Dr milis sodara kembang Next G.

Sinting banget. Kebayang kl lgs bejek gas, tu anak bs jadi perkedel n sopir bs 
kena pasal menghilangkan nyawa orang. Preman emang hrs dibasmi tuntas.

TTDJ,
Tedi#141


>> Subject: modus baru pemerasan - kejadian 11 Januari 2009..
>>
>> Email kejadian yang saya alami ini sebagai informasi agar rekan-rekan
>> lebih waspada,
>>
>> 1. Minggu Siang, 11 Januari 2009, sekitar pukul 11.30, saya
>> mengendarai mobil & sedang berhenti di lampu Merah by pass arah
>> kalimalang
>>
>> 2. seorang anak peminta-minta (usia sekitar 11-12 tahun)
>> mengesot dipinggir jalan dengan salah satu kakinya "buntung"
>> (posisi
>> duduk di jalan)
>>
>> 3. Saya membuka kaca dan memberinya Rp. 500, anak itu
>> kelihatan
>> tidak puas dan lalu pergi
>> 4. saat lampu sudah hijau, saya mulai berjalan dan karena
>> merasa melindas sesuatu, seketika saya berhenti
>> 5. Tiba-tiba ada yang berteriak, "BERHENTI!!!! ADA ORANG DI
>> BAWAH MOBIL!!!"
>> 6. sekonyong-konyong, para pengemis lain sudah mengelilingi
>> mobil saya, menggedor-gedor kaca mobil dari seluruh sisi, mencoba
>> memaksa membuka mobil sampai handle mobil patah
>>
>> 7. Spontan pengendara motor dan orang di sekitar saya
>> menghampiri mobil saya, mengangkat dan memiringkan mobil untuk
>> mengeluarkan anak peminta-minta yang tadi dari bawah mobil saya..
>> (sementara di dalam mobil saya gemetar dan memohon Tuhan untuk
>> tolong saya.. saya sangat khawatir, korban akan luka parah atau
>> jangan-jangan malah meninggal..)
>>
>> 8. Puji Tuhan, saat itu ada reserse berbaju preman,
>> mengendarai
>> motor yang menenangkan masa yang hampir mengeroyok & merusak
>> mobil
>> saya. Ia langsung memasukkan anak yang "tergilas" tsb dalam mobil
>> saya untuk dibawa ke RS. Terdekat bersama dengan 1 teman
>> peminta-minta lainnya..
>>
>> 9. Sampai di RS. Harum, suami saya sudah disana, anak itu
>> diperiksa di UGD, ternyata anak tersebut tidak buntung, kakinya
>> hanya dilipat dalam celana panjang. Dokter tidak meminta rontgent
>> karena mamang tidak ada bagian tubuh yang patah.., hanya diberi
>> resep yang kami tebus RP. 5.000. ANAK ITU SEHAT, hanya sedikit
>> lecet
>> karena mungkin "salah tarik" saat keluar dari kolong mobil saya.
>>
>> 10. Di RS. Reserse itu menginformasikan pada kami bahwa ini
>> memang modus operandi baru. Ia memarahi anak tsb yang mencari
>> uang
>> dengan
>>
>> SKENARIO PEMERASAN MASUK KE TENGAH KOLONG MOBIL YANG SEDANG
>> BERHENTI DI LAMPU MERAH, AGAR PARA PREMAN BISA PAKSA
>> PEMILIK
>> MOBIL UNTUK BAYAR GANTI RUGI
>>
>> 11. Reserse meminta kami hanya memberi uang ongkos pada
>> anak-anak peminta-minta tsb, jangan lebih dari Rp. 5.000, untuk
>> memberi mereka pelajaran.
>>
>> 12. Kami berikan anak itu obat dari RS dan uang ongkos Rp.
>> 10.000 dan anak itu berlalu dengan berjalan tegap dan sehat
>>
>> Dengan masih dalam kebingungan, deg-deg an dan kegamangan saya pulang
>> ke
>> rumah.. Kami sangat bersyukur, Tuhan memelihara, menjaga dan melindungi
>> kehidupan kami, tidak sempat dikerjai para preman tersebut.
>>
>> Semoga rekan-rekan waspada dengan modus ini.


::BCA::


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke