tak kuat ngikik melihat kelakuan ajaib si 
Boss (kenyataannya, memang banyak privasi karyawan yang terlanggar--sengaja 
atau tidak). Saya sangat terhibur karena
    pernah mendapati beberapa sosok yang persis gambaran buku ini.

    Pendek kata: seger dan lucu banget. Jarang-jarang cewek bisa nulis kayak 
gini.

    Peresensi: Rini Nurul Badariah
    http://sinarbulan.multiply.com/

Kirim email ke