Dear friends, apa yang tergambar pada saat peletakan batu pertama sudah jelas, masyarakat menolak! Kalau ada yang setuju, kan nggak harus pakai truk segala, mbok ya...keluar aja dari rumah masing-masing....bukan datang dari kejauhan (negeri antah berantah)....yang bersikap seolah-olah Pemaron milik mereka. Ini sebenarnya jelas menunjukkan marginalisasi kelompok masyarakat di Pemaron sendiri. Saya tidak mengerti kenapa Pak Bupati mengatakan sudah terlalu lama berdialog, dan sekarang dialog sudah tertutup. Perasaan selama ini nggak pernah mau diajak dialog. Jelas ini bukan pertunjukkan " Vagina Monolog" tapi "Penis Monolog". Ya....saya yang selama ini sedikit berharap bapak bupati rada ilmiah, sekarang semakin yakin...negeri ini memang negeri para preman. Buktinya? Siaran SCTV kemarin siang (kasus Tempo) membuat semua Dewan tertegun, terpesona oleh puisi Tomi Winata yang mau nembak dirinya sendiri (kalau terbukti pengedar narkoba). Saya sempat terkesima, takjub, simpati, and then.....Tomi layak dapat oscar, untuk kategori film dokumenter.
Subha Asubha Karma Kita tidak berhak khawatir akan masa depan, jika kita tidak mempunyai tingkat kekhawatiran yang sama pada saat ini. Widi --- Sudarma <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Yth. Pak Wis dan Pak Dewa Anom, > > Saya menyaksikan sendiri bahwa memang ada > demonstrasi dua > kelompok yang pro dan Kontra berhadapan pada > Peletakan > batu pertama PLTGU bekas tersebut. Saya juga membaca > > berita tentang demonstrasi ini di koran-koran lokal > dan > nasional. > > Ada indikasi yang sangat jelas bahwa kelompok Pro > dibayar > dan dibiayai oleh Proyek PLTGU dan Bupati. Kelompok > pro > memakai banyak mobil truk dan lain-lain. > > Selamat berjuang. > > Salam, Sudarma > ---------------------------------------------------- > On Mon, 10 Mar 2003 20:11:43 +0930 > "Gde Wisnaya Wisna" <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > >Yth. Pak Sudja, > >Sore ini saya melihat langsung ada sekitar 10 truk > polisi > >Brimod yang sudah > >sampai di lokasi Pemaron. Polisi ini jelas akan > >mengamankan peletakan batu > >pertama besok. Saya heran, kenapa pejabat nggak > risi > >bahwa peletakan batu > >pertama sebuah proyek harus dikawal polisi sebanyak > itu, > >bukankah ada > >sesuatu yang nggak beres dalam proyek tersebut ? > Sampai > >setahunkah polisi > >menjaga proyek tersebut ? Kalau dalam > pembangunannya juga > >proyek tersebut > >masih aman, apakah terus pengoperasian PLTGU > tersebut > >dijaga 1 peleton > >polisi ? Negara seperti apa negara kita ini ? > > > >Salam > >Gde Wisnaya > > > >-----Original Message----- > >From: nsudja [mailto:[EMAIL PROTECTED] > >Sent: Thursday, March 13, 2003 6:27 PM > >To: [EMAIL PROTECTED] > >Cc: gde Wisnaya Wisna > >Subject: Re: Antwort aus Pemaron > =========================================================================================== > Malas antri buat mendapatkan print-out tagihan > telepon ? Klik aja http://billinfo2.plasa.com > Gratis Perpanjangan dan Pendaftaran Nama Domain > http://idc.plasa.com khusus di bulan Maret ! > =========================================================================================== > > -- > Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. > > Publikasi : http://www.lp3b.or.id > Arsip : http://bali.lp3b.or.id > Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> > Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> > Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> __________________________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Platinum - Watch CBS' NCAA March Madness, live on your desktop! http://platinum.yahoo.com -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
