Ada penipuan dengan modus seperti diceritakan dalam email yang saya forward ini.
Salam Gde Wisnaya -----Original Message----- From: pwr [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Wednesday, November 27, 2002 7:41 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [itb77] Fw: [huis-a] FW: Modus baru penipuan sekedar info -----Original Message----- From: Gunawan BZ <[EMAIL PROTECTED]> To: Team SAP Unity <[EMAIL PROTECTED]>; Andreas Japar ([EMAIL PROTECTED]) <[EMAIL PROTECTED]>; Eddie T. Putro ([EMAIL PROTECTED]) <[EMAIL PROTECTED]>; Evita ([EMAIL PROTECTED]) <[EMAIL PROTECTED]>; Kordinal ([EMAIL PROTECTED]) <[EMAIL PROTECTED]>; M. ASROF ([EMAIL PROTECTED]) <[EMAIL PROTECTED]>; Niken ([EMAIL PROTECTED]) <[EMAIL PROTECTED]>; Pwr ([EMAIL PROTECTED]) <[EMAIL PROTECTED]>; Retno tuti sunarni ([EMAIL PROTECTED]) <[EMAIL PROTECTED]>; Sodik ([EMAIL PROTECTED]) <[EMAIL PROTECTED]>; Suneng (erwin subiandhono [[EMAIL PROTECTED]]) <[EMAIL PROTECTED]>; Yunardi Yusuf ([EMAIL PROTECTED]) <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sunday, November 24, 2002 5:24 PM Subject: FW: [huis-a] FW: Modus baru penipuan -----Original Message----- From: Bersama Salamuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Thursday, November 21, 2002 4:47 PM To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Medan Users Subject: [huis-a] FW: Modus baru penipuan Ini pengalaman rekan saya di kantor. Sekedar jaga-jaga... -----Original Message----- From: Heru Prastyawan Sent: 20 Nopember 2002 16:39 To: Construction & Installation Subject: Modus baru penipuan Ini kisah nyata, dialami sendiri oleh penulis.Sekedar informasi agar teman-teman selalu waspada terhadap aksi penipuan. Pada hari Kamis (17 oktober 2002) sekitar jam 9-an pagi, saya ditelpon dari nomor 08129640581 ke ponsel saya oleh orang yang mengaku dari kepolisian. Orang tersebut mengatakan bahwa nomor ponsel saya telah digandakan oleh penjahat Narkoba (?) dan sedang dilacak.Untuk itu dia meminta saya untuk mematikan ponsel pada hari itu sampai pukul tiga. Tentunya saya tidak langsung percaya.Saya tetap menyalakan ponsel. Tetapi tak lama kemudian orang itu menelpon lagi sambil marah-marah karena saya tidak juga mematikannya. Saya pikir, daripada ditelpon lagi, akhirnya saya matikan juga.Karena masih tidak percaya saya nyalakan lagi sekitar 15-20 menit kemudian. Tidak beberapa lama langsung masuk telpon dari kakak saya di Pekanbaru. Dia menanyakan keberadaan saya, dan saya jawab lagi berada di kantor. Dengan emosi, kakak saya memberitahukan bahwa tadi ada yang menelpon ke Padang, mengabarkan bahwa saya kecelakaan dan dalam kondisi yang sangat parah. Dengan berita seperti itu tentu orang tua beserta keluarga-keluarga di Padang sangat panik. Untungnya langkah pertama yang dilakukan oleh Ayah saya adalah menghubungi kakak-kakak saya serta keluarga yang ada di Jakarta.Saya langsung sadar bahwa telah terjadi percobaan penipuan dengan modus membuat berita kecelakaan dan mencoba memutuskan akses ke saya dengan cara menyuruh mematikan ponsel. Setelah mendengar berita itu saya langsung konfirmasi ke Padang dan mengabarkan bahwa saya baik-baik saja.Saya menanyakan apayang telah terjadi. Ayah saya bercerita bahwa sebelumnya ada yang menelpon mengabari bahwa saya kecelakaan. Orang itu menyebutkan saya dalam kondisi yang kritis dan membutuhkan suatu alat (?) yang berharga sekitar 17,5juta. Orang itu menyuruh orang tua saya menghubungi: Apotek Kimia Farma telp:(021)4254763, atau RSCM telp:(021)5327584. Selain itu juga disebutkan beberapa no ponsel (katanya itu punya dokter), yaitu: 0818778193 dan 08129050574. Saya yakin nomor-nomor tersebut palsu, merupakan bagian dari komplotan penipu. Sudah dapat diduga, apabila orang tua saya menghubungi nomor-nomor itu, nantinya akan disuruh mentransfer uang ke rekening tertentu. Saya bersyukur telah terhindar dari penipuan yang menurut saya sangat licik. Mereka berusaha membuat suasana panik, dengan sebelumnya membuat saya tidak dapat dihubungi (belakangan saya tahu pada saat yang sama ada orang yang menelpon ke tempat kos, mengaku dari telkom dan dengan alasan ada perbaikan menyuruh mematikan telpon di kos-an saya itu sampai pukul tiga). Saya bisa membayangkan bagaimana paniknya keluarga saya pada saat itu. Tentunya itulah yang diharapkan penipu tersebut dan mencoba mengambil keuntungan dari kondisi kepanikan seperti itu. Saya berharap teman-teman dapat waspada, terutama yang ada di perantauan dan memiliki orang-tua serta saudara yang jauh di daerah. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. [Non-text portions of this message have been removed] *********************************************** *********************************************** Sumbangan untuk ENDOWMENT FUND ITB Alumni ITB Angkatan 1977 mohon dikirim ke : BRI KCP ITB Agus Dana Permana Siti Anna Mardiana Acct no : 0593-01-000205-50-8 To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/ ---------------------------------------------------------------------------- Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 250.000 tunai ---------------------------------------------------------------------------- -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
