FYI

sebelum lebaran servis AC

- ganti evap Ndenso asli
- ganti katup expansi ND asli
- ganti tabung dryer ND asli
- servis blower
- cuci pipa2 dan kondensor
- seal, vacuum dan freon asli

di Tetap Jaya AC, Atrium Senen total Rp 1.3jt
semua barang asli karena ada tulisan, 'Asli prom Galunggung'

thanks
BCI 036





ajat sudrajat <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
07/10/2008 11:54
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
[baleno] Memahami AC (Tips biar ngga kena tipu bengkel AC)






FREON

Pada dasarnya freon hanya bersirkulasi  dan tidak akan habis atau 
berkurang karena pemakaian, jika tidak terjadi kebocoran. Jika AC tidak 
dingin karena freon habis, berarti ada kebocoran pada sistem AC, 
periksalah semua komponen secara menyeluruh, karena kalau bocornya 
kecil/sangat halus sulit sekali mendeteksinya bahkan seringkali bengkel AC 
pun gagal.
Cara paling mudah untuk melihat jumlah freon adalah dengan mengintipnya 
pada kaca disaluran tegangan tinggi atau biasanya dibagian atas botol 
dryer (punya baleno ada di balik bamper depan). Saat AC dihidupkan, busa 
freon harus terlihat mengalir, Namun saat putaran mesin dinaikan hingga 
2000rpm, busa nya harus menghilang, jika tetap ada berarti jumlah freon 
berkurang. (berarti ada kebocoran). Nah kalau dibengkel AC biasanya 
pengecekan ini dilakukan memakai alat pengukur tekanan AC. (Bentuknya 
seperti alat untuk mengukur tekanan angin ban, atau yg canggih pake mesin 
yg kaya kulkas mini).

MEMBACA PENGUKUR TEKANAN AC

Hal ini penting temen2 perhatikan biar ngga dikibulin tukang AC. Pengukur 
tekanan AC ada 2, yaitu merah untuk tekanan tinggi dan biru untuk tekanan 
rendah. Sedangkan slangnya ada 3. Merah untuk tekanan tinggi, biru untuk 
tekanan rendah dan kuning untuk ketabung freon atau mesin vakum. Jika 
Slang sudah dihubungkan, saat AC mati tekanan pada meteran biru  normalnya 
sekitar 70-90psi, sedangkan yg merah sekitar 200psi. Saat AC dihidupkan 
tekanan di meteran biru akan turun menjadi sekitar 45psi dan akan makin 
turun jika putaran mesin terus dinaikan.
Sementara meteran merah akan naik menjadi 250-275psi. Jika terlalu tinggi 
berarti kondensor terlalu panas akibat kipas mati dan sebagainya atau bisa 
juga akibat kondensornya mampat. Jika tekanan meteran biru kurang dari 
15psi saat putaran mesin dinaikan, bisa jadi katup ekspansi mampat. 
Sebaliknya jika tidak turun banyak ketika AC hidup, berarti tekanan 
kompresor sudah lemah.

VAKUM SEBELUM ISI FREON

Sebelom sistem AC diisi freon setelah perbaikan, sistem harus dalam 
keadaan vakum untuk mengeluarkan semua udara yg berada didalam. Hal ini 
dilakukan menggunakan mesin Vakum. Kadang ada beberapa bengkel AC yg tidak 
melakukan proses ini so mintalah di Vakum kalau mereka belum melakukannya, 
karena udara yg terperangkap bisa menyebabkan saluran mangpat.

Jadi dari pengenalan diatas setidaknya kita bisa tau mekanisme perbaikan 
AC dan diagnosa awal akan kerusakan. Jangan sepenuhnya percaya sama kata2 
orang bengkel AC supa kita tidak kena tipu daya mereka. Dilain waktu Saya 
akan coba berbagi mengenai komponen2 sistem AC seperti : Kompresor, 
Kondensor, Kipas Kondensor, Dryer, Katup ekspansi dan Evaporator.

Semoga bermanfaat
Salam
Ajat
BCI 247



 

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Kunjungi Situs Baleno Club Indonesia di www.baleno.infoYahoo! Groups Links





* * * * * * * * * *

This communication contains information of International Flavors & 
Fragrances (IFF) and/or its affiliates that may be confidential, 
proprietary, copyrighted and/or legally privileged, and is intended only 
for the addressee. Any copying, dissemination or other use of this 
information by anyone other than the intended recipient is prohibited. If 
you have received this communication in error, please contact the sender 
and delete it from your system.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke