|
Om Suasti Astu,
Bos kita ini jarang muncul di milis, tetapi sekali muncul,
isinya langsung nembak. Nama anda sudah saya masukkan kedalam barisan yang
menolak PLTGU Pemaron. Nggak setuju, boleh protes langsung ke saya. Kita sudah
berkali-kali membuat ulasan, analisa dan tulisan mengenai alternatif pengganti
lokasi Pemaron, tetapi karena nggak mau didengar ya itu tadi namanya jangkerik
bongol:). Saya coba attach satu tulisan saya dengan Pak Sudja yang sudah pernah
dimuat di Bisnis Bali. Hanya Bisnis Bali yang mau dan berani muat ! Disana
kami berikan beberapa alternatif.
Soal tenaga surya tsb., daya yang anda butuhkan itu 23 KVA
cukup besar untuk ukuran solar power. Kalau bisa tolong berikan rinci penjelasan
untuk apa, (penerangan, pompa, atau apa ?), lalu sistem tegangannya mau minta
berapa Volt (ini untuk menentukan jumlah paralel dan seri array PV nya),
bekerjanya sistem itu diharapkan berapa jam (apakah siang hari atau juga malam
hari) karena akan menentukan besarnya baterai, lalu mau dipasang dimana (ini
akan disesuaikan dengan pola radiasi matahari dan kekuatan cahaya matahari
disana) ?. Untuk ini barangkali anda bisa langsung ke jalur khusus: [EMAIL PROTECTED]. Maksud saya
agar mereka yang tidak mafhum atau tidak berkepentingan merasa terganggu. Saya
tunggu Tut Ar.
Salam
Gde Wisnaya
----- Original Message -----
Sent: Thursday, April 03, 2003 7:39
PM
Subject: [bali] Selamat Hari Raya
Nyepi
Om Suasti Astu,
Kepada seluruh rekan yang merayakan :
Selamat Tahun Baru Caka 1925, Semoga setelah melakukan Berata Penyepian,
semangat semakin menggebu-gebu.
Bapak Presiden Wisnaya,
Aku bingung mau ngisi daftar dukungan yang mana, soalmya ada yang panjang
dan ada yang pendek, artinya ada yang up todate dan ada yang kedaluwarsa.
Setelah kita mengumpat-umpat habis dan ternyata tetap jangkrik bongol,
apasih program ke depan, kita kan bukan mahasiswa lagi, apa ada suatu
alternative lain misalnya lokasi yang lain ( kali ada yang mau nyumbang tanah
), Apa ada studi alternative lain, okelah alat tersebut dipasang disana, tapi
dari segi dampak lingkungannya harus memenuhi spesifikasi tertentu,
orang bikin reaktor nuklir aja bisa aman kok. Berapa sih sisa life span mesin
tersebut sebelum onderdilnya diganti dengan tenaga kuda beneran ? Jadi listrik
yes, tapi speknya a, b, c, d., bapak-bapak yang di atas juga nggak kehilangan
muka,( walau sekarang mungkin udah nggak ada mukanya).Kok kesannya orang
buleleng ini maunya ribut aja, mungkin aja kita dibilang bodo oleh kabupaten
lain, soalnya kita kalah publikasi ama IP, apa tidak usaha untuk membuat
artikel yang rada ilmiah ( bukan surat pembaca ), yang menjelaskan mesin apa
yang akan dipasang, kondisinya bagaimana, dampaknya bagaimana dsb, jangan
terlalu berat, biar orang ngerti.
Wis, masalah lain :
Aku butuh tenaga listrik tenaga surya, kira2 23KVA, anda bisa quote nggak,
berapa kira2 construction cost nya, dan juga running and maintenance
costnya.
Thanks
ketut arthana
Do you Yahoo!? Yahoo! Tax
Center - File online, calculators, forms, and
more
|