|
Yth. teman-teman milis LP3B.
Dari semula proyek yang kontroversial ini mencuat,
saya sudah sangat khawatir bahwa proyek ini akan tetap dipaksakan. Dan dampak
dari proyek ini kedepan juga sangat menghawatirkan dari pelestarian lingkungan
hidup utamanya sektor pariwisata dan perikanan. Sebagaimana kita ketahui sejak
dulu Kabupaten Buleleng sangat terkenal dengan sektor wisata, sektor perikanan,
peternakan dan juga perkebunan serta kota pendidikan.
Pembangunan proyek PLTGU yang memakai BBM HSD yang
distribusinya lewat laut itu sangat berbahaya bagi dua sektor yang saya sebut
tadi. Tengoklah Pelabuhan Celukan Bawang, limbah sisa solar, olie dari
kapal-kapal besar yang bersandar sudah mulai terlihat tanpa ada biro kontrol
yang menanganinya!!. Ini sangat mengkhawatirkan saudara-saudara kita yang
bergerak di sektor perikanan yang sangat pesat itu disepanjang pesisir pantai
utara Singaraja mulai dari pantai Pengastulan sampai pantai Sumberkima. Dan
tidak menutup kemungkinan pantai Lovina akan terkena pula.
Jadi saya sangat menolak rencana pembangunan PLTGU
tersebut dibangun di Pemaron.
Sekian dari salah satu warga Buleleng yang perduli
dengan Bali masa depan yang tinggal di JL. Holis Permai II No. 18 Bandung dan
sekarang bekerja di Indonesian Aerospace Ltd.
Selamat berjuang semoga sukses dan Kota Singaraja,
Kabupaten Buleleng tetap asri dan lestari,
KD
|
- [bali] Re: Kami mendukung anda ketutd
- [bali] Re: Kami mendukung anda wijaya_kusuma
- [bali] Re: Kami mendukung anda nimade widiasari
- [bali] Re: Kami mendukung anda Gde Wisnaya Wisna
