Pak Gd Wis,
 
Mumpung bicara soal SMPN 1 Singaraja, dan Pak Gd rasanya jadi ketua komite sekolahnya, mohon diupayakan agar tidak lagi ada kegiatan les privat oleh gurunya kepada anak didiknya sendiri. Saya kurang yakin obyektifitas evaluasi guru akan optimal jika kondisi ini tetap berjalan.
Seyogyanya hal ini benar-benar secara tegask tidak diperbolehkan di setiap sekolah. Silahkan memberi les tapi JANGAN pada anak didiknya yg sedang mereka ajar.
 
Best,
I Nengah Suparta

Gde Wisnaya Wisna <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Tut Ar,

Saya hanya memforward yang unik dari Kafi Kurnia, tapi terus terang
belum sempat ke Warung Tugu Canggu dan ke Hotel Tugu Malang. Bagus
informasi anda tentang Tugu Malang, bagaimana kalau di Tugu Canggu,
barangkali kalau kebetulan lewat, bisa juga disamperin. Setidaknya
perlu gambaran bagaimana konsistensi antara konsep inti dan
implementasinya. Kayaknya orang-orang Indonesia pada umumnya lemah
dibagian ini, konsistensi. Dan satu hal yang telah anda tambahkan,
yaitu kita kurang melengkapi spirit sebuah ide dengan RESPECT tsb.
Saya setuju sekali, dan saya pasti belajar tentang hal tsb.

Soal gambar sekolah, kami akan sabar menunggu, agar anda bisa do your
best for smpn 1 singaraja.

salam
gdewisnaya

On 3/2/06, ketut arthana <[EMAIL PROTECTED]>wrote:
>
> Wis,
>
> Terakhir saya pergi ke Hotel Tugu Malang , kayaknya sedih banget melihat
> perkembangan hotel tersebut. Saya tidak tahu yang incharge sekarang, tapi
> kayaknya sekarang kayak jualan permen, warna dan rasanya bermacam-macam.
>
> BTW, saya juga menndapat pelajaran yang luar biasa dari teman saya orang
> Swiss
> " Heinz Van Holsen " yang membuka warung makanan Bali, Bumbu Bali di Tanjung
> Benoa. Dia mengatakan bahwa kegagalan orang kita membuka warung Bali (
> Indonesia ) adalah karena they dont do it with Respect, warungnya jorok,
> orangnya jorok, makanan disajikan sangat buruk, lalat berterbangan dsb. Dia
> mengatakan " DO IT WITH RESPECT ", tempatnya bersih, penyajian cantik dan
> elegan, perlihatkan bagaimana proses memasaknya, make a good story behind
> the food, dsbnya. Dengan begitu dia bisa menjual makanan sehari-hari kita
> with pride dan harga mahal.
>
> Pelajaran ini saya terapkan juga di dalam profesi saya, arsitektur, ternyata
> cukup ampuh juga dan saya pikir akan berlaku untuk semua bidang. Do your
> profession with respect.
>
> Gambar sekolah masih di proses wis, agak sabar ya.
>
>
>
> Ketut Arthana
>
>
>
>
>
>
>


--
Gde Wisnaya Wisna
Singaraja-Bali
Indonesia

--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi : http://www.lp3b.or.id
Arsip : http://bali.lp3b.or.id
Moderators :
Berlangganan :
Henti Langgan :



Kepalsuan
Bersumpah Tuhan di hati,Tapi, gelisah dan berlari, Cari Tuhan di lain negeri 
Berkotbah Tuhan melindungi, Tapi, gelisah dan berlari, Dengar bah di lain negeri 


Yahoo! Mail
Bring photos to life! New PhotoMail makes sharing a breeze.

Kirim email ke