Ben,
Adane gen nak milu-milu, ngorang ape gen dadi, niki kan bale banjar ten
melawat
Ada untungnya juga kan jadi rakyat ? He he he ...

Salam,
pd


On 3/31/08 5:21 PM, "ngurah beni setiawan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Bli Popo,
> 
>  
> 
> Beh, jeg wenten Zero Hita Karana tepuk...
> 
> Ken ken Nika undukne Bli? sepertinya menarik ^_^
> 
>  
> 
> Tuturang Bli, a siupan manten
> 
> 
> Rahajeng, 
> ngurah beni setiawan
>  
> pi = 3.14 
> love just like 'pi'...it's natural, irrational and very important
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: wiranegara igp <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Monday, March 31, 2008 4:14:57 PM
> Subject: [bali] Re: Nunas tuluuuuuung....
> 
> Hai Popo, semetons,
>  
> Terima kasih atas responnya, kira-kira yang saya angankan persis seperti apa
> yang Popo utarakan.  Kiriman bukunya akan sangat membantu saya untuk mulai
> masuk ke materi yang akan saya sampaikan.  Melalui film ini kita bisa
> melontarkan self critic buat orang Bali agar film ini bermanfaat bagi kita.
> Saya masih menunggu komentar dan saran semeton yang lain, atas perhatiannya
> saya ucapkan terima kasih.
> Bagi semetons yang belum sempat menonton film saya TUMBUH DALAM BADAI, dalam
> rangka INDOCS TRAVELLING ke 7 kota di Indonesia, film tersebut akan diputar di
> Denpasar pada tanggal: 14 April di New Media College (kalo gak salah tempatnya
> di ruko2 sentral parking), jam 15.00. saya akan hadir sebagai pembicara.
> Terima kasih.
> Salam,
> Wira
> 
>  
> On 3/30/08, Popo Danes <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Bli Wira,
>> 
>> Pastilah, kita akan bantu sebisanya. Nanti juga bisa saya kirimin buku yang
>> saya ikut tulis, Bali Living in Two Worlds, berisikan cukup banyak illustrasi
>> yang related dengan topik thesis ini, dan juga berfungsi sebagai self critic
>> untuk orang Bali.
>> Apalagi di bidang arsitektur, kita bisa melihat ada commercial gelebeg, holy
>> ruko, tri hita karana, dwi hita karana, hingga zero hita karana.
>> Baguslah bli, kalau saya bayangkan film ini bisa dibikin untuk bikin penonton
>> merengut dan tertawa. Nanti juga saya siapkan materi-materi yang cukup seru
>> dari majalah kartun kita, Bog Bog.
>> 
>> Pokokne, thesisne bli Wira jeg de papase, harus the best-lah.
>> 
>> Salam,
>> pd 
>> 
>> 
>> 
>> On 3/29/08 2:53 PM, "wiranegara igp" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> 
>>> Pak Wayan Artika, Popo, semetons,
>>> 
>>> Sehubungan dengan program paska sarjana saya yang tesisnya berupa film, saya
>>> ingin membuat film tentang sejarah Hindu sejak kedatangannya sampai dengan
>>> saat ini. Namun melihat waktu yang tersedia sepertinya karya itu terlalu
>>> luas belum lagi pasti menyangkut biaya yang besar pula untuk dibiayai
>>> sendiri. 
>>> Saya ingin pempersempit persoalan dengan mengangkat "Hindu Bali Di Tengah
>>> Era Globalisasi". Saya sebagai orang Hindu yang sudah lama
>>> meninggalkan Bali, melihat dari kaca mata awam saya bahwa orang Bali dengan
>>> agama Hindunya berbeda sekali dengan orang Betawi
>>> yang makin lama makin terdesak ke pinggir.  Kalau kita melihat situasi Kuta
>>> saat ini, banyak pendatang dari berbagai etnis dan budaya, namun orang Bali
>>> yang hidup di Kuta masih tetap melaksanakan kewajiban beragamanya
>>> sebagaimana mestinya.
>>> Walupun demikian saya yakin di dalamnya pasti banyak sekali konflik adat
>>> yang terjadi. 
>>> Nah..saya ingin mengangkat situasi itu dalam film agar situasi itu bisa
>>> memberi informasi bahkan pencerahan bagi masyarakat luas.
>>> Saya mohon bantuan saran dan masukan semetons, apa saja yang berkaitan
>>> dengan suasana adat kita di Bali, baik tentang kesenian tari, lukis, dan
>>> arsitektur.  Saya berharap film saya nantinya bisa benjadi film yang baik,
>>> memberi hiburan, informasi, bahkan bila mungkin memberikan pencerahan bagi
>>> para penontonnya.
>>> Matur suksma,
>>> Wira
>>> 
>> 
> 
> 
> 
> 
> No Cost - Get a month of Blockbuster Total Access
> <http://us.rd.yahoo.com/evt=47519/*http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/te
> xt1.com>  now. Sweet deal for Yahoo! users and friends.


Kirim email ke