Dear Ketut n Goesto,

Kondisi Buleleng sekarang yang membara mungkin muara dari berbagai
sebab, seperti karakter orang buleleng yang sangat exprssif dalam
menyatakan kekesalannya, keterus-terangannya dalam menyatakan sesuatu
yang  tidak disukai, keberanian dalam bertindak dan sangat tidak suka
diperdayai. Ktut sbagai orang buleleng (Tamblang) pasti juga memiliki
sedikit banyak sifat-sifat itu.

Kata kunci dari persoalan pilkada buleleng adalah ketidak adilan serta
konspirasi yang kasat mata dilakukan oleh KPUD.

Ktika sifat-sifat seperti itu brtemu dengan ketidakadilan dan
konspirasi, maka seperti beginilah jadinya buleleng. Buleleng sebagai
"gumi panas" kembali memperlihatkan buktinya. Oleh karena itu,
mestinya mengelola kegiatan politik di buleleng perlu super hati-hati,
jangan gegabah dan grasa-grusu. Pahami sekali watak orang buleleng.

Goesto sebagai wartawan di buleleng yang malang melintang di gumi
buleleng ini akan lebih banyak tahu orang buleleng. Pilkada buleleng
agaknya akan memasuki babak 2 , setelah hari ini Pengadilan Buleleng
membuat keputusan memenangkan PNBK Buleleng. Itu berarti SK KPUD 12
tentang penetapan Kandidat Bupati menjadi cacat hukum. Selanjutnmya
tahapan pilkada berikutnya seperti pencoblosan dan penetapan hasil
pilkada  menjadi cacat hukum juga. Ribet pokoknya.

salam
gw

On 6/25/07, goesto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Maaf saya ikut nimbrung, belum kenalkan diri tapi merasa tergugah untuk
meluruskan isu, sinyaleman, atau apapun namanya yang didengar, dilihat
maupun tersiar. Saya setuju dan bahkan melakoni dengan baik, apa yang
dikatakan Pak Wisnaya. Sebagai jurnalis, saya dihadapkan antara mimpi dan
kenyataan, seperti meneriaki maling dalam mimpi.
Mohon jangan salahkan orang buleleng, tapi salahkan oknum yang membuat
Buleleng membara, untuk kepentingan pribadi. Saya hanya dapat katakan
sekaligus bertanya, apakah Pilkada digelar hanya untuk pilih bupati ataukah
mendidik rakyat untuk berdemokrasi. Sebab Faktanya, yang menang dalam
Pilkada Buleleng adalah Golput yakni 122.358 suara, sementara pemenang hanya
masih dibawah angka Golput yakni 112.003 suara. Belum lagi, puluhan ribu
pemilih yang dikebiri hak pilihnya oleh 'Rezim KPUD Buleleng". Mohon jangan
salahkan masyarakat, ketika aspirasi meraka tersumbat bukan hanya oleh KPUD
namun juga institusi dan instansi terkait termaeuk Bupati Wardana.


-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
[EMAIL PROTECTED]
Sent: 25 Juni 2007 11:43
To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]
Subject: [bali] Re: [sos-bali] [RE]PRIHATIN

Dear Wisnaya,

Kita orang Buleleng kayaknya sedikit lebih baik dari kategori bangsa barbar.
Tahunya hanya emosi dan ngae uwug. Sesama Buleleng sj ribut terus, bgmn
orang akan percaya jika bicara ngajegang Bali.

Secara umum kita orang Bali memang tidak pernah belajar berbeda. Setiap
perbedaan senantiasa dianggap sebagai permusuhan.

Sukseme

I Ketut Widiarsa


>Mbak Vieb, Bung Beni dkk
>
>Kita semua memang prihatin dengan kondisi Buleleng, mengapa pilkada
>harus berujung seperti ini: bakar-bakaran. Saya malahan cemas bahwa
>ini bukan sebuah ujung. Saya merasakan ada ketidakpuasan yang
>tersumbat, membutuhkan katup pelepas yang membuat kita terus
>terkaget-kaget.
>
>Seharusnya persoalan ini dapat diantisipasi lebih awal jika saja KPUD
>Buleleng mau lebih transparan dan hati-hati sebagai penyelenggara.
>Bukan tahapan pilkada yang lancar yang diperlukan, tetapi kewaspadaan
>politik akan ancaman dan resiko yang perlu didahulukan. KPUD sangat
>tidak profesional dan "memeteng" dalam mengemban tanggung jawabnya
>sebagai penyelenggara pilkada.
>
>Saya melihat, persoalan pilkada di Buleleng muncul akibat ketidakmampuan
KPUD.
>
>salam
>gde wisnaya
>
>On 6/23/07, ngurah beni setiawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>>
>>
>> Pak Wis...
>>  saya hanya bisa terkaget2 dari kejauhan sini dengan kejadian di
Buleleng.
>>  mudah-mudahan cepat mereda...
>>
>>  Rahajeng,
>>  Ngurah Beni Setiawan
>>  http://ngurah-setiawan.blogspot.com
>>
>>
>> pi = 3.14
>> love just like 'pi'...it's natural, irrational and very important
>>
>>  ________________________________
>>
>>  Want to change your life? Find the perfect job with Lycos Jobs.
>>  Career Advice. Job Resources & Recommendations.
>>  Post your resume & find a job match!
>>    --    Bali In Danger, a Mailing List for people who concern with Bali
>> Island  See  for further info.
>
>
>--
>Gde Wisnaya Wisna
>Jl.Dewi Sartika Utara 32A
>Singaraja-Bali
>
>--
>Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
>
>Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
>Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
>Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
>Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
>Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>



--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>



__________ NOD32 2349 (20070623) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com



--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>



--
Gde Wisnaya Wisna
Jl.Dewi Sartika Utara 32A
Singaraja-Bali

-- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke