Setuju sekali kalau hal ini dapat disatukan tentunya dibawah koordinasi tertentu misalnya di pak Gde atau Em'bak Widi dan diharapakan dapat kontinue (berkesinambungan).
Gde Wisnaya Wisna <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Program clean up Bali adalah salah satu program yang digagas oleh Mbak Widi
dkk sudah beberapa kali di Taman Nasional Bali Barat (TNBB), dan sangat
sukses. Paling tidak mampu menstimulasi banyak orang tentang perlunya
menangani sampah dan kebersihan bersama-sama. Dalam bulan februari 2003 ini,
Mbak Widi juga mau membuat program clean-up Buleleng dengan mengambil 3
lokasi, yaitu Pura Ponjok Batu, desa Bungkulan dan Pantai Utara Buleleng
dari Kota sampai ke Lovina. Dalam bulan januari ini LP3B Buleleng akan
mengadakan seminar sampah dengan tema: Mencari Paradigma Baru Penanganan
Sampah. Beberapa kali saya dan Mbak Widi sudah komunikasi. Dan menghasilkan
program bersama, yaitu seminar dan clean-up tersebut. Mbak Widi juga akan
berbicara dalam seminar tsb. dan LP3B juga akan terlibat dalam program clean
up Buleleng, karena kita sangat berterima-kasih dan melihat sangat bagus
program clean u p nya Mbak Widi.
Perlu saya expose juga dalam kesempatan ini, bahwa Pak Tirtawan dan his wife
(Beate) juga sudah jalan dengan program pembersihan kali di Pemaron, dan
hasilnya: 8 truk sampah sudah berhasil diangkut dari kali tersebut. Pak
Tirtawan mendapat donasi dari tamu-tamu jerman yang pernah ke Lovina.
Saya melihat bahwa ternyata dalam waktu bersamaan banyak diantara kita yang
berfikir tentang sampah dan bagaimana membuat Buleleng sedikit lebih bersih.
Oleh karena itu, barangkali akan lebih baik kalau niat dan gerakan itu kita
satukan. Juga gerakan bersih bersih serta peduli sampah ini akan kami coba
lakukan secara sustainable (berkesinambungan), agar efek stimulasi ini
terasa ada.
Salam
Gde Wisnaya
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail Plus - Powerful. Affordable. Sign up now
