OSA, Mhn ikut urun rembug sedikit. Merespons issue film ini, sebaiknya kalem saja. Jangan gedebag gedebug. Mungkin mereka seperti itu karena pemahaman atas cerita Mahabratha yang sepenggal sepenggal. Disamping memang tidak tertutup kemungkinan motof-motif lain untuk mengeliminir dominasi paham Hindu.
Kedepan yang lebih mendesak dilakukan adalah bagaimana orang non Hindu melihat kita dengan kaca mata / kata hati yang jernih. Bahwa baik dan buruk bukan dilihat dari mayoritas dan minoritas. Kita sesama umat Hindu (orang Bali) perlu tunjukkan bahwa kita benar-benar solid dalam menyame beraye. Jangan mengorbankan kepentingan keluarga, masyarakat hanya untuk urusan-urusan yang materiil. Orang luar Bali sudah sangat paham bahwa soliditas kerame Bali sangat rapuh, sehingga yang punya niat tidak baik atas kelanjutan eksistensi umat Hindu sangat mudah membuat skenario2 yang systematis untuk megeliminir pengaruh Hindu. Mari kita intropeksi sesama kita. Sebab jika orang/ kelompok lain berani sama kita berarti di diri kita ada celah kelemahan yang membuat pihak lain berani sama kita. Sukseme I K. Widiarsa Jakarta -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
