HHmmmmm...
Gimana yach, memang selama ini pertamina diminta menjaga kualitas sampai di 
SPBU tapi transportir gak ada yang ngawasi gimana kelakuan di jalannya, SPBU 
tidak semua SPBU yang berlogo pertamina milik pertamina.

Memang sich, BBM di Indonesia TIDAK 100% produk dalam negeri sebagian masih 
impor, solar, bensin (premium), HOMC (bahan baku bensin), minyak tanah (sebelum 
ada konversi gas, sekarang tau tuh masih impor ato tidak), minyak hitam (MFO). 
Dan pertamina sudah punya SOP untuk pembongkaran (TIDAK akan dibongkar kalau 
OUT OF SPEC) based on spec. pemerintah Indonesia yang range toleransinya cukup 
lebar (sample di ambil sebelum kapal di sandarkan di pelabuhan pertamina, ato 
Ship to Ship).

Nah kalo pertamina sudah "menantang" dia yakin produknya bagus sesuai spec, 
kira-kira pihak ATPM dll bisa gak tuh untuk membuktikan kalo emang tidak bagus? 
kalo mau cari lab yang independent masih banyak kok, tinggal bawa sample tuk 
dianalisa komposisinya..... ya kira-kira tdk lebih dari 2jtrp dah tahu hasilnya.

Bagaimana menurut Anda?

Sent from Mercedez 6WD - BCI 479

----- Original Message ----- 
  From: Didin Syafrudin 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, July 26, 2010 1:04 AM
  Subject: Re: [baleno] Ajakan Perang Pertamina


    

  Haha om nanang

  Itu lah kenapa, disini didominasi oleh opini yang ga berimbang dan ga sehat 
dari orang2 yang mengalami kerusakan.
  Ini membentuk opini yang menyesatkan karena setelah 1 minggu sy pantau belum 
ad yg bs membuktikan bahwa itu kesalahan pertamina.
  Saya ingin teman2 open mind, tidak parno, hanya karena provokasi dari orang. 
Buktikan klo temen2 itu berpendidikan, tidak latah, dan punya logika yang 
sehat. Kasihan orang yg bener awam dan butuh premium spt angkot n ojek, yg cuma 
denger premium bermasalah, bisa apa mereka.

  Mungkin sedikit flashback, kasus rush bca lalu spt nte mona bilang, antri 
premium buat ngejar bbrp ratus perak. Gak tau orang lain ya, gw cuma ketawa 
ngeliat kelakuan kyk gitu. Mungkin jg krn sy ga punya duit byk di BCA n buat 
nimbun premium.
  Dan sy juga berani taruhan, klo malam sebelum subsidi premium dicabut bakal 
macet dan antri panjang di spbu, ga peduli sebusuk apapun premium.

  Sy pernah ndut2an berat bbrp tahun yl krn byk lumpur akibat g pernah kuras 
meski di milis byk yg ngingetin untk kuras tangki setaun sekali, kuras tangki 
ke 2 kali baru bisa dianggap bersih sambil ganti pump kw 1.
  Belum sampe 2 bln sy mogok di pancoran krn fp mati, derek ke cileduk, bongkar 
sendiri fp dlm kondisi tangki full, lalu pasang lagi pump ori yg sblmnya 
dicopot.
  Sampe sekarang pump ori itu blm mati krn sejak itu sy selalu rutin kuras dan 
pilih2 spbu yg bs dipercaya.

  Sy orang produksi, dan hasil pasti terjamin krn byk regulasi yg hrs dipenuhi. 
Tapi kadang transporter, distributor dan costumer juga suka nakal.

  Salam


    On 25 Jul 2010 11:51, <[email protected]> wrote:


      
    Om didin,
    Kalo om dipihak yg jebol fuel pump nya mungkin pernyataan2 om berbeda dgn 
yg selama ini om tulis.

    Salam ga rusuh.


    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
Teruuusss...!


----------------------------------------------------------------------------

    From: Didin Syafrudin <[email protected]> 
    Sender: [email protected] 
    Date: Sat, 24 Jul 2010 22:01:19 +0700

    To: <[email protected]>
    ReplyTo: [email protected]
    Subject: Re: [baleno] Ajakan Perang Pe...




  

Kirim email ke