Akhirnya pan Bima bersabda juga, aengan ken Republik Mimpi. Saya memang ada miripnya dengan Bhagawan Dorna sedikit, dengan Subali Sugriwa sedikit, kalau dengan Pedanda Gunung sebatas warna rambut saja yang bikin mirip. Thanks pak Wis, untuk respon yang bagus, saya jadi lebih bersemangat. Tidak tertutup kemungkinan nanti kita bikin pertemuan di tempek dajan bukit juga.
pd On 11/14/07 5:14 PM, "Pan Bima" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Wah ide yang sangat bagus dari Popo, makan siang bersama setiap rabo, dengan > harga yang tentu sudah disesuaikan dengan kantong kita. Ditambah dengan acara > nonton film, dan pameran seni.Teman-teman jangan khawatir, Popo bisa menebak > isi kantong kita kok :)) > > Acara ini juga bisa jadi "copy darat" para anggota milis. Diskusi di milis > bisa dilanjutkan di tempatnya Popo, kalau memungkinkan agenda aksi, ya bagus > sekali. Pasti banyak yang belum tahu wajahnya Popo, Sang Bhagawan. Kalau saja > Popo berjenggot panjang, Popo akan menjadi saingan berat Ida Pedanda Made > Gunung. > > Ayo segera diwujudkan acara lunch setiap rabo tsb. Nah kalau sudah jalan, maka > akan lebih mudah bagi kita mengatur waktu ke denpasar. Bagi saya yang harus > membelah bukit, tentu setiap akan ada "urusan" ke denpasar akan diupayakan > bisa hari rabo, shg 2 atau 3 pulau terlampaui. Dengan Dudik, yang sudah lama > saya ingin ketemu, bisa sekalian ditempatnya Popo. > > salam > wisnaya > > On 11/13/07, Dudik M <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> Pak Po, >> terima kasih sekali kalau mau open house. saya pernah main ke sana waktu ada >> pameran kartun, sama pemutaran film yg dibintangi sama arya weda... tetapi >> saya belum pernah ketemu sama tuan rumahnya (atau saya ngga tahu wajahnya??) >> Ayooo, pak Wis sekalian kalau ke Den Market ajak juga Bhagawan Dwija, saya >> senang punya penglingsir seperti beliau, dialektis dan kritis. >> sekalian saya mau nanya ke buk asana, sewaktu ada seminar climate change yg >> di narigraha renon yg menampilkan Gde Prama lewat telpon, ada satu perempuan >> yg gagah, duduk dibelakang dengan gerombolan "si berat", ngomongnya persis >> seperti Ibu, atau jangan-jangan itu memang buk Asana?? >> >> LET'S TRY THE BEST, DO THE BEST BUT THE BEST EWER GEN!!! >> >> Dudik tanpa Pak >> >> www.yandude.blogspot.com <http://www.yandude.blogspot.com> >> The real freedome is free from dome >> >> >> ----- Original Message ---- >> From: Popo Danes <[EMAIL PROTECTED]> >> To: [email protected] >> Sent: Wednesday, November 14, 2007 4:21:16 PM >> Subject: [bali] Re: Call For Bali Subak Cooperatives/kumpul di danes galry >> >> Pak Dudik, >> >> Untuk ketemu langsung itu, ide yang baik. Saya siap at anytime dalam minggu >> depan. >> >> Memang saya sudah berencana juga, mulai tahun 2008, saya akan mengadakan >> acara makan siang bersama setiap Rabu siang selama 2 jam. Siapa saja boleh >> datang, kita mau charge lunch fee yang minimal. >> >> Ini murni untuk sharing saja, tidak ada organisasi, tidak ada agenda, tidak >> ada pembicara utama. Tapi kita harapkan dari suasana yang informal itu akan >> ada hal-hal yang fresh yang kita bisa share. Namanya juga mencoba. >> >> Kalau boleh, kita minta pak Wis saja yang tentukan waktunya. Selain sebagai >> bendesa cyber kita, pak Wis juga yang harus cermat mengatur waktu membelah >> bukit. Bukannya saya bilang kita tidak bisa bertemu tanpa pak Wis, tapi >> masalahnya kalau diciduk biar jelas siapa yang kita tuding. Ha ha ha ha ... >> >> Salam, >> pd >> >> >> >> _____________________________________________________________________________ >> _______ >> Get easy, one-click access to your favorites. >> Make Yahoo! your homepage. >> http://www.yahoo.com/r/hs >> >> -- >> Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. >> >> Publikasi : http://www.lp3b.or.id >> Arsip : http://bali.lp3b.or.id >> Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED] >> <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > >> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> >> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED] > > >
