Re: [bali] Re: FW: Popo's text attachedhi po,

oh god i missed you so much.... hehehehe.... japan he...... joh sajan ne.....

udah ah aku mau cari tipat cantok dulu, makanan sehari hari ku dan anak anak 
dusun ku.... karena itu yang bisa dibeli dengan pis 500 piah....

vieb
  ----- Original Message ----- 
  From: Popo Danes 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, November 06, 2007 2:35 PM
  Subject: [bali] Re: FW: Popo's text attached


  Ini juga ngeri, buku yang mana ya yang pernah dibaca. Soalnya saya suka 
sembarang menulis. Ada yang serius, ada yang ngaco.
  Ngomong-ngomong soal tipat cantok, saya memang konsultan kuliner, tapi 
spesialisasinya yang kelas warung saja, yang 10 ribuan sudah wareg.
  Yang satu itu bisa dibahas di jalur lain.

  Saya tumben rada rajin nulis disini, soalnya, pesawatnya delay ..... Ha ha ha 
....
  pd


  On 11/5/07 2:16 PM, "ngurah beni setiawan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


    Om Suastiastu,
     
    Bli Popo Danes, salam kenal, tyang sempat baca buku yang bli tulis 
(co-writer).
    aduh! kalo bahas yang bli bahas sepertinya pemikiran luar biasa...otak ini 
blm sampe kesana.
     
    tapi yang menarik, di akhir email ada kata "tipat cantok"
    nah, ini yang paling nyangkut di hati...hehehe
     
    selamat atas sukses nya "misi" di jepun..
     
    salam kenal,
    ngurah beni setiawan
     
    pi = 3.14 
    love just like 'pi'...it's natural, irrational and very important 


    ----- Original Message ----
    From: Popo Danes <[EMAIL PROTECTED]>
    To: [email protected]
    Sent: Tuesday, November 6, 2007 12:32:11 PM
    Subject: [bali] Re: FW: Popo's text attached


    Kok saya mau dibedah. Gawat ini. Take it easy pak Tjahjo, saya nggak ada 
apa-apanya kok. Saya cuman melakoni apa yang saya bisa jalani. Believe in what 
I do, Do what I believe in. Maklum, karena kita gembar-gembor sudah duluan 
banyak yang jegal, hasut, dsb. Betul nggak ? Nah, itu yang harus dipadamkan 
dulu di masyarakat kita.

    Apa yang kita lakukan, pasti ada saja yang nggak suka dan merasa terusik. 
Kalau kita menanam sesuatu, jarang yang bantu. Memelihara, apa lagi. Kalau 
panen, ngajak-ngajak dong, masak teman sendiri dilupakan.
    Gitu kan pak ?

    Sekarang saya sudah di lounge di Narita, nanti malam sampai di Bali, besok 
sudah boleh makan tipat cantok.
    pd


    On 11/5/07 9:16 AM, "CHPStar" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:



      Selamat pagi Bali,

      saya sendiri sedang mempelajari keberhasilan Pak Popo dan pakem pakem 
nya, dan rekan milis lain bantu ya membedah Popo Danes ini,

      Popo Danes <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

        Re: [bali] Re: FW: Popo's text attached      Terimakasih pak Tjahjo,
         
         Memang kalau saya lihat, selama ini kita terlalu mensakralkan bidang 
kita masing-masing dan enggan berkolaborasi. Apalagi masih ada orang eksakta 
yang sedikit memandang miring orang sosial. Saya kebetulan, entah orang sosial 
yang berjalan dijalur eksakta atau orang eksakta yang larut dibidang sosial, 
saya pikir keduanya sama saja. (kolaborasi sosisial dan eksata apakah ada di 
pendidikan nasional? adakah azas ini di UU Dasar 1945? apabila ada, apakah ini 
GAP yang bagus untuk diisi sebagai new infrastructure?)
         
         Karena mulai concern sama ethnography, perusahaan-perusahaan gede 
sekarang mulai mempekerjakan antropolog, dan mereka sering dihargai lebih 
daripada insinyur, karena lebih berfilosofi, tidak cuma bertukang, ha ha ha ... 
Saya pikir ini sudah merupakan satu langkah maju dalam usaha memanusiakan 
manusia, dan seterusnya (saya yakin intuisi Pak Popo menguat terus karena biasa 
kerjasama dengan tukang tukang di lapangan dan Owner yang uangnya relatif 
terbatas kan? mungkin ada yang tahu, mengapa masyarakat lebih mengenal Project 
Management (PM) dari pada Construction Management (CM) ?)
         
