Giman P Wis?
Ada permintaal lokal bahwa:
....kita buat semacam local movement, seminar,
roadshow semacamnya..... LP3b gimana saya siap.....
jadi kalau di conference kita juga bisa
berparticipasi aktif.....
Sebagai permintan nasional, saya baru dapat
petikan Pidato Kenegaraan Presiden RI hari ini
dengan cuplikan berikut:
Terkait dengan isu-isu global, Pemerintah menaruh
perhatian yang sangat besar terhadap masalah
lingkungan hidup terutama pergantian iklim yang
menyebabkan pemanasan bumi. Pemanasan global adalah
masalah kita bersama. Pada tanggal 3-14 Desember
2007 yang akan datang, insya Allah, kita dipercaya
menjadi tuan rumah penyelenggaraan United Nations
Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) yang
akan diikuti oleh 180 negara. Sebagai tuan rumah,
kita ingin menunjukkan pada dunia internasional,
bahwa Pemerintah Indonesia memiliki perhatian dan
gagasan untuk menyelamatkan kehidupan umat manusia
dari pengaruh perubahan iklim global. Kita juga
menginginkan lahirnya gagasan baru, pasca Kyoto
Protocol, yang lebih adil dan diterima semua pihak.
Nah, tunggu apa lagi ya?
Salam, Tjahjo
Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wah seru juga tuh Mas Tjahjo, 3 tahun yang
lalu UN juga mengadakan conference di Bali masalah
lingkungan.... dan saya di undang oleh Kementerian
Luar Negeri, dan disana special bertemu dengan
Brokovich....
P Wis juga ada saya minta untuk datang.....
Memang sudah ada dari sejak 4 bulan yang lalu
masalah global warming oleh Greenpeace.... malahan
ada diskusi segala....
Bagi saya yang penting adalah kesiapan masyarakat
atau masyarakat di persiapkan untuk menghadapi
dampaknya dan bagaimana berpartisipasi untuk
antisipasi....
Mungkin baik juga ya kalau kita buat semacam local
movement, seminar, roadshow semacamnya..... LP3b
gimana saya siap..... jadi kalau di conference kita
juga bisa berparticipasi aktif.....
Kita bahas lagi deh sama sama....
Widi biasanya sangat aktif tetapi terbentur dengan
kepentingan karena dia juga ada di Bali Energy di
Bedugul.... padahal maju saja lah Widi dengan
pengetahuan kan kita bisa berdiskusi.....
Aku bukan orang teknik, tambah lagi begonya....
paling nggak ngeri deh kalau denger temen2 itb...
hebat hebat.....
vieb
----- Original Message -----
From: CHPStar
To: [email protected]
Sent: Thursday, August 16, 2007 4:30 PM
Subject: [bali] Re: KUTA DAN SANUR DI PREDIKSI
TENGGELAM
Rekan Vieb apa kabar?
Sehubungan dengan issu yang dimaksud, saya ingin
menginformasikan bahwa pada tanggal 3 - 14 Desember
2007 nanti (masih lama ya?) Bali akan menjadi tempat
United Nations Climate Change Conference tepatnya
sebagai ling berikut:
http://www.unfccc.int/meetings/cop_13/items/4049.php
disediakan juga "some useful links for more
information about Indonesia"
Yang perlu kita sadari adalah, apakah Masyarakat
Bali juga sudah dilibatkan secara aktif? padahal
kita dimilis ini berusaha mengangkat masalah climate
change yang sudah berupa energy efficiency dan
renewable energy !
Selain internasional, masalah yang lebih serius
adalah .. adakah kepentingan nasional, sektoral dan
local yang akan diperjuangkan bersama.????
Dahulu ada ini www.baliprepcom.org
Sekarang akan ada itu www.unfcccbali.org
Kita dengar dari rekan yang lain untuk kesiapan dan
bertemu di acara UN Bali tersebut. Kenapa tidak?
Salam, Tjahjo
Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
menggugat kan bukan selalu dengan gaya yang
biasanya..... menggugat pun dapat di lakukan dengan
peneguran yang eling lan waspodo......
Tapi yang jelas banyak orang takut dan merasa
tidak tenang dan terancam.. juga mengganggu
tourism.....
Mungkin lebih tepat kita menggunakan nalar bebas
untuk tidak menintimidasi orang lain... apalagi
dengan kekuasaan media....
kan nggak apa kalau bisa saja mereka minta maaf
kan itu bentuk dari kontrol publik juga.....
kita juga tidak ngomong soal menang atau kalah
sekarang ini tetapi bagaimana kita berusaha untuk
menggunakan etika ... coba saya kutip sedikit ya :
Kelompok2 tentuya membangunan tantanan sosial tak
resmi untuk mengambil keputusan2 bersama dan patokan
perilaku tentulah di perlukan, sekalipun patokan itu
hanya sedkit lebih baik daripada semacam saling
mengerti yang timbul dalam suatu keluarga besar -
gagasan bahwa tindakan tertentu bisa di terima atau
tidak. Semakin besar kelompok itu, semakin kuat
patokan tersebut. Satu2nya cara memelihara
persatuan adalah dengan suatu sistem pengaturan atau
pamong dengan serangkaian hukum berdasarkan
moralitas. Apa yang dipikir oleh rakyat, sebagai
kesatuan, menjadi penting dari karena itu 'pendapat
umum' harus dihormati.Suatu patokan eika baruslah
menegaskan mana yang bisa atau tidak bisa diterima
secara sosial.....
Agar kelompok makmur, nalar menuntut supaya
patokan etikanya mengendalikan sekurang-kurangnya
kekerasan fisik, hak milik, hubungan kelamin, dan
KOMUNIKASI.
Itu saja... jadi saya melihat bahwa ternyata
memang kita secara kelompok kecil tidak berdaya
untuk mencoba membenahi unsur etika itu tadi...
apalagi kalau sudah berbau intimidasi.... wah berat
juga ya.....
Saya berpendapat bahwa Media adalah alat pendidik
maka apa saja yang ditulis harus punya bobot design
yang memberikan instruksi yang cermat. Karena
apabila berita yang ditulis itu mengandung suatu
instruksi, maka instruksi tersebut perlu untuk di
observasi agar dapat di pertanggung jawabkan dan
diterapkan....
Ya memang kita masih BELAJAR UNTUK TIDAK SE MENA
MENA..... apa boleh buat....
makasi....
vieb
----- Original Message -----
From: yayasan dbp
To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, August 16, 2007 3:16 PM
Subject: [bali] Re: KUTA DAN SANUR DI PREDIKSI
TENGGELAM
dear,
wah, menggugat bali post, ?????? boro2 akan
menang... ini bukan hal baru. ya .... paling2
jawabannya hanya akan menyebut nara sumber dan
akhirnya minta maaf .... untuk apa.
sekarang kita harus meningkatkan rasa eling lan
waspodo, bukan begitu ????/
salam,
wayan suardika
Asana Viebeke Lengkong <> wrote:
Media Balipost hari ini beritanya hebat
ya.... seperti men teror saja.....
Saya tidak mengerti bagaimana Media Balipost
menalarkan dan memberitakan hal yang sadar atau
tidak sadar sudah mengintimidasi masyarakat Bali.