Waduh semua kok jd rame n emosi begini ya?

Sebenarnya kalo mau diselidiki lebih pasti bs saja data2nya dikumpuli dulu. 
Semisal, data2 mobil yg fuel pump-nya kena, lokasi pengisian bbm selama rentang 
6-12 bulan terakhir, lokasi toko pembelian fuel pump pengganti (jika akhirnya 
rusak lagi), lokasi bengkel tempat service atau mengganti fuel pump (jika beda).

Dari database yg terkumpul, nanti bisa ditarik study empiris. Jd bs ada 
hipotesa awal yg benar secara statistik.

Dr situ br bs ditelusuri lagi sumber masalahnya ada dimana. Apakah SPBU, apakah 
mobil tangki, apakah Depot, apakah pelabuhan, apakah kilang, apakah toko 
sparepart, apakah grosir, apakah importir, apakah pabrik, apakah bengkel, 
apakah cacat design?

Memang akur sama Om Didin, ga bagus buat nuduh satu pihak sebelum ada bukti. 
Fitnah itu ga baik.

Well, ga setuju sih kl Shell operate Ron 88 juga. UUD pasal 33 bo, minyak dll 
dikuasai negara n untuk keperluan rakyat banyak. Jd lebih setuju kl diolah sama 
perusahaan lokal, secara Ron88 kan disubsidi.
Mungkin yg dikritik disini langkah nyata yg lebih terasa buat peran aktif 
perusahaan lokal pengelola terhadap masyarakat selain seputar bbm, semisal 
pendidikan dan kesehatan...

Peace all...peace... Hehehe....


best regards
Supena Krisnadi 'pepen'

sent from mobile device
-----Original Message-----
From: M h...@dis
Sent:  24.07.2010 08:40:02
Subject:  RE: [baleno] Re: Suzuki Buka Pengaduan Fuel Pump


Ya kalo cuma praduga sih boleh saja tapi kalo menjastifikasi yang belum ada
bukti itu yang mungkin kurang benar.

Satahu saya range toleransi yang diberikan untuk masalah BBM di Indonesia
masih lebar.

Misal : dari hasil analisa komposisi BBM masih masuk dalam range toleransi
dan komposisi tersebut ternyata tidak aman terhadap peralatan/komponen
tertentu lalu kira-kira siapa yang bisa disalahkan?

 

Kalo dalam mesin turbin yang bahan bakarnya dari solar  yang menjadi
penyebab kerusakan salah satunya adalah kandungan sulfur (belerang), dalam
kondisi tertentu dia akan bereaksi dengan Ferro (besi) pada sudu-sudu
turbine yang biasanya termasuk dalam  corrosion high temperature yang dpt
menyebabkan kerusakan yang bisa fatal.

 

Kalo dalam kasus fuel pump ya meneketehe lah.

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
Victory Kirana
Sent: Saturday, 24 July 2010 07:31
To: BCI
Subject: Re: [baleno] Re: Suzuki Buka Pengaduan Fuel Pump

 

  

Temans, pls jgn jd emosi.. Kasus ini ud jadi mslh besar..

Kita emang ga bs menyalahkan 1 pihak tanpa bukti, walo kecenderungan ud
keliatan. Sy sendiri sebagai keluarga salah 1 pengusaha spbu merasa sgt
terganggu krna kepercayaan konsumen turun, walo sampe saat ini alhamdulillah
ga ada keluhan langsung dr konsumen spbu kami.

FK3O banyak pihak lain saat ini msh melakukan survey tntg masalah fuel pump,
mudah2an hasilnya segera keluar.

Sampai saat itu, harap teman2 tdk terbawa emosi. Sy tdk melarang diskusi, tp
pls keep it cool.

Vic406

Sent by RedmilleR | NA Powered

  _____  

From: Tras No Wan <[email protected]> 

Sender: [email protected] 

Date: Sat, 24 Jul 2010 06:04:36 +0700

To: <[email protected]>

ReplyTo: [email protected] 

Subject: Re: [baleno] Re: Suzuki Buka Pengaduan Fuel Pump

 

  

Hehehe... akhirnya melebar lagi ke agama. Ok, saya terima kalimatnya. Untung
yang bicara adalah bukan pemerintah atau petinggi Pertamina.

Anggaplah bukan pertamina yang salah. Anggaplah semua korban fuel pump
adalah yang salah karena tidak introspeksi diri misal nya : 

1. servis nya dianggap tidak rutin, 

2. mobilnya salah pake BBM, harusnya Non Subsidi tapi Premium (subsidi)
lantaran tahun pakai - padahal setau saya Harrier boleh menggunakan Premium
-,

3. merk mobilnya bermasalah karena pakai barang reject shingga seharusnya
recall, 

4. gaya mengemudi yang tidak baik atau ugal-ugalan

5. salah beli barang, dianggap si pemilik kendaraan pakai barang bukan
original

6. dsb. seperti yang ditulis di media-media dan forum-2 untuk mengcounter
org yang menjadi korban fuel pump

Akan tetapi kenapa semua rusaknya di Fuel Pump ? Dan kenapa beberapa org
yang ngeluh fuel pump rusak karena selama ini isi di kendaraannya (yang
bukan 2005 ke atas) dengan Premium ? Selama ini kan yang dibicarakan tentang
Premium adalah oktan nya, bukan dikatakan akan menghambat laju aliran di
pompa nya mesin injeksi, tidak dengan karburator. Jika iya demikian, saya
pun akan tidak memakai premium tentunya. Ketika thn 2000an saya sudah
berfikir baleno pakai pertamax, karena saya tidak tau mesin injeksi itu
maunya diapakan. Tetapi ternyata ada keterangan di tangki bensin nya kalau
bisa pake oktan minimum 85 (jika masih bicara oktan BBM, bukan penghambat
laju aliran).

Jika bukan Pertamina yang salah, maka sebenarnya ada pihak lain yang
harusnya ditanya :

1. "Pembawa" BBM, alias truk tangki

2. SPBU

3. Merk kendaraan

Nah, sepertinya juga akan bersikap sama dengan Pertamina, yang tidak bisa
disalahkan atau mungkin halusnya "pihak tersangka" (dan memang saya juga
berlogika, tidak bisa disalahkan karena random). Dan akhirnya kembali ke
para pemilik mobil (yang juga difitnah atas kelakuan di kendaraannya atau
atas merek kendaraan yang random, jadi berdosa semua nya dong?). 

Ya sudahlah, seperti yang saya sebut sebelumnya, akhinya memang konsumen lah
yang memang ketiban sial. Kalau memang harus memilih toko (entah mo
dikatakan apa, parno atau takut terserah) itu hak konsumen, seperti halnya
hak para produsen atau penjual yang tidak bisa disalahkan (dengan atau tanpa
bukti).

Dan berita ini saya yakin hilang dengan sendirinya dan Pertamina sudah
selamat, sedangkan pemilik kendaraan ya cuma melongo saja. Jadi korban tapi
ga tau alasannya apa. 1-2 korban FP bisa saja mereka disalahkan, tapi
serentak begitu ?. Di BeRes Suzuki yang saya datangi, saya diberitahu bahwa
FP ini bukan barang yang cepat keluar masuk gudang (fast moving). Bukan
seperti oli atau busi. Jadi tidak tersedia banyak dalam waktu cepat.

Jika Om Didin dan lainnya adalah pegawai pertamina, saya (sebagai konsumen)
kira wajar saya diserang balik. Tetapi jika bukan, saya kira aneh juga.

 

regards,

Yose.

 

2010/7/23 <[email protected]>

  


Sori om Yose 

mesti nya om bisa nangkap maksutnya 
gak usah panjang lebar 
gw dari pertama kaget klo sampai pertamina disalahkan karena faktor rusaknya
fuel pump, dan its ok! 
tapi sampai sekarang saya belum menemukan apapun itu yang bisa membuktikan
bahwa pertamina memang salah 
makanya saya bilang sementara ini itu adalah HOAX! meski om bilang sudah
banyak korban, tapi menurut gw itu tidak menunjukkan bukti 

Nah sampai baca imel ini, anda masih bersikukuh bahwa pertamina adalah pihak
yang bersalah, jangan mangkir lah om, gunakan hati nurani anda kalau
sebenarnya anda emang pengen mengkambing hitamkan pertamina atas mogoknya
mobil anda. 

