Sebelumnya mohon maaf kepada Oom/Nte moderator numpang ngomentarin diluar 
urusan otomotif he.. he..

Masalah Demam Berdarah Dengue (DBD) bukan sekedar masalah
turunnya trombosit. Pada penderita DBD terjadi kebocoran plasma (cairan)
darah  dari pembuluh sehingga dapat mengakibatkan syok (dengue shock syndrome = 
DSS) dan dapat menjadi FATAL.  Selain itu ada pula proses2 lain yang mengganggu 
sistem pembekuan darah baik melibatkan trombosit maupun sistem pembekuan yang 
lain (Disseminated Intravascular Coagulation = DIC). Hal ini-pun mengakibatkan 
keadaan yang serius. 

Trombosit  menjadi salah
satu parameter yang diukur untuk mendiagnosa DBD dan memantau perkembangan
penyakit, tapi tidak berdiri sendiri.

DBD adalah penyakit oleh virus yang ditularkan nyamuk dan sembuh sendiri.
Pengobatan atau perawatan bukan untuk menaikkan trombosit, tapi untuk
mempertahankan pasien mampu melewati masa kritis (DSS bahkan mungkin DIC) yang 
kemungkinan bisa terjadi
dari penyakit ini. 
Di rumah sakit pengobatan dilakukan dengan memberikan cairan melalui infus untuk
menjaga volume darah tetap mencukupi mengimbangi bocornya plasma darah dari
pembuluh. Penambahan trombosit (transfusi) dilakukan bila jumlah trombositnya
sudah terlalu rendah dan dinilai akan mengganggu sistem pembekuan darah secara
umum. Metode2 lain untuk menambah trombosit diperkenankan tapi jangan sampai
lupa bahwa penderita DBD harus dirawat karena kita tidak pernah tahu apakah DBD 
itu akan berkembang mnejadi DSS atau tidak.

Jadi, menurut hemat saya, berbahaya apabila hal2 yang belum diketahui benar
kemudian (maaf) dijadikan paradigma umum tanpa penjelasan yang memadai. Apalagi 
bila sampai jatuh korban. Hal yang tidak kita inginkan bukan? Memang tidak 
semua penderita DBD
akan jatuh mengalami syok (DSS/DIC). Tapi, apa kita mau ambil resiko?
Suatu metode medis ditetapkan dengan sangat ketat dengan tingkat akurasi dan 
keterpercayaan
yang tinggi. Bila sudah ada penelitian klinis yang shahih dan telah ditetapkan
sebagai konsensus standar (seperti daun ULar ini), seluruh dunia medis pasti
akan menggunakannya. Dan kita, tentu akan sangat gembira karena DBD bukan
masalah yang menyeramkan lagi (seandainya demikian).

Salam,
muchansh




________________________________
From: iansyah <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Sent: Friday, April 17, 2009 10:34:28 AM
Subject: [baleno] [OOT] Fwd: [Rodex] Fwd: Fw: DAUN ULAR...... obat DBD paling 
ampuh





Maaf OOT,
Insya Allah berguna bagi kita semua..
Sekali lagi mohon maaf apabila tidak berkenan..

Salam hormat,

iansyah

----------  Forwarded Message  ----------

Subject: [Rodex] Fwd: Fw: DAUN ULAR...... obat DBD paling ampuh
Date: Friday 17 April 2009
From: hind <hind4...@gmail. com>
To: Rodex Milis <ro...@yahoogroups. com>

dari milis tetangga jauuuh banget...

F.Y.I.

DAUN ULAR...... obat DBD paling ampuh.

Ini jelas iklan.. dan kalau sampai masuk ke blog ini, berarti sang redaktur
mengizinkan. Masalahnya yang satu ini ndak ada dijual, tapi cukup gampang
didapat, nyari sendiri dan murah. Jadi iklannya ndak mempromosikan produk
obat dan ndak butuh POM untuk melegalisir.

Obat DBD, demam berdarah dengue yang paling top dan ampuh saat ini, dan
perlu dimasyarakatkan adalah Daun ULAR, alias Daun UBI JALAR. *Ambil pucuk
daun ubi jalar sebanyak porsi ikatan sayuran, rebus dengan seliter air
selama lebih dari 5 menit [godok 1 jam juga bisa]. Minum sebagai pengganti
air minum, berarti sekitar seliter* *sehari. Ubi jalar ya Bung, bukan* *daun
singkong. Ubi Jalar*. Makanya saya pendekin jadi DAUN ULAR, bir pade inget,
karena sudah beberapa teman jadi kekenyangan makan daun singkong.

Resep ini sudah saya coba beberapa kali. Ponakan kena DBD, trombosit turun
ke 80 ribu, sehari diberi rebusan daun ular, langsung naik diatas 150 ribu.
Rumah sakit pada marah, kehilangan pasien. hehehe..

Beberapa teman juga saya sudah suruh coba, ampuh Boss. Isteri saya 3 minggu
lewat di "vonis" DBD oleh dokter, tanpa lihat hasil labnya, langsung saya
kasih daun ular kita, besoknya test lagi Trombositnya jadi 396. Gila,
maximumnya biasanya 400 ribu. Ternyata waktu dibilang DBD, trombosit istri
saya masih 150 ribu. Hebat tenan.

Resep ini dari mana? Dari teman di Philippine, dan sedang populer sekali
disana dan beberapa kali menjadi topik seminar kesehatan disana. Untuk lebih
afdolnya anda googling saja " comote" atau "kamote", begitu bahasa sononya,
supaya ndak merasa dikadali... Jangan googling nya "daun ular", yang keluar
nanti gambar kobra ngantuk.. hehehe.

Selamat mencoba dan tolong diterusin ke tetangga dong. Ini murah meriah dan
HEBAT. Effek sampingan mestinya nggak ada, karena daun ini biasa juga
dibikin jadi sayur dikampung oweh atau paling nggak dibikin menjadi makanan
ternak..

*http://www.eset. com* <http://www.eset. com/>

------------ --------- ---------
Get your new Email address!
<http://sg.rd. yahoo.com/ aa/mail/domainch oice/mail/ signature/ *http://mail. 
promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/>
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!

------------ --------- ---------
Apa dia selingkuh?
<http://id.answers. yahoo.com/ question/ index;_ylt= AvBZVi6lFVNDeCdq 
vOFQRQzJRAx. ;_ylv=3?qid= 20080415021033AA esuEj>
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!

------------ --------- --------- --------- --------- -------

[Non-text portions of this message have been removed]


   


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke