Ini Bukan Soal Kerja Keras. Ini Masalah Kesempatan dan Warisan Budaya


Tuesday, May 26, 2009 at 3:10pm


Outliers: Rahasia di Balik Sukses, Malcolm Gladwell, Penerjemah: Fahmi Yamani, 
Gramedia Pustaka Utama, 2009


Karena novel -dan, bahkan buku kumpulan tulisan dari blog pun- banyak yang 
kemudian berakhir di layar lebar, maka tak ada salahnya sesekali membaca buku 
macam Outliers karya Malcolm Gladwell ini. Buku semacam ini barangkali sampai 
kapan pun tidak akan pernah kau saksikan versi filmnya. Ah, tapi aku tahu, kau 
akan segera bilang: aku bukan orang bisnis, jadi ke laut ajalah segala macam 
buku kisah sukses. Jangan apatis dulu. Kau pikir aku peduli dengan cerita orang 
tentang bagaimana mereka jadi kaya raya? Tapi, coba deh, sedikit buka hati dan 
pikiranmu. Buku ini justru "meralat" secara cukup mendasar pandangan dan 
keyakinan orang selama ini tentang satu kata yang dipuja-puja: sukses. 

Dengan agak congkak tapi benar, penulis buku ini mencibir pada kisah-kisah 
tentang "orang yang bangkit dari nol", serta mereka yang konon sukses bukan 
karena warisan atau faktor orang tua melainkan keringat sendiri. Menurut mantan 
reporter bisnis Washington Post ini, berbagai penjelasan tentang kesuksesan 
seperti itu tidak ada artinya. Dengan mantap dan meyakinkan (karena didukung 
ilustrasi yang detail dan jlimet) dia menegaskan bahwa orang-orang tidak 
bangkit dari nol. "Kita berutang sesuatu pada orang tua dan dukungan orang 
lain," kata dia. Orang-orang yang sukses, simpul staf The New Yorker yang 
sebelumnya menulis buku best seller The Tipping Point ini, adalah penerima 
berbagai keuntungan yang tersembunyi, kesempatan yang luar biasa dan warisan 
kebudayaan yang membuat mereka bisa belajar dan bekerja keras, serta menghadapi 
dunia ini dalam cara yang tidak bisa dilakukan orang lain. 

Kesimpulan semacam itu membuat kita lega dan gembira, sekaligus pesimis. Lega 
dan gembira, karena sukses ternyata bukan monopoli orang-orang miskin tapi 
sedikit pintar dan ambisius, yang dengan kerja kerasnya berhasil keluar sebagai 
pemenang di antara orang-orang lain yang hidup sezamannya. Pesimis, karena di 
sini secara eksplisit terdapat campur tangan dari "takdir". Bahkan, tempat dan 
kapan kita tumbuh besar memiliki pengaruh yang cukup besar, dan kebudayaan 
tempat kita dibesarkan berikut warisan yang diturunkan oleh para pendahulu kita 
membentuk berbagai pola keberhasilan kita dalam cara yang tidak bisa kita 
bayangkan. Namun, masih ada kabar gembira antara dua rasa yang bertolak 
belakang tadi: gembira atau pesimis, makna dari kesimpulan Gladwell itu tiada 
lain adalah, sukses (atau gagal) itu sesuatu yang bisa dilacak logikanya. Ingat 
pelajaran biologi waktu SMP? Ada istilah "ekologi" untuk sebuah organisme. 
Pohon tertinggi di hutan menjadi yang
 tertinggi bukan karena ia tumbuh dari biji yang paling gigih, melainkan karena 
tidak ada pepohonan lain yang menghalangi sinar matahari, tanah di 
sekelilingnya subur, tidak ada kelinci yang mengunyah kulit kayunya ketika 
masih kecil, dan tidak ada tukang kayu yang menebangnya sebelum dewasa. 

Jika buku-buku tentang kisah sukses lain lebih banyak bicara tentang "bibit 
yang bagus", maka buku ini bicara tentang "sinar matahari yang menghangatkan 
bibit itu". Juga, tentang tanah yang menjadi tempat tumbuh akar-akarnya, serta 
para kelinci dan tukang kayu yang bisa (dan "harus") dihindari oleh sang bibit. 
Pendek kata, ini bukan buku tentang pohon yang tertinggi, tapi tentang 
hutannya. Oleh karenanya jangan heran (dan bersiap-siaplah untuk agak sedikit 
bosan) jika menjumpai kisah-kisah yang cukup aneh (yang dijelentrehkan panjang 
lebar berlarat-larat), misalnya tentang tim olahraga hoki atau pilot-pilot 
pesawat komersil. Kau juga akan bertemu dengan (kisah-kisah tentang) musisi 
rock, pengacara dan pembuat program perangkat lunak. Mereka adalah para 
outlier, orang-orang yang melakukan hal-hal di luar kebiasaan. Dengan 
membongkar rahasia mereka, Gladwell menunjukkan bahwa ada sesuatu yang sangat 
salah tentang cara kita melihat dan menilai kesuksesan
 selama ini. Penasaran kan? Makanya baca hehehe....

---------------------Review Courtesy of MUMU ALOHA--------------------
Pemesanan buku klik di 
sini:http://www.bookoopedia.com/daftar-buku/pid-27897/outliers-rahasia-di-balik-sukses.html
www.bookoopedia.com



Buy Globally, Pay Locally

Beli buku-buku Amazon dari Indonesia

No Credit Card needed, bayar rupiah


      

Kirim email ke