Slumdog Millionaire berjaya lagi. Setelah menyabet gelar film terbaik di Golden Globe Awards 2009, Film besutan sutradara Danny Boyle ini kembali meyabet gelar yang sama pada penghargaan film paling bergengsi di dunia, Oscar, yang diadakan pada tanggal 22 Februari 2009.
Tidak hanya film terbaik, gelar sutradara terbaik, skenario adaptasi terbaik, tata kamera terbaik, editing terbaik, tata suara terbaik, lagu tema terbaik, dan musik film terbaik juga disabet film yang bernuansa Bollywood ini. Film ini berkisah mengenai Jamal, bekas anak jalanan berusia 18 tahun dari kawasan kumuh Dharavi yang berhasil memenangkan uang 20 juta rupee dari kuis adaptasi asal Amerika, Who Wants to Be a Millionaire. Dia berhasil menjawab seluruh pertanyaan yang dilontarkan oleh pembawa acara yang akhirnya mengundang kecurigaan dari pihak panitia karena melihat latar belakang pemuda ini yang dinilai mustahil dapat menjawab semuanya. Dia sempat diinterogasi oleh polisi dengan cara yang tidak mengenakkan. Namun akhirnya polisi meyimpulkan jika memang tidak ada kecurangan dalam acara ini. Kisah cintanyalah yang menghantarkan Jamal menuju kuis ini dan perjalanan hidupnya selama ini lah yang membuat dia dapat menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan. Aneh, namun masuk akal. Tidak salah jika film ini mendapatkan gelar sutradara terbaik. Dengan melihat film ini, Anda seakan menyaksikan sendiri keeksotisan India dan uniknya keseharian hidup masyarakat India dengan mata kepala sendiri. Penggambarannya begitu nyata dan hidup. Kendati sudah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi, namun tak banyak orang yang tahu jika film yang tengah diputar di Blitz Megaplex ini diangkat dari buku karya Vikas Swarup, Q&A, yang pada tahun 2006 diterbitkan edisi bahasa Indonesianya oleh Serambi, dengan judul Teka Teki Cinta Sang Pramusaji. Hadirnya buku Q&A rupanya sudah menginspirasi lahirnya film ini dan tak rugi rasanya, karena gelar Skenario Adaptasi Terbaikpun berhasil disabet. Semenjak filmnya menyabet gelar film terbaik di Golden Globe Award, penjualan buku Q&A melonjak tajam, baik versi aslinya mupun edisi terjemahan yang diterbitkan Serambi. Hal ini mungkin terjadi karena banyak pembaca yang sudah menonton filmnya menyatakan jika membaca novelnya lebih asyik dan menegangkan dibandingkan filmnya. Bookseller memprediksi penjualan novel Swarup akan semakin tinggi. Apalagi setelah Slumdog Millionaire merebut delapan Oscar di ajang Academy Award.