Kenapa saya bersikukuh punya opini yang melawan arus pikiran rekan2? 
saya cuma membayangkan, misal saya seperti ajat yang punya bengkel atau
apapun usaha itu, atau seperti kasus pantja julang dulu 
tiba2 banyak orang yang servis ke bengkel saya kasak kusuk bilang klo
bengkel saya melakukan sesuatu yang sama dan mengakibatkan rusak 
tetapi kalo ditanya apa buktinya? mereka gak bisa memberikan
buktinya........... 

seharusnya kalau anda fair, dari banyak penyebab fuel pump rusak, anda harus
memberikan info soal kebiasaan2 anda, instropeksi lah 
lalu kalau yakin bahwa anda sempurna, baru menyelidiki hal lain diluar anda 
lha ini belum menyelidiki dan punya bukti, ini malah koar2 menyebar hal yang
menurut gw adalah FITNAH dan HOAX! 

Kalau anda orang Islam, adalah dosa besar sampai memfitnah orang 

thnks 







Tras No Wan <[email protected]> 

Sent by: [email protected] 

23/07/2010 16:46


Please respond to
[email protected]


To

[email protected] 


cc

        

Subject

Re: [baleno] Re: Suzuki Buka Pengaduan Fuel Pump

 

                






Lha... mbal ku thn 2000, om. Lagipula masih ada kata "bakal".  
Kalau saja pertamina berkata "Kami memohon maaf kepada pemilik kendaraan
yang menjadi korban, karena ternyata memang BBM kali ini ada kesalahan
prosedur pencampuran.... dst." (perhatikan ada kata "kali ini" yang berarti
sebelumnya baik-2 saja dan sesudahnya nanti akan dijaga mutu nya). Saya akan
maklum, dan sementara (atau selamanya) tidak menggunakan premium. 
Jika premium adalah untuk "yang berhak", maka saya tidak bisa bayangkan
"yang berhak" jadi korban. Udah (hampir) lemah ekonomi, harus ganti fuel
pump segala (atau mungkin kena di mesin sekalian.) Silakan pikirkan dengan
baik dan dengan hati nurani yang baik pula. Pengguna kendaraan cuma
konsumen. Pelanggan adalah raja itu hanya ada di toko, bukan di areal
seputar pemerintahan. Tapi sudah diakui kan kalo pelanggan mo pindah ya
boleh atau bisa pindah toko saja ? 
Pertamina gak minta maaf sebenarnya juga gak ada pengaruhnya. Tinggal tunggu
reda berita nya saja. Indonesia bukan seperti di luar negeri. Sudah pada
ganti sendiri kan fuel pump nya ? Ga tunggu "gratisan" dari pertamina kan ? 
Saya sepakat untuk lebih baik menunggu hasil dari pertamina. Tapi tidak mau
berharap dengan hasil nya. Sudah tidak ada artinya lagi. Kejadian di bulan
ini cuma akan jadi cerita angin lalu saja untuk bulan-bulan kedepannya.
Semua akan melelahkan kalau ditampilkan lagi. Lebih baik dan nyaman, gunakan
saja BBM merk lain dulu sampai ada info lanjutan (resiko yang sudah harus
disiapkan Pertamina dan rekan-rekannya ketika merk lain buka usaha yang sama
di Indonesia kan?) Tokh juga harga gak jauh beda dengan Pertamax. 
  
regards, 
Yose.
(yang sebenarnya lelah berkoar-koar, tapi sebel dengan tuduhan yang
sembarangan kepada semua pemilik kendaraan yang jadi korban, langsung atau
tidak langsung) 

  
2010/7/23 agentenzo <[email protected]> 
  
Bro, cape gw dengernya. Pelanggan adalah raja, tetapi bukan Tuhan. Bukan
cuma penjual yang bisa salah. 
Kalau tidak suka ya sudah, kalau udah waktunya naik kelas ya sudah, jangan
berkoar-koar terus seperti itu.

Sampe sekarang belum ada yg bisa memastikan secara empiris bahwa kualitas
premium yg jadi biang keladi. Pertamina sudah uji sampling ke puluhan SPBU
di jabodetabek, hasilnya premium tidak bermasalah. Memang tidak tertutup
kemungkinan ada SPBU yang melakukan kecurangan, dan itu tengah diselidiki
pertamina dan Dirjen migas 

Skrg kenapa orang2 yg muncul di TV seperti ATPM, taksi dsb tidak ada yang
terang2an menyalahkan Pertamina? 

