Kalau di Bali kan kita percaya KARMA.... jadi mungkin kita harus juga paham 
permasalahan dasar... dan mencoba membuat perubahan kecil kecil aja dulu.... 
PENDIDIKAN ... YES.....
  ----- Original Message ----- 
  From: CHPStar 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, August 20, 2007 8:46 AM
  Subject: [bali] Re: MERDEKA


  Renungan

  Saya baca puisi ini berulang ulang bertanya tanya kenapa kita dari dulu 
sampai sekarang senang menghujat yang kelihatannya semakin meninggi? atau 
sedang menurun?

  Barusan kita merayakan 62 tahun Merdeka. Pertanyaan saya pribadi menjadi 
tertuju pada Soekano - Hatta! Apakah ada yang bisa menjelaskan misi Bung Karno 
dan Bung Hata baik sendiri sendiri maupun bersama sama dalam rangka, misalnya, 
pendidikan nasional???

  Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Aku Tidak Malu Jadi Orang Indonesia


    H Rosihan Anwar 

    Aku tidak malu jadi orang Indonesia ... 

    Biar orang bilang apa saja, biar, biar ... 

    Indonesia negara paling korup di dunia 

    Indonesia negara gagal 

    Indonesia negara lemah 

    Indonesia melanggar HAM 

    Elite Indonesia serakah harta dan kekuasaan 

    Presiden-presiden Indonesia dilecehkan humoris 


    Dengarlah, Bung Karno dimanfaatkan komunis 

    Pak Harto dimanfaatkan putra-putrinya 

    Habibie dimanfaatkan konco-konconya 

    Gus Dur dimanfaatkan tukang pijitnya 

    Megawati dimanfaatkan suaminya 


    Catatlah, Bung Karno menciptakan keamanan dan persatuan bangsa 

    Pak Harto menciptakan kemakmuran bangsa dan keluarganya 

    Habibie menciptakan demonstrasi 

    Gus Dur menciptakan partai kebangkitan bangsa 

    Megawati menciptakan kenaikan-kenaikan harga 


    Alah mak, Bung Karno turun dari presiden karena Supersemar 

    Pak Harto turun dari presiden karena superdemo 

    Habibie turun dari presiden karena supertransisi 

    Gus Dur turun dari presiden karena superskandal 

    Megawati turun-temurun jadi presiden 

    Maka Anda tahu sekarang kenapa 

    Aku tidak malu jadi orang Indonesia 


    Indonesia punya istilah-istilah khas di dunia korupsi 

    Ada ahli gizi yang Nurcholis Madjid tidak mampu penuhi 

    Ada istilah angpao untuk uang atensi 

    Ada amplop untuk bikin kocek tebal berisi 

    Ada saweran duit untuk membayar pengacara hitam dan menyuap aparat hukum 

    Ada prosedur untuk menilep uang rakyat dan institusi dilakukan 
beramai-ramai oleh
    gubernur, bupati, walikota, anggota DPRD dan DPR 

    Ada tren yang kuat menguasai kaum koruptor 


    Simaklah sejarah bangsa dan Tanah Air 

    Semenjak dulu zaman kompeni 

    Pegawai VOC kirim laporan Kepada Heren Zeventien di Tanah Wolanda 

    Elke Regent Heef t zijn Chinees 

    Tiap Bupati punya orang Cinanya 

    Maknanya jelas pejabat feodal dihidupi pedagang Cina 


    Syahdan, Susuhunan Amangkurat II dari Mataram 

    Mengutus misi sembilan duta ke Batavia 

    Minta kepada Bapak Kompeni 

    Agar dikirimi cinderamata 

    Mulai dari ayam Belanda, kuda Persia hingga gadis Makassar 

    Jangan lupa putri Cina untuk jadi selir Raja 

    Kraton Kartasura menebar bau korupsi, seks dan duit 

    Ditambah intrik-intrik kalangan pangeran 

    Bagaimana kerajaan tidak akan binasa? 

    Itulah warisan sejarah dari generasi ke generasi 

    Sehingga yang tampak kini di bumi persada Pertiwi 

    Adalah kiriman genetik kepada kita semua 

    Anda dan aku tidak terlepas dari hukumnya 


    Maka Anda tahu sekarang kenapa 

    Aku tidak malu jadi orang Indonesia 

    Sebab memang begitulah nasibku 

    Kismet, kata orang bijak-bestari 


    Korupsi adalah sejenis vampir 

    Makhluk halus bangkit kembali dari kubur 

    Kemudian keluar pada malam hari 

    Dan mengisap darah manusia yang sedang tidur 

    Di layar film Hollywood wujudnya adalah Count Dracula yang bertaring 

    Diperankan aktor Bela Lugosi 

    Vampir yang hilang kesaktiannya bila terkena sinar matahari 


    Akan tetapi drakula-drakula Indonesia tetap perkasa 

    Beroperasi 24 jam, ya malam ya siang mencari korban 

    Sehingga sia-sialah aksi melawan korupsi membasmi drakula 

    Yang telah merasuki rongga dan jiwa aparat negara 

    Yang membuat media memberitakan 

    Akibat bisnis keluarga pejabat, Tutut-Tutut baru bermunculan. 


    Aku orang terpasung dalam terungku kaum penjarah harta negara 

    Akan aneh bila berkata aku malu jadi orang Indonesia 

    Sorry ya, Aku tidak malu jadi orang Indonesia 

    Kuhibur diri dengan sajakku magnus opus karya sang Empu 

    Sajak pendek yang berbunyi: 

    Katakan beta 

    Manat ah batas 

    Antara gila Dengan waras 

    Sorry ya, inilah puisiku melawan korupsi 

    Siapa takut? 



    Penulis adalah seorang wartawan senior 

    (Dibacakan pada acara Deklamasi Puisi di Gedung Da'wah Muhammadiyah di 
Jakarta, 31 Desember 2004. Juga dibacakan dalam acara pertemuan keluarga 
wartawan senior di rumah penulis pada tanggal 9 Januari 2005, di Jakarta


----------------------------------------------------------------------------





------------------------------------------------------------------------------
  Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car 
Finder tool. 

Kirim email ke