Kenapa kita harus kubur suatu process???hanya karena pilkada???? calon 
independen kan tidak harus ambil momentum pilkada yang sudah di jalankan 
prosesnya..... memangnya begitu bicara proses calon independen..... begitu 
harus ada calon untuk pilkada..... kasian sekali kalau pemikiran kita sebatas 
harus kejar momentum bukan suatu proses penguatan dan pemberdayaan masyarakat, 
wah wayan politikus sekali ya.... hehehe....

Politik kehidupan tidak perlu lawan melawan dan tidak perlu ambil bagian jadi 
penguasa, tetapi ambil bagian membangun image of trust building dan membangun 
mekanism untuk memunculkan seorang pemimpin yang melayani masyarakat, kan tidak 
perlu jadi gubernur..... kalau bicara gubernur itu ya sudah masuk kancah 
politik praktis.... sedangkan kita bisa mulai melahirkan banyak pemimpin yang 
produktif kepada konstituennya.... dan kemudian dari banyak pemimpin tersebut 
akan terpilih seorang yang MEMIMPIN..... 

Again, mari kita membangun makna bersama.....

salam, vieb
  ----- Original Message ----- 
  From: yayasan dbp 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, April 18, 2008 11:18 AM
  Subject: [bali] Re: MARI MULAI PROSES DEMOKRASI MELALUI CALON INDEPENDEN?


  dear,
  mari kita kubur dulu membicarakan calon independen khususnya u pilkada bali. 
karena kpu dan instansi terkait sudah sepakat u tidak menunda pilkada bali. 
barangkali untuk waktu yang akan datang mungkin forum ini sangat bermafaat. ya 
.... kecuali depdagri berubah pikiran ..... ha ....ha ... ha ...

  salam
  wayan

  Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Selamat pagi untuk semua,

    untuk itu mari kita kemas bagaimana proses demokrasi melalui sosialisasi 
tentang peluang calon independen yang sudah memiliki kekuatan hukum.
    Mungkin kita bisa mulai membentuk sebuah forum komunikasi untuk hal ini, 
apa ada yang mau volunteer untuk mulai?  Mulai dengan membuka saluran informasi 
melalui dialog di tv, di koran harian, di media lain, melalui selebaran 
informasi yang luas... sehingga peluang seperti ini menjadi terbaca dan 
dipahami oleh masyarakat sebagai sebuah proses pembelajaran politik; MUDA ATAU 
TUA tidak menjadi masalah, yang penting berkompetensi....

    Kalau kita terus saja mengeluh atau saling menyalahkan proses berpolitik, 
mungkin sudah waktunya kita melakukan sesuatu yang positif.  Kita bicara 
tentang politik kehidupan lebih dari pada politik praktis yang sekarang ini 
sangat simpang siur, mungkin ini juga merupakan suatu peluang jalan keluar agar 
kita semua tidak terjebak dengan kemelut partai dan calon calon yang ada.... 
calon independen tidak perlu ada subjek dulu yang penting penguatan dan 
pemberdayaan masyarakat nya bisa berlangsung melalui sosialisasi ini, yang 
kemudian masyarakatlah yang akan menentukan pilihan pemimpin independennya.... 
saya rasa banyak kok stocknya... cuma belum muncul saja, maka mari kita mulai 
proses nya.... ada yang bersedia nggak?  Sugi mungkin? Agung Wardana mungkin?

    Kecil saja dulu... kemudian menyebar dengan alamiah.....

    salam semua, viebeke




------------------------------------------------------------------------------
  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

Kirim email ke