Satu lagi, Poin yg anda sebut paling awal dibawah : Pertamina menyalahkan
pemilik mobil. Dude, kapan pertamina menyalahkan pemilik mobil? Pertamina
menghimbau supaya mobil keluaran 2005 ke atas, yang hampir semuanya
berteknologi tinggi seperti VVT-i, VVT, VTEC, untuk menggunakan BBM dengan
oktan min.92. Coba tanya semua bengkel resmi, apa ada yg lebih menyarankan
premium dibanding pertamax utk mobil 2005 keatas? Kalau mau pakai premium ya
gak ada yg melarang, but use it at your own risk.

Gw juga berharap kalau memang sumber permasalahan utama SUDAH TERBUKTI dari
quality premium maka seyogyanya Pertamina jg meminta maaf kepada publik.
Toyota (USA) yg sedemikian besar saja bisa meminta maaf dan merecall
produknya.

Enzo
BCI 439 


--- In [email protected] <mailto:baleno%40yahoogroups.com> , Tras No
Wan <trasno...@...> wrote:
>
> pasti yang punya pertamina ga mau dituduh karena bbm premium nya.
> yang disalahkan bakal ke pemiliknya, kenapa Freed diisi premium. mobil
baru
> dan kelihatan mewah koq pake premium ?
> nah kalo dibilang bahwa Freed bisa terima premium, sebagaimana Toyota
> Harrier, bakal akan tetap disalahkan,
> kenapa beli mobil yang rusak fuel pump nya (barang reject gitu) ?
> intinya, sudahlah konsumen terima aja dech kalo harus ganti fuel pump nya.
> (masih bgus kalo cuma ganti, nah kalo udah menyangkut
> "kerepotan" plus ada unsur penipuan ketika terjadi di jalan raya atau
tol?)
> mau di clash action juga percuma. lha wong udah pada diganti
> yang baru koq. (berarti udah selesai kan masalahnya?) makanya gampang aja,
> langsung tidak usah isi di toko lama. ganti toko baru.
> pelanggan ga dijaga, pasti kabur.
> 
> regards,
> Yose.
> 
> 2010/7/23 doddy alexander <doddy...@...> 

> 
> >
> >
> >
> > ada honda freed yang beli gress beberapa bulan langung KO fuel pump nya
om
> > bingung krn sparepart nya juga blm banyak beredar
> > 
> > --- On *Fri, 7/23/10, Tras No Wan <trasno...@...>* wrote:
> >
> >
> > From: Tras No Wan <trasno...@...> 

> >
> > Subject: Re: [baleno] Suzuki Buka Pengaduan Fuel Pump
> > To: [email protected] <mailto:baleno%40yahoogroups.com> 
> > Date: Friday, July 23, 2010, 3:01 AM
> >
> >
> >
> >
> > jika baleno 2000 diwajibkan pakai oktan 92, saya akan pakai pertamax.
> > masalahnya di tutup tangkinya ditulis minimum oktan adalah 85.
> > maka saya pakai pertamax.
> > masalah kapok itu kan wajar. jika ini dirasakan oleh semua korban fuel
> > pump, ya berarti bagi-2 rejeki ke toko sebelah.
> > gampang kan ? produsen ingin membela dagangannya, konsumen juga bisa
ganti
> > toko.
> >
> > rgds,
> > Yose
> > 
> > 2010/7/23 <didin.syafrudin@ iff.com <http://iff.com/>
<http://mc/compose?to=didin.syafru...@...> 

> > >
> >
> >
> >
> >
> > pake bensin apapun klo waktunya ganti ya ganti gan......... .....
> > apalagi karena selama ini pakai bbm bersubsidi begitu ada masalah fuel
pump
> > langsung menyalahkan pertamina
> > dan baru sekarang kapok pakai pertamina... .....hehee. .........
.........
> >
> >
> > 
> > *Tras No Wan <trasno...@gmail. com<http://mc/compose?to=trasno...@...>
> > >*
> > Sent by: bal...@yahoogroups.
com<http://mc/[email protected]> 

> >
> > 23/07/2010 10:25
> > Please respond to 
> > bal...@yahoogroups. com <http://mc/[email protected]>
> >
> > To
> > bal...@yahoogroups. com <http://mc/[email protected]> 

