Wisnaya, anda benar sekali.....

Setelah berumur 30 tahun dan pinjam uang word bank, ternyata sampai juga
di pemaron wah...., lalu di pasang laki sama orang neraka PT.PI, dan
ternyataaa, pakunta sudah karatan dan ada yang hilang bahkan banyak yang
pendek karena hancur tetapi berusaha di sambung.

 Lalu, dinane meganti , jani sube dadi bulan, tur bualane meganti
mekiken nepuken tiban..... tusing laut dadi listrikkk.
Kaukin tiang  nyamane uli medure, lan kiloin tiang besine punike. Utang
saking world bank warisang tiang teken cucun tiange...

Saje gati, nike wastane engineering for electrical power, sare base
baline rekayasa energi kelistrikan... keto, oraen masi Ketut Arthana

Ketut Teja



-----Original Message-----
From: Gde Wisnaya Wisna [mailto:[EMAIL PROTECTED]] 
Sent: 24 January, 2003 2:03 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [bali] Re: Mengintip neraka...humor doang.

Teja, anda pintar juga membuat orang tertawa. Tapi anda tahu kenapa
kursi
listrik tersebut karatan ? Ayo tebak !

Ternyata kursi tersebut adalah kursi bekas yang sudah berumur 30 tahun,
dipindahkan dari nerakanya orang lain. Memindahkannya pun pakai uang
pinjaman world bank.

Gde

-----Original Message-----
From: ketut.tejawibawa [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Thursday, January 23, 2003 12:21 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [bali] Mengintip neraka...humor doang.



 Mengintip neraka...humor doang.

Seorang warga Indonesia meninggal dan menuju ke neraka.  Di sana ia
mendapatkan bahwa ada neraka yang berbeda-beda bagi tiap negara
Pertama ia ke neraka orang Jerman dan berseru: "Kalian ngapain saja di
 sini?"
Ia dijawab: "Pertama-tama, kita didudukkan di atas kursi listrik
selama satu jam. Lalu ada yang membaringkan kita di atas ranjang paku
selama  satu jam lagi. Lalu, setan Jerman muncul dan memecut kita
sepanjang sisa  hari."
Karena kedengarannya tidak menyenangkan, sang orang Indonesia menuju
tempat lain. Ia coba melihat-lihat bagaimana keadaan di neraka AS dan
neraka Rusia, dan banyak lagi. Ia mendapatkan bahwa kesemua
neraka-neraka itu kurang-lebih mirip dengan neraka orang Jerman.
Akhirnya ia tiba di neraka orang Indonesia, dan melihat antrian
panjang orang yang menunggu giliran untuk masuk.

Dengan tercengang ia bertanya: "Apa yang dilakukan disini?"
Ia memperoleh jawaban: "Pertama-tama, ada yang mendudukkan kita di
atas kursi listrik selama satu jam. Lalu ada yang membaringkan kita di
atas ranjang paku selama satu jam lagi. Lalu setan Indonesia muncul dan
memecut kita selama sisa hari."

"Tapi itu persis sama dengan neraka-neraka yang lain.Kenapa dong
begitu  banyak orang ngantri untuk masuk sini?"
"Disini pemeliharaan begitu buruknya, kursi listriknya nggak nyala,
ada yang mencuri seluruh paku dari ranjang paku, dan setannya adalah
mantan pegawai negeri, jadi ia cuma datang, tandatangan absen, lalu
pergi ke kantin..."





--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>


------------------------------------------------------------------------
----
 Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah
masing-masing Rp 250.000 tunai
 
------------------------------------------------------------------------
----

--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>


--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke