Teman2 para member MB ! Maaf ya agak nyimpang diluar baleno matter. 
Saya barusan telp ke Imigrasi Jakarta Timur untuk tanya mengenai Paspor.
Istri saya punya paspor dan masih berlaku, dan dalam paspor tersebut
gabung dengan anak saya umur 12 tahun. Menurut org Imigrasi harus
dipecah walau masih berlaku. Dibuat satu2. .Adakah pengalaman teman2
bagaimana sebenarnya ? Apakah tidak berlaku lagi paspor gabung
(keluarga) ? Sy kurang yakin dgn jawaban org Imigrasi, karena yang jawab
sepertinya tidak begitu mengerti, dari suaranya masih spt muda. Krn
sedikit2 dia hold tlp dan tanya ke yang lain baru jawab ke saya. Masakan
harus kita buat Paspor baru untuk 2 orang padahal paspor yang gabung
masih berlaku ?
Ya nambah biaya, nambah waktu utk ngurusnya. Menurut saya ini ada-ada
saja. Dikit2 ada perubahan. Katanya walau anak baru lahir harus punya
paspor sendiri. Wah gimana cara sidik jarinya ya ?Mohon sharing kalau
ada pengalaman teman2 mengenai paspor gabung. 

Terima kasih ya. Krisman Damanik - Jkt Tim

Kirim email ke