> > cc
> >
> > Subject
> > Re: [baleno] Suzuki Buka Pengaduan Fuel Pump
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > nasib jadi konsumen... cuma korban.
> > dikatakan "isu belaka" karena pertamina takut.
> > udah kapok pake premium. pertamax juga cuma buat kepepet doang (misal :
> > keluar kota yang ga ada merk impor).
> > cuma mesin karburator aja yang sanggup dengan bbm ber lumpur. injeksi?
> > teruskan saja pakai premium sampai ketemu waktu nya untuk ganti.
> >
> > regards,
> > Yose M.
> > 
> > 2010/7/23 Rynto Utama <*ryntogeologi_ 9...@yahoo.
com*<http://mc/compose?to=ryntogeologi...@...> 

> > >
> >
> > ..permisii ...
> >
> >
> > numpang share informasi ..
> >
> > *Jakarta* - Mobil-mobil Suzuki dilaporkan banyak yang mengalami
kerusakan
> > komponen fuel pump. ATPM Suzuki pun membuka diri bila memang ada yang
> > ternyata bermasalah.
> >
> > "Bisa ke kontak yang ada di SPBU Pertamina, bisa juga ke kita langsung,"
> > Deputi General Manager Marketing R-IV Brand I PT Suzuki Indomobil Sales
> > (SIS), Johannes Saragih di Jakarta.
> >
> > Sebelumnya baik anggota komunitas Suzuki Karimun maupun Baleno
mengeluhkan
> > rendahnya kualitas Premium.
> >
> > Kualitas Premium saat ini diduga membuat tangki terendam lumpur. Bila
tidak
> > dibersihkan, kotoran tersebut akan menyumbat fuel pump dan membuatnya
mampet
> > hingga akhirnya rusak.
> >
> > Namun meskipun komunitas Suzuki Karimun dan Baleno mengeluhkan rendahnya
> > kualitas Premium membuat fuel pump mobil mereka menjadi rusak, Suzuki
> > ternyata belum mendapatkan pengaduan akan hal itu.
> >
> > PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang merupakan pemegang merek mobil
Suzuki
> > di Indonesia mengaku belum mendapat pengaduan terkait hal tersebut baik
dari
> > perorangan maupun kelompok atau komunitas.
> >
> > "Belum, belum ada pengaduan yang masuk," ujar Johannes.
> >
> > Johannes pun seiya sekata dengan Pertamina yang mengatakan kalau
menurunnya
> > kualitas Premium itu hanyalah sebatas isu belaka.
> >
> > "Saya masih pakai Premium dan setiap 3 hari sekali diisi, tapi belum ada
> > pengaduan satu pun," paparnya.
> >
> >
> > Salam,
> > R y n t o
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
> > This communication contains information of International Flavors &
> > Fragrances (IFF) and/or its affiliates that may be confidential,
> > proprietary, copyrighted and/or legally privileged, and is intended only
for
> > the addressee. Any copying, dissemination or other use of this
information
> > by anyone other than the intended recipient is prohibited. If you have
> > received this communication in error, please contact the sender and
delete
> > it from your system.
> >
> >
> >
> >
> > * * * * * * * * * *
> >
> > This communication contains information of International Flavors &
> > Fragrances (IFF) and/or its affiliates that may be confidential,
> > proprietary, copyrighted and/or legally privileged, and is intended only
for
> > the addressee. Any copying, dissemination or other use of this
information
> > by anyone other than the intended recipient is prohibited. If you have
> > received this communication in error, please contact the sender and
delete
> > it from your system.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > 
> >
>







* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
This communication contains information of International Flavors &
Fragrances (IFF) and/or its affiliates that may be confidential,
proprietary, copyrighted and/or legally privileged, and is intended only for
the addressee. Any copying, dissemination or other use of this information
by anyone other than the intended recipient is prohibited. If you have
received this communication in error, please contact the sender and delete
it from your system. 





* * * * * * * * * *

This communication contains information of International Flavors &
Fragrances (IFF) and/or its affiliates that may be confidential,
proprietary, copyrighted and/or legally privileged, and is intended only for
the addressee. Any copying, dissemination or other use of this information
by anyone other than the intended recipient is prohibited. If you have
received this communication in error, please contact the sender and delete
it from your system. 






 




Kirim email ke