HTML clipboard
THE
ART of WOO
Seni Menjual Gagasan dengan
Persuasi Strategis
SINOPSIS
Ketika
Napoleon Bonaparte masih seorang perwira pada penaklukan Toulon, dia merangkai
sebuah senjata artileri di lokasi yang sangat terbuka dan berbahaya. Semua
atasannya mengira dia tidak akan mendapatkan pasukan untuk mengoperasikan
artileri itu. Bukannya memerintah atau menakut-nakuti para prajuritnya,
Napoleon
sendiri malah membuat plakat besar dan menempelkannya di samping meriam:
“Senjata untuk Orang Tanpa Rasa Takut”. Posisi itu pun dijaga prajurit siang
dan
malam.
Itulah
yang disebut “woo”: kemampuan mempengaruhi orang untuk mengikuti gagasan
Anda tanpa memaksanya, melainkan menggunakan persuasi yang cerdas.
The Art of Woo
akan menunjukkan
pada Anda bagaimana Charles Lindberg mengubah dirinya—dalam waktu kurang dari
setahun—dari seorang pilot pengantar surat menjadi selebriti internasional,
atau
bagaimana Nelson Mandela menggunakan woo untuk mengambil hati para
penjaga di penjaranya yang brutal dan menciptakan kembali sebuah bangsa. Buku
ini juga menjelaskan bagaimana para pemimpin bisnis dari segala bidang
menggunakan woo setiap hari untuk mencapai sasaran-sasaran mereka.
Tak
peduli apakah Anda introvert atau ekstrovert, kompetitif atau
kolaboratif, dari kalangan intelektual atau praktisi, Anda akan menemukan bahwa
woo dapat menguatkan keterampilan persuasi Anda dalam setiap aspek
kehidupan. Anda mungkin membutuhkan The Art of War-nya Sun Tzu untuk
mengalahkan musuh. Tetapi jika Anda memilih untuk memenangkan hatinya, bacalah
The Art of Woo. Inilah rahasia sukses dengan para kolega, klien, dan
pelanggan.
____________________________
“Karya klasik Dale
Carnegie, How To Win Friends and Influence People,
hingga kini tetap menjadi standar bagi para penjual. … Tetapi buku ini jelas
lebih ringan, lebih cerdas, dan tentu saja lebih relevan di masa kini ketimbang
buku tua Carnegie yang ditulis lebih dari tujuh puluh tahun silam.“
—Library
Journal
“Anda mungkin punya
gagasan brilian, tapi jika Anda tak bisa menyampaikannya dengan gamblang dan
meyakinkan, gagasan itu tak akan membawa Anda ke mana-mana.”
—Lee Iacocca
“Panduan yang
menyenangkan dan berguna untuk memperoleh kekuatan woo. Buku ini membantu
pembaca tidak saja di dunia profesionalisme.”
—Publishers
Weekly
ENDORSEMENT
"Shell dan Moussa
telah melakukan sesuatu yang luar biasa: mengubah seni yang misterius dan
intuitif menjadi ilmu pengetahuan sistematis dan gamblang. Dalam prosesnya,
‘Woo’
telah berubah menjadi ‘Wow!’….”
—Robert
B. Cialdini,
penulis bestseller Influence:
Science and Practice
“Memiliki gagasan
cemerlang adalah satu hal, tetapi mempunyai kecakapan persuasi dan keterampilan
politis untuk mendapatkan dukungan bagi gagasan tersebut adalah hal lain. …
Woo adalah tentang membuat orang lain tidak hanya menerima, tapi juga
mendekap erat-erat inisiatif Anda.”
—Michael Wheeler,
Profesor, Harvard Business School
"The Art of Woo
adalah buku menarik yang mengajarkan sesuatu yang merupakan inti dan jiwa dari
pelayanan finansial.… Bacaan penting bagi siapa pun yang ingin maju menjadi
yang
terdepan di dunia pasar bebas yang kompetitif.”
—Robert
Wolf,
Chairman & CEO, UBS Group Americas
“Esai yang enak
dibaca, karya praktis yang menyampaikan pesan kunci mengenai keefektifan dalam
bisnis. The Art of Woo adalah bacaan wajib bagi siapa pun yang punya
gagasan besar tapi mengalami kesulitan untuk menjualnya.”
—Paul Zeven,
CEO, Philips North America
“Sebuah
panduan yang disusun dengan baik, tahap demi tahap, yang membawa kita ke sebuah
perjalanan, menggambarkan dan menjelaskan proses menjual gagasan. Teknik-teknik
yang mudah diikuti dan proses perencanaan yang sistematis untuk membantu kita
mempraktikkan
'Art of Woo'.
—Business
& Leadership
PENULIS
G. RICHARD
SHELL
adalah Guru Besar Ilmu Hukum, Etika Bisnis dan
Manajemen di Wharton School, University of Pennsylvania, AS. Di kampus ini, dia
mengajar sejak 1986, dan kini menjadi direktur akademik di dua program
pendidikan eksekutif Wharton: Workshop Negosiasi Eksekutif dan Workshop
Persuasi
Strategis. Business
Week
menyebutnya sebagai salah satu profesor sekolah bisnis terbaik di Amerika
Serikat.
Sebagai konsultan, Profesor Shell
telah
bekerja untuk
lebih dari 100 perusahaan dan organisasi nirlaba. Kliennya termasuk General
Electric, Johnson & Johnson, Citibank, Hewlett-Packard, American Association of
Medical College, dan
United Food serta Commercial Workers International.
Artikel opininya
tersebar di berbagai media massa, seperti Wall Street Journal, New York
Times,
Boston Globe,
dan Philadelphia Inquirer. Karyanya,
Bargaining for Advantage,
memenangi penghargaan
buku terbaik the CPR Institute for Dispute Resolution's 1999.
MARIO
MOUSSA
adalah Direktur Akademik Wharton School of Executive Education dan Presiden
Moussa Consulting. Sebelumnya ia menjabat Kepala
CFAR Inc,
sebuah firma konsultan manajemen. Moussa menyandang MBA dari Wharton School dan
meraih Ph.D dari University of Chicago.
Dr. Moussa rutin
memberikan presentasi dan workshop bagi para kliennya di seluruh dunia:
berbicara di depan ribuan eksekutif di Hong Kong, Istanbul, Sao Paolo, Delhi,
Mumbai, Paris, serta berbagai kota di Amerika Serikat. Dia juga telah memimpin
proyek di United Health Group, Bristol-Myers Squibb, PNC Bank, Georgetown
University Medical Center, dan State Farm Insurance.
DATA BUKU
Judul : The Art of Woo [Seni Menjual
Gagasan dengan Persuasi Strategis]
Penulis : G. Richard Shell dan Mario
Moussa
Penerjemah : Th. Dewi Wulansari
Editor : Wendratama
Genre : Pengembangan Diri
Penerbit : Gemilang (Kelompok Pustaka
Alvabet)
Cetakan : Mei 2010
Ukuran :
15 x 23
cm
(flap 8 cm)
Tebal : 360 halaman
ISBN :
978-979-19974-4-7
Harga : Rp. 69.000,-
==========================================
Pustaka Alvabet
Ciputat Mas Plaza Blok B/AD
Jl. Ir. H. Juanda No. 5A, Ciputat
Jakarta Selatan Indonesia 15411
Telp. +62 21 7494032,
Fax. +62 21 74704875
www.alvabet.co.id