Kiat Menaklukkan Anak Bandel
Penulis Dr. Aiman Muhammad Adil
 
Punya anak bandel, merupakan masalah tersendiri bagi banyak orang tua. Tidak 
sedikit diantara mereka yang akhirnya angkat tangan karena tidak mampu lagi 
menemukan formula untuk menundukkan kebandelan anaknya.
 
Dari peristiwa inilah, menjadi cikal bakal lahirnya usaha jasa membuat 
anak-anak menjadi patuh dan santun pada orang tuanya. Sebagai mana di Amerika 
Serikat, usaha membuat anak-anak menjadi anak baik ini bahkan menjadi acara 
realty show berjudul Nanny 911.
 
Sebagaimana di AS ada nomor telepon 911 untuk keadaan darurat, maka anak bandel 
juga dipandang suatu keadaan darurat bagi keluarga Amerika. Setelah petugas 
Nanny 911 datang maka proses untuk membuat anak-anak menjadi lebih baik dimulai 
sehingga pada akhirnya anak-anak berubah dari segi perangai dan perilaku pada 
orang tua maupun saudara-saudaranya.
 
Tidak beda dengan AS, di Indonesia kasus yang sama juga dapat ditemui. Betapa 
pemberitaan saat ini dimarakkan oleh anak-anak yang tega membunuh orang 
tuannya, karena masalah pintanya yang tidak terpenuhi. Begitu juga kasus orang 
tua yang banyak dipukuli, hanya karena tidak diberi uang oleh orang tua.
 
Bahkan yang lebih ganas, ada anak yang merancang kematian orang tuanya, hanya 
karena berebut harta warisan. Tidak jarang juga, anak-anak yang ribut karena 
harta warisan, saat tanah kuburan orang tuanya masih merah.
 
Anak-anak semacam ini, bermula dari kehidupan masa kecilnya yang tidak diiringi 
dengan pengajaran sopan santun dan tutur bahasa kelembutan. Masa kecil di mana 
sang anak bak kertas putih, memang membutuhkan sebuah kecermatan pendidikan. 
Jika salah menulis dan memberi warna, maka akan coret moretlah kertas putih itu.
 
Jika anak diibaratkan adonan kue, maka sang pembuat kuelah yang dapat 
menentukan bentuk apa yang akan dibuatnya nanti. Jika salah-salah, maka jadi 
tidak jelaslah bentuk kue yang dihasilkan memang masing-masing anak memiliki 
karakter kepribadian berbeda. Karena itulah, dibutuhkan ilmu untuk mendidik 
mereka. Sehingga pada akhirnya, tidak didengar lagi anak-anak yang tidak patuh 
pada orang tua, suka melawan, suka berkelahi, lamban daya tangkapnya, nakal, 
tidak mau bekerja sama, susah berubah dan keluhan-keluhan lainnya.
 
Buku ini, akan memberikan konstribusi sangat berarti, terkait dengan masalah 
menyelesaikan anak-anak yang berkepribadian bandel. Hal pertama yang coba 
dikoreksi, adalah orang tua itu sendiri. Kebanyakan orang tua, memang melakukan 
pendekatan kekerasan pada anak-anaknya, dengan harapan ia akan patuh.
 
Selain itu, ada juga yang hanya mengikuti keinginan anak atau memanjakan, 
sehingga ia menjadi keras kepala. Bahkan ada pula yang menyerahkan anaknya 100 
persen pada pihak ketiga, sehingga anak-anak tidak merasa punya orang tua.
 
Buku ini mengoreksi semua keluhan-keluhan itu, termasuk jalan keluarnya. Bagi 
para orang tua, apalagi pendidik, buku ini sangat membantu dalam upaya mendidik 
anak bandel. Hendri Nova
 

Sumber: Singgalang
Minggu, 16 November 2008/18 Zulqaidah 1429 H
 
Judul Buku        :  Seni Menghadapi Anak Bandel
Penulis                :  Dr. Aiman Muhammad Adil
Penerbit              :  Pustaka Al-Kautsar)
Cetakan              :  Pertama, September 2008
Tebal                   :  168 Halaman
 
Kunjungi kami di :
 
www.kautsar.co.id
 
 


      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

Kirim email ke