HTML clipboard
Para
Penguasa Ekonomi Asia
"Di Indonesia, para taipan atau godfather ini tidak mengalami masa yang
indah pada zaman Sukarno. Beberapa aset mereka diambil alih oleh negara. Namun,
ketika terjadi pergolakan politik berdarah pada 1965, Soeharto kembali
membuka keran-keran ekonomi bagi mereka. Presiden kedua itu juga mampu
menggunakan kekuatan ekonomi untuk mendukung sisi-sisi militer.
Sehingga, munculah nama Liem Sioe Liong yang sudah mengenal Soeharto pada 1950
karena beberapa transaksi komersil. Selama perang melawan Belanda, Liem dan
saudara-saudaranya menyediakan modal untuk tentara Republik. Dua hal inilah
yang
kemudian membuatnya dekat dengan beberapa perwira tinggi, sehingga dia menerima
monopoli impor cengkih secara total. Tidak berhenti di situ, Liem juga
melakukan
diversifikasi ke industri semen, gula, tepung, dan kopi. Proses ini membuktikan
adanya imbalan hubungan antara kekuasaan politik dan pengusaha Cina.
Buku setebal 387 halaman ini tidak hanya mengulas tentang sejarah bagaimana
para
taipan Asia dapat menguasai perekonomian di wilayah Singapura, Malaysia,
Thailand, Indonesia, Filipina, dan Hong Kong. Di bagian kedua, Joe
mengungkapkan
bagaimana seorang individu mulai melebarkan jaring-jaringnya untuk menjadi
seorang godfather. ...
Pengalaman Joe Studwell menjadi jurnalis di kawasan Asia membuatnya mampu
mengalirkan cerita yang jelas dan rinci tentang para godfather ini.
Penjelasan tidak hanya berhenti pada unsur sejarah, tetapi juga pada sebab
akibat yang membuat mereka menempati posisi tinggi tersebut. Joe tidak hanya
menyebutkan para cukong dari etnis Cina, tetapi juga para godfather
asli Indonesia, seperti Aburizal Bakrie atau keluarga Kalla."
[ Republika | Minggu, 29 Maret
2009]
Baca resensi selengkapnya, silakan
klik di sini
==========================================
Pustaka Alvabet
Ciputat Mas Plaza Blok B/AD
Jl. Ir. H. Juanda No. 5A, Ciputat
Jakarta Selatan Indonesia 15411
Telp. +62 21 7494032,
Fax. +62 21 74704875
www.alvabet.co.id