----- Original Message -----
Subject:RE: Bls: Bls: [baleno] Persepsi Salah Ban Baru
Date:Mon, 15 Jun 2009 2:01:06
From:[email protected] <[email protected]>
To:robert marlino <[email protected]>

Prinsipnya kenapa ban baru diletakan dibelakang? Jelas ban baru akan mempunyai 
traksi lebih baik dibanding ban lama. Idealnya memang penggantian ban itu 
dilakukan untuk di ke empat roda sekaligus. Kalau untuk rotasi ban, lebih baik 
dilakukan setiap 10rb km, jgn berpatokan kepada bulah, soalnya pemakaian mobil 
kan berbeda2. Jadi sekalian spooring di 10rb km lakukan rotasi ban. Dgn tujuan, 
keausan permukaan ban menjadi merata.

Salam
Ajat
BCI 247

robert marlino wrote:
>       tambah dikit accchhh..... menurut mekanik dr TZ..... yg khusus memjual 
> ban...... memang ban baru ..... bagus na di pasang di ..... blakang dahulu 
> selama..... kurang lebih 3 - 4 bulan..... baru setelah itu di rotasi.... 
> pemasangan nya ke depan..... itu untuk menghidari gejala.... sperthi yg di 
> jelaskhan di bawah.... dan bisanya setelah 3 - 4 di..... gunakhan di blakang, 
> ban baru .... sudah dalam ke adaan lemas atau sudah terbentuk kontur yg 
> sesuai.... ntuk menahan beban dr kendaraan tsb.... sbg infu, bahwa ban 
> menggunkhan ..... anyaman kawat baja untuk di daerah tapak na.... smugi 
> membantu.... ... cmmiw, itu pasthi lahhh...... Dari: Victory Kirana 
> <kirana_victory@ yahoo.co. id> Kepada: bal...@yahoogroups. com Terkirim: 
> Minggu, 14 Juni, 2009 21:13:14 Topik: Bls: [baleno] Persepsi Salah Ban Baru 
>       wew... baru tau.... very nice info, om Ajat..... thx vic406 --- Pada 
> Ming, 14/6/09, ajat sudrajat <ajat2...@yahoo. com> menulis: Dari: ajat 
> sudrajat <ajat2...@yahoo. com> Topik: [baleno] Persepsi Salah Ban Baru 
> Kepada: bal...@yahoogroups. com Tanggal: Minggu, 14 Juni, 2009, 9:09 PM 
>       Di Majalah Autobild edisi terakhir, ada artikel yg cukup menarik dengan 
> judul "Persepsi Salah Ban Baru". Selama ini kalau kita membeli dua buah ban 
> baru pasti orang toko ban atau mungkin kita sendiri meminta ban baru 
> ditempatkan di roda depan. Hal ini sudah sangat wajar dan umum terjadi. 
> Asumsinya memang masuk akal, roda depan mempunyai peran penting untuk 
> mengarahkan kendaraan, apalagi kalau mobil berpenggerak roda depan tentu 
> pilihan ini akan lebih meyakinkan. Namun taukah Anda..? ternyata menurut 
> produsen ban, justru ban baru harus diletakan dibelakang. Alesannya "Daya 
> cengkram yg baik di roda depan akan membuat mobil mudah mengalami gejala 
> oversteer, terutama ketika jalan basah. Untuk membuktikan argumen tersebut, 
> tim autobild Indonesia melakukan test di Proving Ground Bridgestone
>  Indonesia. Dan hasilnya : Saat ban baru diletakan di roda depan, mobil 
> dikendarai 60km/jam kemudian dilakukan manuver/belok mendadak, ternyata mobil 
> mengalami oversteer dan sulit dikendalikan. Kemudian ketika ban baru 
> diletakan dibelakang terjadi gejalan understeer namun tidak berlebih dan 
> mobil masih bisa dikendalikan. Hal ini membuat fakta baru, bahwa ketika 
> mengganti 2 buah ban baru maka harus diletakan dibelakang bukan didepan, 
> dengan alasan bahwa oversteer akan jauh lebih berbahaya ketimbang understeer. 
> Percaya atau tidak, itulah hasil test Autobild Indonesia, Oh ya test 
> dilakukan dijalan kering dan dengan kecepatan 60km/jam. Kebayang kalau jalan 
> basah dan kecepatan lebih tinggi...? Sumber : Autobild Indonesia Salam Ajat 
> BCI 247 
>         Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.  Tambah lebih banyak 
> teman ke Yahoo! Messenger sekarang! 
>        Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan. 
>   Rasakan bedanya! 
>      







      

Kirim email ke