AGROMEDIA  ==Sarang walet laksana emas di kalangan pebisnis walet. Nilai 
harganya sampai menembus angka 20 juta rupiah per kilogram. Membuat banyak 
orang, terutama mereka yang memiliki modal cukup untuk terjun di bisnis walet. 
Sebab, nilai keuntungan investasinya sangat besar jika berhasil dan sukses di 
bisnis si burung berkaki kecil ini.

Indonesia merupakan daerah yang cocok untuk perkembangbiakan dan pertumbuhan 
walet. Alam tropis yang lembab adalah tempat tinggal yang disukai walet, 
terutama di daerah-daerah pesisir pantai dan dataran rendah. Bahkan, sebelum 
walet dibudidayakan, sarang walet hanya bisa didapati dari tebing-tebing dan 
gua pesisir pantai. 

Namun sekarang, atas kerja keras para pembudi daya walet, walet bisa 
dibudidayakan dan dikembangkan di mana saja jika sarang yang dibuat sesuai 
dengan karakteristiknya dan disukai walet. Yakni demi keberlangsungan 
perkembangbiakan walet agar bisa produktif dan menghasilkan sarang yang baik.

Sebelum membangun gedung sarang walet, kita  mesti memperhatikan lokasi yang 
potensial. Artinya, lokasi gedung harus merupakan jalur terbang walet dan 
memiliki beberapa penunjang, misalnya ketersediaan pakan alami di sekitarnya, 
ketinggian tempat, tingkat kebisingan, dan tidak adanya predator alami.

Selain itu, konstruksi bangunan gedung walet harus memiliki 
persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi, misalnya kelembapan, suhu, dan 
pencahayaan. Oleh sebab itu, gedung walet harus didesain sedemikian rupa secara 
apik, misalnya bagaimana mengatur ruang bangunan utama, ruang perlengkapan, 
memilih bahan bangunan, plafon, papan sirip, lantai bangunan, atap, lubang 
masuk, ventilasi, dan bak air. 

Dengan demikian, sekalipun menguntungkan, namun berbudi daya dan bisnis walet 
tidaklah mudah. Kita mesti memiliki pengetahuan yang memadai mengenai walet, 
mulai dari hal kecil sampai detailnya. Sebab, pakta di lapangan, 70% gedung 
walet yang dibangun tidak menghasilkan sarang. Ini dikarenakan, pembudi daya 
walet tidak memiliki pengetahuan yang cukup sehingga tidak memperhatikan aspek 
potensial, karakteristik, dan segala kebutuhan walet untuk bersarang di suatu 
tempat atau gedung yang diharapkan.

Buku “Buku Pintar Budi Daya dan Bisnis Walet” yang disusun oleh Redaksi 
AgroMedia ini memberikan jalan dan petunjuk bagaimana membudidayakan dan 
berbisnis sarang walet secara mudah. Anda akan menemukan semua kebutuhan 
informasi tentang budi daya walet yang sesuai dengan tujuan kesuksesan di 
bidang usaha ini. 

Di dalam buku yang diterbitkan AgroMedia Pustaka ini membahas mulai dari 
prospek bisnis walet, mengenal walet dan berbagai karakteristiknya, menentukan 
lokasi dan teknik membangun gedung, teknik membeli gedung, teknik memikat dan 
merumahkan walet, penanggulangan hama, penanganan pascapanen, teknik penetasan, 
mekanisme pemasaran, sampai kepada hal-hal terkait dengan bisnis sarang walet.

Buku ini sangat membantu Anda membuka jalan bagi kelancaran usaha Anda di 
bidang budi daya walet. Membantu Anda menemukan rahasia-rahasia kesuksesan dan 
kegagalan budi daya dan bisnis walet. Dengannya, Anda bisa menjadi peternak dan 
pebisnis yang bijak.

Semoga sukses! 

===================

Spesifikasi Buku:

Judul : Buku Pintar Budi Daya dan Bisnis Walet
Penulis : Redaksi AgroMedia
Ukuran : 17.5 x 24 cm
Tebal : vi + 168 hlm.
Penerbit : AgroMedia Pustaka ( http://www.agromedia.net )
ISBN : 979-006-232-x
Harga : Rp 45.000,-                     



Bisnis sarang walet merupakan bisnis yang memerlukan modal tidak sedikit. 
Namun, jika usaha ini berjalan lancar, keuntungan besar bakal menanti Anda. 
Sebagai gambaran, jika harga satu kilogram sarang walet enam juta rupiah, 
sedangkan biaya operasionalnya hingga panen hanya 1--2 juta rupiah, berarti 
Anda sudah mendapatkan untung 4--5 juta rupiah. Itu baru satu kilogram. Jika 
pembudidayaan dilakukan dengan tepat, kemungkinan besar hasil panen yang 
diperoleh mencapai 25--30 kilogram. Artinya, berapa angka rupiah yang siap Anda 
kantongi?

Sayangnya, untuk mendapatkan angka tersebut bukan perkara mudah. Fakta di 
lapangan menunjukkan, tidak sedikit pengusaha sarang walet yang "gulung tikar" 
akibat gedung walet yang dimilikinya kosong. Kesalahan teknis konstruksi 
gedung, pemilihan lokasi yang tidak tepat, kegagalan memancing walet dengan 
suara tiruan, dan keliru menciptakan habitat mikro di dalam gedung walet 
merupakan pemicu gagalnya usaha ini.
Buku ini sengaja dihadirkan untuk menjawab semua hal tersebut. Informasi yang 
diperoleh berasal dari sejumlah pakar dan pembudidaya walet. Dengan harapan, 
buku ini bisa dijadikan pedoman para pengusaha walet dan Anda yang ingin 
memulai usaha ini. Selamat berinvestasi!

Selengkapnya: http://www.agromedia.net






------------------------------------

================= Bacayo.NET - Segalanya tentang buku =================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bacayo/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bacayo/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke