Saya selalu pake Shell 10/40, dan minggu lalu pas ganti Oli ternyata oli
bekasnya lebih kotor/hitam , tidak seperti pemakaian2 sebelumnya.(
sebelum2nya saya ganti tiap 5000km dan oli bekasnya nggak terlalu kotor)

Fyi, saya ganti oli mesin tidak di satu bengkel , kebetulan pas ganti
yang terakhir pas lagi mudik ...

Apakah oli bekas yang kotor tsb disebabkan karena pemakaian yang agak
berat (karena dipakai mudik jarak jauh) .... Ataw...jangan2 karena dapet
shell palsu ya ? wah... repot juga kl merk sekelas shell dah dipalsuin
...!!!







-----Original Message-----
From: Samuel Manullang [mailto:[email protected]]
Sent: Saturday, December 20, 2008 8:29 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [baleno] Awas oli palsu

Cara membedakan yg asli ato palsu gimana om?
gw selama ini pake Shell 10 40..tp setelah dipake ditas 4000km mesin
kerasaa berat..alhasil tiap 3500km ganti oli..
apa produk oli yg gw pake PALSU??
klo palsu..gawat juga yaah..gw bertahun2 beli dan ganti oli dibengkel yg
sama dgn merek oli yg sama..
tp duluuu gak gituu oli shell..dipake 5000 enteng2 aja..
sejak 2008 ini gak enak euyy Shell..

--- On Thu, 12/18/08, [email protected]
<mailto:didin.syafrudin%40iff.com>  <[email protected]
<mailto:didin.syafrudin%40iff.com> > wrote:

From: [email protected] <mailto:didin.syafrudin%40iff.com>
<[email protected] <mailto:didin.syafrudin%40iff.com> >
Subject: [baleno] Awas oli palsu
To: "Baleno Group" <[email protected]
<mailto:baleno%40yahoogroups.com> >
Date: Thursday, December 18, 2008, 7:09 PM

BCI jual oli Repsol Elite Injection 10W-40...... ....asli :-)

------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Syubhan Akib - detikOto

Jakarta - Para konsumen otomotif di Indonesia, khususnya para
pengguna oli pelumas harus lebih berhati-hati. Karena diperkirakan
pemalsuan
produk pelumas di tahun 2008 ini telah mencapai angka yang sangat
mengkhawatirkan, yakni telah mencapai angka 40-50 persen dari total
produk

pelumas yang beredar di pasaran.

"Dari sekitar 40 merek yang beredar di
pasaran, hampir semuanya telah dipalsukan," kata Sekjen Masyarakat
Indonesia
Anti Pemalsuan, Justisiari Perdana Kusumah ketika ditemuidetikOto di
Hotel
Gran Melia, Jakarta, Rabu
(17/12/2008) .

Padahal total pelumas yang digunakan di sektor otomotif dan
kalangan industri di Indonesia telah mencapai angka 600 juta liter per
tahun.
Dan 420 juta liter diantaranya digunakan oleh para pengguna kendaraan
atau

otomotif.

"Namun, yang menyedihkan adalah 50 persen dari pelumas yang
beredar di pasaran adalah pelumas palsu," ujar Zain Adnan selaku Ketua
Hak

Kekayaan Intelektual (HKI) menambahkan.

Jadi, dari kenyataan tersebut
bisa dikatakan bahwa peredaran pelumas palsu di pasaran sudah dalam
kondisi yang
akut dan tentu akan sangat merugikan konsumen
yang
menggunakannya.

Zain juga menjelaskan bahwa efek kerusakan yang
ditimbulkan oleh pelumas palsu memang tidak langsung dapat dirasakan.
"Tapi,
coba lihat nanti setelah 6 bulan pemakaian. Getaran mesin akan lebih
kuat,
suara
akan lebih kasar, asap yang ditimbulkan akan menghitam serta daya tahan
mesin
yang tentunya akan sangat berkurang," kata Zain.

Modus yang digunakan
oleh para pelaku pemalsuan pun kini jadi semakin beragam dan canggih.
Mulai dari
mencampur pelumas asli dengan bahan adiktif, mengolah kembali pelumas
bekas,
hingga mengemas pelumas palsu dengan kaleng bekas suatu label terkenal
sampai
menempeli kemasan dengan stiker registrasi palsu.

Peredaran pelumas palsu
tersebut tentu akan sangat meresahkan masyarakat, apalagi bila kita
melihat
jumlah kendaraan yang sudah sedemikian banyak di Indonesia.

Karena
itulah, Brett McGuire yang menjadi konsultan Internasional untuk
beberapa
merek
pelumas pun memberi saran kepada para konsumen untuk tidak terjebak
dalam
penggunaan pelumas palsu tersebut.

"Jadi, bila Anda tidak ingin terjebak
membeli produk pelumas palsu, maka, usahakanlah mengganti oli di bengkel

resmi
atau membelinya di toko-toko atau distributor yang mempunyai otoritas
resmi pada
merek oli tertentu," saran Brett.
( syu / ddn )

http://oto.detik. com/read/ 2008/12/17/ 170931/1055352/ 648/awas-
oli-palsu- gentayangan

Please consider the environment before choosing to print this e-mail.

* * * * * * * * * *

This communication contains information of International Flavors &
Fragrances (IFF) and/or its affiliates that may be confidential,
proprietary, copyrighted and/or legally privileged, and is intended only

for the addressee. Any copying, dissemination or other use of this
information by anyone other than the intended recipient is prohibited.
If
you have received this communication in error, please contact the sender

and delete it from your system.

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]



This e-mail is confidential and may contain legally privileged information. If 
you are not the intended recipient, you should not copy, distribute, disclose 
or use the information it contains. Please e-mail the sender immediately and 
delete this message from your system. E-mails are susceptible to corruption, 
interception and unauthorized amendment; we do not accept liability for any 
such changes, or for their consequences. You should be aware, that PT TITAN 
Petrokimia Nusantara might monitor your e-mails and their content.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke