QULTUMMEDIA ===Spirit atau motivasi untuk berlaku sabar yang pertama dan utama, 
datang dari Allah SWT. Pasalnya, Allahlah yang telah mendesain langit dan bumi 
beserta seluruh isinya, susunan tata surya, galaksi, bahkan alam yang belum 
ditemukan manusia. Allah-lah yang Mahatahu kadar, karakter, kekuatan, dan 
kelemahan kita selaku manusia.

Salah satu wujud kesempurnaan yang Allah anugerahkan untuk manusia adalah 
ketika Allah SWT membuat aturan, pasti senantiasa ada hikmahnya yang akan 
kembali kepada kebaikan dan kelestarian manusia.

Ketika Allah membuat aturan agar manusia jangan meminum minuman yang memabukkan 
dan menetapkan aturan bahwa orang yang dengan sengaja membunuh orang lain, 
hukumannya ialah qishash, hikmahnya, karena Allah SWT berkenan menjaga 
kelestarian dan kesinambungan kehidupan manusia itu sendiri.

Ketika Allah SWT melarang hamba-Nya agar jangan mendekati zina, apalagi 
melakukan. Karena, praktik perzinaan akan menghilangkan status kemanusiaan yang 
berstatus sebagai makhluk berakal dan berbudaya serta berperadaban, dan akan 
berganti status menjadi binatang yang hidup bebas. 

Demikian juga dengan ajaran tentang kesabaran, Allah SWT menganjurkan para 
hamba-Nya agar memiliki sikap sabar, justru karena Allah SWT sangat mencintai 
para hamba-Nya. Bahkan, cinta Allah kepada para hamba-Nya, melebihi cinta hamba 
terhadap diri mereka sendiri. Allah SWT sangat mencintai orang-orang yang 
sabar. Allah SWT berfirman, 
”Hai orang-orang yang beriman bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu.” (QS 
Ali Imran [3]: 200)

Pada ayat di atas, sebagian ahli tafsir menyatakan bahwa yang dimaksud dengan 
sabar adalah bersabar atau konsisten dalam ketaatan kepada Allah SWT, tahan uji 
dalam menghadapi ujian dan cobaan serta bersabar dari keinginan untuk melakukan 
maksiat.
Rasulullah saw bersabda, 
“Sungguh mengagumkan urusan orang mukmin. Seluruh urusan atau keadaan mereka 
senantiasa mengandung kebaikan. Yang demikian ini tidak terjadi, kecuali hanya 
pada orang mukmin. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur. Hal itu 
merupakan suatu kebaikan. Dan jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar. Itu juga 
merupakan kebaikan.” (HR Muslim) 

Rasulullah saw juga bersabda,
“Sesungguhnya Allah SWT berfirman, ‘Apabila Aku menguji salah seorang hamba-Ku 
dengan kebutaan di kedua matanya, kemudian dia sabar, maka Aku akan 
menggantikannya dengan surga.’.” (HR Bukhari).

Firman Allah dan sejumlah hadits di atas merupakan the true motivation atau 
motivasi yang paling tepat dan ideal bagi setiap muslim untuk berbuat sabar. 
Al-Qur`an dan sunah Nabi merupakan the way of life atau pedoman hidup serta 
cara berfikir setiap muslim.

Seorang muslim pada dasarnya tidak dilarang mencari motivasi dan semangat yang 
bersumber dari selain Al-Qur`an dan sunah Nabi Muhammad saw, namun hendaknya 
melakukan skala prioritas dalam memilih, dan tetap mendahulukan sumber-sumber 
kebenaran yang memang menjadi miliknya sendiri (baca: Islam).

Ibarat kata, bagaimana mungkin ia lebih tahu isi rumah dan perabotan rumah 
tangga orang lain daripada isi rumah dan perabotan sendiri. Bagaimana mungkin 
seseorang lebih tahu tanggal dan hari ulang tahun suami atau istri orang lain 
daripada tanggal dan hari ulang tahun suami atau istri sendiri. Al-Qur`an dan 
hadits-hadits Rasulullah saw adalah gaya hidup setiap muslim, jadi keduanya 
adalah milik kita sendiri. Jangan biarkan ”orang lain” lebih tahu daripada 
”kita” sendiri.

http://qultummedia.com


=============================


Spesifikasi Buku:

Judul: Dahsyatnya Sabar
Penulis : Ahmad Hadi Yasin
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : xiv + 326 hlm.
Penerbit : QultumMedia
ISBN : 979-017-061-0
Harga : Rp 38.000


• Mengelola emosi menjadi prestasi
• Hidup tenang bebas dari ketakutan
• Kisah menakjubkan dari orang-orang yang sabar

“Sabar di zaman sekarang kuncinya 5 T, yaitu:
1) Teguh pada prinsip,
2) Tabah,
3) Tekun,
4) Tidak cepat putus asa,
5) Tahapan menuju sukses.”
Dr. Muhammad Syafi'i Antonio, M.Ec. (Da’i, Konsultan Perbankan
Syari'ah, dan Pimpinan Tazkia Group)

"Kita harus sabar, tapi sampai di mana batas kesabaran kita? Ternyata buku ini 
tidak sekadar menjawabnya, namun kandungan nilai keilmuan yang dilengkapi 
dengan contoh aplikasinya akan mengantarkan pembaca menemukan mutiara-mutiara 
sabar dan cahaya sabar yang diungkap dengan bahasa yang ringan, santun dan 
mengalir, sehingga membuat buku ini enak dan perlu dibaca."
Ahmadun Yosi Herfanda (Penulis, Sastrawan dan Redaktur Senior Harian Umum 
Republika)

Sabar itu bukan kelemahan. Justru sebaliknya, sabar merupakan kekuatan (power). 
Buku yang amat menggugah ini membuktikan hal tersebut.
Irwan Kelana (Penulis dan Redaktur Senior Harian Umum Republika) 


------------------------------------

================= Bacayo.NET - Segalanya tentang buku =================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bacayo/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bacayo/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke