Resensi Buku Double Act

DoubleAct
Si Kembar Berulah 
Jacqueline Wilson 
Harga : Rp 25.000,- * 
Ukuran : 13.5 x 20 cm 
Tebal : 208 halaman 
Terbit : April 2009 
Soft Cover

Setelah menamatkan buku Jacqueline Wilson yang berjudul Starring Tracy Beaker, 
saya membaca buku Mrs. Jaq yang terbaru, yang berjudul Double Act – Si Kembar 
Berulah.

Dan masih menggandeng Nick Sharratt untuk bagian ilustrasinya, buku ini juga ada
 Sue Heap yang juga membuat Ilustrasinya.

Ada dua tokoh utama di sini, ada Ruby dan Garnet. Tokoh Ruby diilustrasikan 
oleh Nick Sharratt sedangkan tokoh Garnet diilustrasikan oleh Sue.

Ruby dan Garnet meskipun kembar adalah dua pribadi yang saling bertolak 
belakang, namun saling membutuhkan satu sama lain. Ruby tomboy dan pemberani, 
sedangkan Garnet sebaliknya, rapuh dan gampang
 menangis.

Sebagai anak kembar berusia 10 tahun, tentu ulahnya tidak akan jauh-jauh dari 
kenakalan anak-anak…

Ruby dan Garnet adalah kembar indentik, hanya sedikit orang yang bisa 
membedakan mereka. Memakai baju yang sama dengan kepangan rambut yang juga sama 
persis dan seringkali melakukan hal-hal secara bersamaan. Mereka tinggal 
bersama seorang ayah bernama Richard dan seorang nenek, Ibu dari Richard, ayah 
mereka. Ibu dari si kembar telah lama tiada. 

Ayah si kembar memiliki hobi membeli buku bekas, jadi rumahnya penuh dengan 
buku-buku bekas  yang dibeli dari  bursa buku bekas dan lelang  serta toko-toko 
obral…dan jika tidak ada uang buku-buku tersebut akan dijual kembali…:D

Hampir seluruh permukaan lantai rumah mereka penuh dengan buku, bisa dibayangin 
dong..gimana tuh kalo jalan malam-malam misalnya untuk ambil minum, pasti akan 
tersaruk-saruk buku yang banyak banget, atau kalo paling apes menggulingkan 
tumpukan
 buku dan bikin gempa ringan di dalam rumah..hehehhe…

Suatu hari, si kembar menemukan buku tebal yang masih kosong, dengan sampul 
bertuliskan ACCOUNTS yang tintanya dari emas. Setelah berdiskusi sedikit dengan 
ayahnya, maka si kembarpun memulai kisah mereka di buku tersebut dengan 
menuliskan secara bergantian.
Bisa dibilang sepanjang buku ini, adalah catatan dari  buku tersebut, jadi akan 
ada dua karakter penulisan, jika hurufnya tegak, itu kisah dari Ruby, jika 
hurufnya miring itu yang nulis Garnet.

Hampir semua hal-hal yang konyol maupun kesedihan saat Ibu mereka tiada 
dituangkan dalam buku ini. Saat Garnet pipis di panggung saat acara drama, dan 
saat-saat tentang Ibunda mereka masih bisa memeluk mereka. Hingga saat-saat ada 
seseorang hadir dalam kehidupan ayahnya dan hendak menggantikan Ibu mereka..


Rose hadir dalam kehidupan mereka, Gran atau nenek tidak menyukainya, apalagi 
anak-anak kembarnya…dan kerena Rose,
 akhirnya perubahan terjadi juga, nenek pindah ke apartemen semacam panti 
jompo, sedangkan Ruby, Garnet, Ayahnya dan Rose pindah ke sebuah wilayah 
pinggiran membeli sebuah rumah yang sekaligus bisa dibuat toko buku. Perpisahan 
selalu menyedihkan demikian juga Ruby dan Garnet yang sedih sekali saat harus 
berpisah dengan neneknya…

Suatu ketika, ada sebuah audisi untuk sebuah film serial tv anak-anak yang akan 
diangkat dari buku  karya Enid Blyton yang berjudul Si Kembar di St Clare. Si 
Kembar mengetahuinya di sebuah koran Guardian yang biasa dilangganani oleh Rose.

Ayah mereka sangat menentang rencana Ruby ikut audisi itu, tapi dasar Ruby yang 
sangat bersemangat akhirnya dia bisa mengajak Garnet untuk ikutan acara itu…
Bagaimana caranya? Hmmm..hmmm…..bacalah..buku ini…yang jelas seru dan kocak 
abis…:D


Seperti kisah yang dituturkan Mrs. Jaqueline sebelumnya di buku Starring Tracy 
Beaker, kegiatan yang dilakukan
 anak-anak ini tidak jauh dari impian menjadi bintang dan bermain drama. 
Sepertinya kegiatan bermain drama dan impian menjadi bintang ini sangat 
mempengaruhi karya-karya Jaqueline. 

Tidak seperti kembar identik yang dialami oleh beberapa teman kuliah dan 
sekolah saya dulu, biasanya mereka secara sifat kurang lebih sama, namun 
ternyata dalam beberapa kasus ada pula yang bertolak belakang. Ada pula 
kejadian kembaran dari bintang-bintang film terkenal dan mereka sama sekali 
tidak terkenal. Meskipun ada juga yang bisa terkenal dua-duanya.

Yah..meskipun kembar, ternyata yang namanya nasib orang beda-beda. Mungkin Anda 
tidak pernah menyangka jika Scarlet Johansson, Alanis Morissette, Ashton 
Kutcher, Nick Carter  memiliki saudara kembar.

Pada kisah ini, Ruby dikisahkan sangat tomboy, pemberani dan penuh semangat. 
Sedangkan Garnet sangat rapuh, gampang menangis dan penakut. Tapi keduanya 
sangat saling menyayangi satu sama
 lain. 

Moral yang terkandung dalam cerita ini juga sedikit menyinggung masalah 
keberadaan Ibu tiri. Mungkin hampir sebagian besar anak-anak di dunia sudah 
tahu cerita jika Ibu tiri digambarkan jahat dan kejam..tapi dalam cerita ini, 
digambarkan sangat ‘humanis’. Mereka juga manusia yang sama, memiliki sisi 
kelebihan dan kekurangan, memiliki sisi baik dan sisi buruk. Buku ini bisa 
menjadi salah satu alternative untuk menceritakan kisah itu.

Saya sangat menyukai konsep penulisan cerita yang ada dalam buku Double Act 
ini. Penceritaan dengan model ditulis oleh dua orang anak kembar yang berbeda 
sifat ini sangat menarik untuk dinikmati. 

Masing-masing tokoh tidak kehilangan karakternya dan kita bisa tertawa dengan 
ulah kedua anak kembar yang konyol dan seru ini…jadi jika ada kelucuan-kelucuan 
yang tidak masuk akal, nikmati saja..namanya juga anak-anak…:D




Cheers..

-Eviwidi-



Blog of EVIWIDI:
http://eviwidi.wordpress.com
http://www.bookoopedia.com/daftar-buku/pid-27975/double-act-si-kembar-berulah.html




      




      


      

Kirim email ke