         Di UN Climate Change Conference nanti rencananya ada juga display 
karya saya yang mendapatkan Asean Asean Energy Award 2004. Sebetulnya kita bisa 
melakukannya dari yang remeh-remeh. Coba saja kalau semua kantor di Jakarta 
diset temperaturnya 26 derajat C, instead of 22, berapa uang yang dihemat. 
Belum kalau kita menghitung ongkos laundry mereka yang harus pakai jas ke 
kantor karena kedinginan. Padahal seharusnya cukup pakai pakaian tropis biasa 
(apakah 2004 -2007 sudah menimbulkan berbagai proses spt learning dan planning? 
pentingkah Pendidikan dan Kompetensi Guru, atau Perencanaan dan Kompetensi 
Perencana?) 
         
        (maksud saya ..............untuk menyimpulkan apakah gerakan  koperasi 
di Bali, di Indonesia dan di ASEAN sudah punah? .............butuh Gerakan 
GreenWar? )

         Salam,
         popo
         Tjahjo-
         
         On 11/5/07 2:08 AM, "CHPStar" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
         
         

          Selamat Pak Popo,
             
            
             
           jadi Pak Popo berhasil memberikan landasan Art bagi masa depan 
Science  ? ?  Text terlampir akan saya manfaatkan untuk kepentingan yang lebih 
tinggi ya ?. 
             
            
             
           Memang orang ornag energi seperti saya sedang mencari tempat dan 
model  happiness yang bisa meluas dan menerus.
             
            
             
           Ternyata lebih efektif untuk memulai dengan Hemat Enegi terlebih 
dahulu daripada memulai dengan membeli tekologi energi terbarukan ya? dan harus 
ada Arsitek, dan lain lain SDM yang kompeten.
             
            
             
           What next? UN Climate Change Conference benar benar menungu apa kata 
Bali tentang Art dan Hemat Energi dengan arti yang seluas luasnya dan setinggi 
tingginya.. Misi Arsitek mohon dilanjutkan Pak.
             
            
             
           Salam, Tjahjo-
             
           
           
           Popo Danes <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
             
           

            Hallo pak Wiw, Vieb, dan teman-teman yang lain,
             
             Tadi siang saya sudah kasih presentasi di Tokyo University. 
Menarik juga, mereka mulai scientific-kan banyak ilmu-ilmu yang mendengarkan 
saja bikin kita menyeringai. Ada program studi tentang hidup dan bangka, dan 
sebagainya. Karena keturunan dalang, saya ikutan bicara tentang Happiness, 
padahal ini kurikulum yang dijalankan dimana-mana di Bali sambil metuakan.
             
             Tadi juga ada Professor dari Seoul yang pesentasikan hubungan 
happiness dengan sustainability, ada komikus beken disini, jazz pianos orang 
Jepang yang bermukim di New York, dan bberapa pembicara menarik lainnya. Dari 
acara dua hari terakhir, saya melihat, untuk future lifestyle banyak sekali 
yang bisa kita create dari Bali. Kalau kita seriusin beberapa topik di Bali, 
sembari mengurangi ajum-ajuman, bakalan banyak yang bisa kita angkat sebagai 
sesuatu yang futuristik. Maklum, zaman semakin informal, dan semua orang sudah 
ingin menjauhi stress.
             
             Ada kabar baik, tadi sore saya ditelpon Dirjen Energy dan Sumber 
daya Mineral, katanya besok malam saya mau dikasih penghargaan oleh pemerintah 
di JCC, dihadiri pak SBY segala, karena dianggap sebagai undagi yang jemet, 
yang mau concern untuk ikutan menghemat energy dalam design-design yang kita 
buat. Nah, depang anake ngadanin. Karena saya masih nyangklek disini, besok mau 
diwakili oleh kakak saya, Ciuk.
             
             Oh iya, akhirnya saya jadi bawa foto-nya pak Wis, tapi sebelumnya 
sudah saya maini di photoshop dan tak pasangin udeng. Cukup banyak tuh yang 
tertarik.
             
             Salam dari Jepun,
             pd 
             


           
           
             
           Back-up email for: [EMAIL PROTECTED]
           
            __________________________________________________
           Do You Yahoo!?
           Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
           http://mail.yahoo.com 
           


          



       __________________________________________________
      Do You Yahoo!?
      Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
      http://mail.yahoo.com 




    __________________________________________________
    Do You Yahoo!?
    Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
    http://mail.yahoo.com 


Kirim email ke