Buku berikut CD lagu-lagu soundtrack Rectoverso dari Dewi Dee Lestari ini 
memang sudah dirancang untuk saling melengkapi.

Gunakan Kode Kupon berikut : 149E5B404485C3
Untuk mendapatkan potongan sebesar 50%.
Berlaku sejak 15 April 2009 - 15 Mei 2009. 
Hanya untuk 100 pembeli pertama.



Dewi Lestari (Dee) meluncurkan karya terbarunya “Rectoverso: Sentuh Hati Dari 
Dua Sisi”. Rectoverso merupakan sebelas kumpulan fiksi dan lagu dengan judul 
yang sama.

Lagu-lagu dalam kaset CD ini memberikan alunan cinta dan sedih seperti judul: 
Peluk, Malaikat juga tahu, Aku ada Dll. Dan juga tersedia NSP buat kalian.

Karyanya kali ini kembali memposisikan seorang Dee tidak hanya sebagai penulis 
tetapi juga pemusik unggul, terbukti dari penggabungan dua media buku dan lagu 
dalam satu karya yang unik. Menikmati Rectoverso seolah membaca kisah hidup 
sendiri, membuka jiwa saat mulai membaca tiap fiksinya dan diakhiri dengan 
mendengarkan lagu-lagunya. Melihat tiap cerita dari dua sudut penokohan yang 
berbeda, dari dua ‘dunia’ yang seakan terpisah, dan dari dua sisi yang menyatu 
dalam Rectoverso.

Malaikat Juga Tahu merupakan salah satu andalan Rectoverso yang diangkat dari 
kisah seorang Bunda yang sangat mencintai anaknya yang mengidap Autis, yang 
mencintai seorang gadis yang ternyata dicintai juga oleh adik si Abang yang 
autis. Membaca fiksinya, menceritakan sisi si gadis yang juga menyayangi Abang 
karena sudah dianggap sebagai saudara tapi tidak mencintainya untuk dijadikan 
sebagai pasangan hidup. Ia memilih untuk mencintai Adik walaupun Bunda 
meyakinkannya bahwa cinta Abang adalah segala-galanya pada si gadis.. Sepenggal 
fiksi Malaikat Juga Tahu :

“Tapi Bunda bukan malaikat yang bisa baca pikiran orang. Bunda tidak bisa 
bilang siapa yang lebih sayang sama saya. Tidak akan ada yang pernah tahu.”

Sementara mendengarkan lagu dengan judul yang sama merupakan versi dari sisi 
sang Bunda yang bersikeras bahwa perasaaan anaknya yang Autis sangatlah tulus. 
Sepenggal lirik Malaikat Juga Tahu :

“Karena kau Tak Lihat, Terkadang Malaikat tak bersayap, tak cemerlang tak 
rupawan. Tapi Hati Ini, silahkan kau adu, Malaikat Juga Tahu, Siapa Yang Jadi 
Juaranya”

“Berawal dari proses kreatif sebuah lagu, 'Hanya Isyarat', yang saya buat pada 
awal tahun 2006, saya merasakan bagaimana kadang inspirasi tidak berpuas diri 
untuk mewujud lewat satu saluran saja. Inspirasi yang sama seolah menggedor 
saya untuk terus mencari bentuk lain, hingga 'Hanya Isyarat' akhirnya terwujud 
juga dalam sebuah cerita pendek Ketika melihat keduanya rampung, 'Hanya 
Isyarat' versi lagu dan 'Hanya Isyarat' versi cerpen, saya pun terpukau melihat 
bagaimana kedua karya itu hadir seperti saling bercermin, sekaligus juga bisa 
dinikmati sebagai dua karya yang terpisah”, ungkap Dee.

Ignatius Andy, executive producer, mengungkapkan, “Kami semua terpukau oleh 
satu hal, bagaimana Dee mengekspresikan satu konteks dalam dua media yang 
setara cantiknya dan saling melengkapi. Setiap karyanya merupakan refleksi 
kecerdasan, observasi yang jitu tentang keadaan. Indah di hati dan mencerahkan 
isi kepala”.



---------------------------



"Rectoverso adalah lompatan dari buku-buku Dee sebelumnya. Karya ini membuat 
kita menghargai,menghormati, dan menikmati dunia personal"

-Seno Gumira Ajidarma-



"Bagi saya,cerita-cerita ini karya Dee yang terbaik: matang tapi tetap dengan 
rasa yang murni,sederhana tapi menampilkan apa yang luar biasa dari permukaan 
yang biasa"

-Goenawan Muhammad-



"Kombinasi indah antara literatur dan musik yang merangsang visual!"

-Jay Subyakto-



www.bookoopedia.com



Buy Globally, Pay Locally

Beli buku-buku Amazon dari Indonesia

No Credit Card needed, bayar rupiah


      

Kirim email ke