Skenario Film Layar Lebar Perjalanan Kenangan
Oleh: Kurniawan Todi

ISBN    :       9786028543125
Rilis           :       2009    
Halaman :       166p
Penerbit        :       Bisnis2030
Bahasa  :       Indonesia
Harga      :      Rp.43.600

Perjalanan Kenangan

Screenplay: Kurniawan Todi

Tema : Percintaan Remaja

Premise : “Cinta seorang ibu akan membawa kembali apa yang telah pergi”

Log Line : Kerinduan hati seorang ibu terhadap anaknya tak akan pernah padam 
walau terhalang jarak, waktu dan tempat


 

Sinopsis


 

Berbekal
secarik kertas bertuliskan alamat Rani, Rina menempuh perjalanan dari
Jakarta ke Yogyakarta dengan menggunakan kereta malam untuk menjemput
adiknya itu. Rani kabur dari rumah lebih dari satu setengah tahun lalu,
karena ayah tidak merestui hubungannya dengan Thio, yang sebelumnya
adalah kekasih Rina. Kepergian Rani membuat ibu amat sedih hingga jatuh
sakit. Satu-satunya cara untuk menyembuhkannya ialah kehadiaran Rani.

Ketika
Rina, Rani, dan Thio bertemu, keduanya sudah dikaruniai seorang putri
bernama Kenanga. Mengetahui ibu sakit, Rani dan Thio menerima ajakan
Rina untuk kembali ke Jakarta. Dengan menggunakan kereta malam, Rina,
Rani, Thio dan Kenanga, pergi dari Yogyakarta menuju Jakarta. Di atas
laju kereta, di antara hujan deras sepanjang perjalanan, membawa mereka
kembali ke masa lalu tanpa membicarakannya.

Rina teringat saat
pertama kali Rani baru tiba dari Semarang untuk mengisi liburan kuliah
di Jakarta. Rina sangat senang dengan kehadiran Rani, sebab kedua
sahabatnya, Sari dan Ayu, juga sedang liburan kuliah di kampung halaman
masing-masing. Kedatangan Rani membuat Rina jadi punya teman bicara dan
jalan-jalan.

Rina lalu memperkenalkan Rani pada kekasihnya,
Thio. Tanpa Rina sadari, Rani dan Thio telah saling jatuh cinta pada
pandangan pertama, walau sebenarnya Rani sudah punya kekasih, bernama
Bayu. Tak ingin melukai perasaan Rina, Thio mencoba menjaga jarak
dengan Rani, yang membuat Rani jadi bingung.

Namun cinta Thio
tidak dapat dibendung ketika melihat Rani tenggelam di laut akibat
kecelakaan, saat ia, Rina dan Rani, berlibur di pantai. Thio yang tak
bisa berenang berusaha menolong Rani dengan menceburkan diri ke laut,
yang malah membahayakan dirinya. Dari kejadian itu Rani menyadari
betapa Thio amat mencintainya, yang membuat Rani berani mengambil
keputusan untuk mengakhiri hubungannya dengan Bayu lewat telepon, yang
tanpa sengaja diketahui Rina.

Cemas akan keadaan Rani yang
tiba-tiba berubah jadi pemurung, Rina meminta bantuan Thio untuk
menanyakan Rani penyebabnya. Namun Rani malah balik bertanya pada Thio
tentang alasan sesungguhnya ia menyelamatkan dirinya. Ketika Thio tidak
bisa menjawabnya dengan jujur, sehingga Rani kecewa dan memutuskan
segera kembali ke Semarang.

Mengetahui itu, Thio yang semula
ragu untuk menyatakan cintanya pada Rani, memutuskan untuk
menyatakannya sebelum Rani pergi ke Semarang. Rina yang menemani Thio
mencari Rani, dan belum mengetahui cinta segitiga antara dirinya, Rani
dan Thio, menjadi sangat terkejut ketika Thio menyatakan cintanya pada
Rani, hingga Rina yang kecewa meninggalkan keduanya di Stasiun Gambir.
Ketika ibu mengetahui cinta segitiga tersebut, ibu sangat bersedih,
namun tidak bisa berpihak pada siapapun.

Thio teringat, saat
Rina bertanya, apakah ia mencintainya? Hubungan mereka terjalin saat
Thio baru diputuskan oleh kekasih yang amat dicintainya. Berawal dari
simpati hubungan mereka berlanjut. Thio berharap dapat mencintai Rina
seiring waktu yang berjalan. Thio baru menyadari bila hal itu tak
terjadi, sejak ia bertemu dengan Rani dan saling jatuh cinta. Yang
membuat Rina sedih dan kecewa, juga membuat Agus, sahabat Thio, yang
menjodohkan mereka, ikut kecewa.

Rani pun teringat, betapa ayah
sangat marah saat mengetahui cinta segitiga antara dirinya, Rina, dan
Thio, sehingga memutuskan agar Thio tidak lagi berhubungan dengan kedua
putrinya tersebut. Karena tidak ada jalan lain agar mereka dapat tetap
bersama, Thio mengajak Rani kabur. Rina berbalik mendukung Rani dan
Thio, ketika menyadari betapa besar cinta keduanya, bahkan membatu Rani
kabur dari rumah. Namun baik Rina, Rani, Thio dan ayah, sama sekali
tidak menyadari bila pertentangan itu adalah awal dari penyakit yang
diderita ibu sebab merasa kehilangan Rani.

Kini, Rina, Rani,
Thio dan Kenangan, berjuang melawan waktu dan banjir yang menghalangi
perjalanan kereta yang mereka tumpangi agar dapat segera bertemu dengan
ibu. Dan berharap, pertemuan kembali antara ibu dan Rani akan membawa
kesembuhan bagi ibu yang menderita sakit.

-------------------------------------------------
 
Pemesanan buku klik link berikut:


http://www.bookoopedia.com/daftar-buku/pid-28703/skenario-film-layar-lebar-perjalanan-kenangan.html

www.bookoopedia.com



Buy Globally, Pay Locally

Beli buku-buku Amazon dari Indonesia

No Credit Card needed, bayar rupiah


      

Kirim email ke