Bagaimana kalau Peer nya diganti di naikkan dan  diameter yang besar, dulu 
baleno saya dongak ke depan dan  sering neynetuh polisi tidur , akhirnya saya 
ganti per belakang yang lebih tinggi dan lebih besar krn pertimbangan bukan 
kenyamanan tapi bisa untuk melintas di jalan yg berlubang krn sering luar kota.
Sekarang jadi tinggi bahkan lebih tinggi dari Vios  harganya plus ongkos pasang 
di Bandung jl trs Jkt hanya 350 rb, sekarang jadi aman dari banjir dan jalan 
berlobang.
tks

  ----- Original Message ----- 
  From: Eddie Sindunata 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, January 05, 2009 4:57 PM
  Subject: Re: [baleno] [Tanya] Bunyi "jleduk-jleduk" saat beban banyak


  Ngeceknya gimana bro? Udh dibongkar & dicek fisiknya langsung?

  Dulu pengalaman shock belakang saya wkt ditest lewat poldur juga gak
  ngayun2. Dicek posisi diam juga sama saja.
  Tp berhubung karet stoppernya wkt itu udh hancur, akhirnya terpaksa
  dibongkar deh utk ganti karet stopper. Ternyata shocknya sdh mati. Wkt
  ditekan yg sebelah baliknya lama banget, sedang yg sebelah nyaris gak balik.
  Untung wkt itu sdh siapin shock baru jadi ongkos bongkarnya gak kena dua
  kali.

  Kesimpulan saya pribadi kalo ditest jalan hasilnya sdh ngayun2 itu sih pasti
  shocknya udh lemah. Tapi kalopun gak ngayun2 bukan jaminan shocknya msh
  bagus.

  Salam,
  Eddie
  BCI 241

  ----- Original Message -----
  From: "moeha" <[email protected]>
  To: <[email protected]>
  Sent: Monday, January 05, 2009 3:35 PM
  Subject: Re: [baleno] [Tanya] Bunyi "jleduk-jleduk" saat beban banyak

  > Kalau mubilku lain, om.
  > Bagian belakang kayaknya lebih turun dibanding depan, jadi seperti
  ngangkat.
  > Padahal gak dipasangin audio seharga 30 jt lo. Di cek shocknya jg masih
  > bagus, baik saat lewat polisi tidur atau dengan cara ditekan bagasinya.
  > Kira2 apanya ya?
  >
  > moeha
  > bci 375
  >
  > 2009/1/5 ajat sudrajat <[email protected]>
  >
  > > Sorry tadi ke send lom selesai ngetiknya.
  > > Kalau engine mounting di cek ketika mobil diparkir, pastikan rem tangan
  > > terpasang, masukan gigi lepas rem tangan pelan trus tarik lagi
  (Dihentak)
  > > jangan sampai mobil jalan, dengarkan ada bunyi jeduk ngga, kalau lebih
  enak
  > > dibantuin temen yg ngeliat keruang mesin biar ketahuan engine mounting
  mana
  > > yg rusak. Untuk Shock, bawa mobil jalan melewati polisi tidur, untuk
  shock
  > > belakang liat di spion setelah melewati polisi tidur mobil ngayun lebih
  dari
  > > 2x ngga, kalau lebih berarti shock dah lemah, kalau cuman sekali berarti
  > > masih bagus, untuk yg depan cukup dirasakan dari dalem aja. Bisa juga
  lagi
  > > berhenti mobil ditekan di bagian bagasi dan mesin kalau ada ayunan
  berlebih
  > > itu juga tanda shock dah lemah.
  > >
  > > Salam
  > > Ajat
  > > BCI 247
  > >
  > >
  > > [Non-text portions of this message have been removed]
  > >
  > >
  > >
  >
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  >
  > ------------------------------------
  >
  > Kunjungi Situs Baleno Club Indonesia di www.baleno.infoYahoo! Groups Links
  >
  >
  >
  >



    

*****************************************
Flexi-Gratis bicara sepanjang waktu se-Jawa Barat,
Banten dan DKI Jakarta.

Speedy-Gratis Internetan unlimited dari Pkl. 20.00
s/d 8.00 se- Jabodetabek, Banten, Karawang dan
Purwakarta
*****************************************


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke