tambahan.. 
sepeti yg Oom ajat bilang, cairan ini bukan untuk tambal permanen & jangka 
panjang.
cairan ini lebih untuk safety & praktis aja, semisal rute kendaraan semi AKAP :D

sedikit minus..ban jadi tidak balance karena berat cairan yg tidak merata & 
selama masih cair akan selalu berpindah posisi & kl di balance pun tidak bisa 
100% balance, efek nya ya setir sedikit getar pd kecepetan tertentu.



--- On Wed, 10/14/09, ajat sudrajat <[email protected]> wrote:

From: ajat sudrajat <[email protected]>
Subject: Re: [baleno] Penambal ban tubeless
To: [email protected]
Date: Wednesday, October 14, 2009, 12:00 PM






 




    
                  Satu hal yg pasti cairan penambal ban dibuat oleh pabrikan 
memang untuk menambal ban bukan untuk menambal yg lain he he dan yg penting 
harus diingat, cairan penambal ban bukan diperuntukan untuk penambalan 
permanen. Jadi cairan ini hanya dipakai dalam keadaan darurat saja, misal 
ketika kempes dijalan trus ngga ada ban serep atau males ngedongkrak. Karena 
cairan ini sifatnya ngga akan bertahan lama menutupi lubang kebocoran. So kalau 
darurat pake,  kemudian carilah tukang tambal ban terdekat. Nah kalau nambalnya 
ngga mau di Tubless/ditusuk, banyak koq skr sistem tambal yg tidak harus 
ditusuk seperti tambal tip top. Terakhir Saya hanya bisa katakan, ngga mungkin 
pabrikan besar semerti Mercy. BMW, Audi menyertakan cairan penambal ban di 
produk mereka kalau cara kerja dan kemampuan ini tidak
 bagus, tidak baik, tentunya semua lewat pengujian.


Salam
Ajat
BCI 247

From: Tras No Wan <trasno...@gmail. com>
To: bal...@yahoogroups. com
Sent: Wednesday, October 14, 2009 10:33:37 PM
Subject: Re: [baleno] Penambal ban tubeless








 

    
                  Memang belum ada penelitian nya sich. Waktu itu saya juga 
mencoba-coba, karena ga ingin ban nya dicoblos pake model lama. Kalo memang 
sudah cairan yang lebih tepat dan cocok (walaupun saya yakin itu juga 
berdasarkan keterangan yang jual atau keterangan di dus nya, bukan dikeluarkan 
oleh badan resmi swasta/pemerintah ataupun internasional) , ya pemakaian dgn 
powerglue bisa diabaikan. Waktu itu ban baleno saya sudah lumayan menjelang 
botak (3 ban kena hajar paku pada waktu yang berbeda) dan dibawa ke bandung 
hingga ke soreang. Waktu pengeleman yang pertama sudah lebih dari tiga bulan 
dan yang baru seminggu(mungkin memang belum terbukti ya. kecuali sudah sampai 5 
tahun hehehe). Akhirnya di Bandung saya ganti ban lama (Potenza 60) dengan ban 
baru (Achiless Platinum ukuran sama), karena istri deg-2an hehehe.

Coba-coba ini sudah pernah saya lakukan pada mobil sebelumnya, Suzuki Katana, 
yang waktu itu sudah ganti ban 235/70 R15. Satu ban nya bocor dan saya kasih 
poweglue. Lumayan lama (hampir setahun) hingga akhir nya di jual sama bapak.

rgds,YosenonBCIersSerpong
2009/10/14 ajat sudrajat <ajat2...@yahoo. com>













 




    
                  Banyak cairan penambal ban yg dijual dipasaran, biasanya 
dalam bentuk botol/kemasan kaleng. Model penambal cairan ini biasanya dipake 
hanya dalam keadaan darurat aja. Dalam setiap kemasan mengandung cairan 
penambal ban dan angin untuk menambah angin ban, biasanya 7-10psi. Cara 
pakainya juga mudah tinggal masukan cairan ke lubang pentil dan otomatis ban 
akan ditambal dari dalam. Sepengetahuan Sy model tambal ban seperti ini sama 
sekali tidak mengandung resiko apapun buat ban, bagaimana mungkin bisa merusak 
kawat baja? Cairan ini berbahan silikon yg cara kerjanya mengisi celah 
bolong/bocor di ban sehingga kebocoran itu tertutup. Bahkan mobil2 mewah skr 
jarang yg pake ban serep, sebagai gantinya disediakan cairan penambal dan 
kompresor mini. Justru menurut Sy hati2 menggunakan powor glue, karena lem ini 
bukan duperuntukan untuk menambal ban dan belum ada pengujian ilmiah menyangkut 
keamanan ban yg dipakai. Yg harus diingat bahan lem ini
 bukan silikon/karet


 sehingga justeu bisa merusak si ban itu sendiri.



Salam

Ajat

BCI 247



On Wed Oct 14th, 2009 4:01 AM PDT bsyahbandar@ ymail.com wrote:



>Powerglue kalo kena air bukannya bisa rontok?

>Sent from my BlackBerry®

>powered by Sinyal Kuat INDOSAT

>

>-----Original Message-----

>From: Eddie Sindunata <eddie_sindu@ hotmail.com>

>Date: Wed, 14 Oct 2009 10:31:56 

>To: <bal...@yahoogroups. com>

>Subject: RE: [baleno] Penambal ban tubeless

>

>

>Emang kuat pake powerglue? Tahan berapa lama Om?

>

> 

>

>Salam,

>

>Eddie

>

>BCI 241

> 

>

>

>To: bal...@yahoogroups. com

>From: trasno...@gmail. com

>Date: Wed, 14 Oct 2009 13:09:07 +0700

>Subject: Re: [baleno] Penambal ban tubeless

>

>

>

>

>

>

>

>

>Kalau saya (sudah dipraktekkan di ban yang lama) pake power glue aja. Tapi 
>dengan syarat, anginnya sudah keluar semua alias tidak bertekanan lagi. Tunggu 
>setengah jam sampai kering dan berikutnya bisa digunakan lagi ban nya.. 


>

>Pakai penambal ban yang ditambahkan semacam karet tambahan, justru merusak 
>serat baja di dalam karet ban.

>

>

>rgds,

>Yose

>non BCI ers

>Serpong

>

>2009/10/14 <bsyahbandar@ ymail.com>

>

>Salam om & nte semua..

>Saya lupa apakah pernah dibahas sebelumnya, apakah pernah ada yang pake 
>penambal ban tubeless instan, yang katanya bisa nutup sela2 bocor di ban? 
>Kalau ada apa mereknya dan bisa dibeli dimana? Atau kalau ga salah namanya 
>otosil/otoseal/ autoseal (..spell nya ga tau :( )..


>

>Trims

>Sent from my BlackBerry®

>powered by Sinyal Kuat INDOSAT

>

>------------ --------- --------- ------

>

>Kunjungi Situs Baleno Club Indonesia di www.baleno.. infoYaho o! Groups Links

>

>

>

>

>

>

>

>                                         

>____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

>Windows Live: Keep your friends up to date with what you do online.

>http://www.microsof t.com/windows/ windowslive/ see-it-in- action/social- 
>network-basics. aspx?ocid= PID23461: :T:WLMTAGL: ON:WL:en- id:SI_SB_ 1:092010





 

      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        




 

      


        
        


      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke