Ya di baca aja deh Cok, ‘katanya’ kan rakyat kecil harus di bela, banyak yang 
bela tapi tetap rakyat kecil... yang bela perlu modal... rakyat kecil perlu 
modal.. datangnya dari langit.. hehehe

 

Kalau kita zero toleransi korupsi, pastinya hutang hutang untuk investasi itu 
pemanfaatannya baik karena nggak masuk kantong sendiri sendiri, tapi kok jarang 
ya kita dengar kampanye anti korupsi? Mungkin karena kita semua koruptor kali 
ya? Atau aku salah ya...

 

Kalau kita lihat sekarang ini di Bali aja deh, jalan licin sekali dari 
pemapatan Bangli ke Ban Karangasem... 3 tahun lalu wah jalannya ngeri sekali 
ketika aku ke sekolah sekolah di Ban (8 sekolah dengan jumlah murid 1307 anak) 
tapi sekarang wah indah sekali, kehidupan masyarakatnya juga kualitasnya 
meningkat, bisa jualan, bisnis, anak kesekolah gampang.  Hampir semua sekolah 
sekolah sudah bagus sekali, gaji guru sudah naik 3 sampai 4 kali lipat lo.... 
kepala sekolah take home pay nya mencapai 3.5 atau 4.5 juta dengan tunjangan 
macam macam.

 

Rumah sakit sudah bagus, perawat perawat dan pegawai administrasinya juga naik 
gaji ada yang 5 kali lipat katanya... wah hebat lo....

 

Tapi ada masyarakat yang di wilayah terpencil yang masih terlupakan, padahal 
program pemerintah pusat ‘all out’ untuk mereka, jadi apa yang masih kurang? 
Mungkin pemdanya yang kurang progresif kali ya... atau agresif.. yang mana sih 
katanya.

 

Mungkin tugas kita mengawasi, mengingatkan, tapi juga mau turun untuk 
mengunjungi mereka mereka yang kurang mampu yang tinggal di wilayah 
terpencil... mungkin dari pada ikut rame di konferensi di hotel hotel besar 
yang biayanya udah cukup untuk membiayai hidup the entire country... tapi kalau 
nggak konferensi juga komunikasi, interaksi nggak ada..

 

Ada yang berkuasa ada yang rakyat kecil, ada raja ada rakyat jelata.... semua 
bisa jadi pilot dan wartawan... semua di ajarin bikin bakwan.. jadi deh 
republik bakwan...

 

‘manusia berkelompok menentukan keputusan melalui permusyawaratan dengan 
menjunjung nilai nilai agama, so’sial/ekonomi,dan lingkungan..... (trihita 
karana nih ceritanya)’

 

‘konon ketika perang dunia, dunia dalam keadaan depresi dan para pemimpin 
membuat sebuat rumus dimana industrialisasi perlu dikembangkan se-optimal 
mungkin... dengan perkembangan tersebut maka si pohon di tebang dan lupa di 
tanam lagi atau malas kali’ dan seterusnya... akhirnya tanah bergeser, air 
surut, bumi tetap bergerak, pelindung kurang.... dari globalisasi sampai ke 
krisis global.. manusia bingung..’

 

Tapi pokoknya ‘MAU BERUBAH NGGA?’ AYO TANAM POHON YUK...

 

Salam, vieb

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of 
Cokorda Raka Angga Jananuraga
Sent: 04 Mei 2009 23:50
To: [email protected]
Subject: [bali-bali] Re: ADB dan kemiskinan struktural di Asia

 






Saya bener-bener gak ngerti deh baca "perlawanan" kelompok-kelompok "pembela 
rakyat kecil" (kiri?) macam ini.

Lantas kalau gak ada / minim investasi, orang mau kerja apa? Gimana kita punya 
industri-industri besar? Gw sih selalu ngacu negara2 macam cina, dimana semua 
numplek perusahaan2 multinasional macam google, microsoft, intel, amd, etc, 
etc. Itu semua kan investasi, kapital, dan mereka (cina) diuntungkan. Gw sih 
mikirnya itu memicu orang dalam negeri cina sendiri, their "better brains" 
punya channel untuk menyalurkan bakat dan skill mereka.

Bukannya gw bela IMF. Gara2 IMF, dari yang saya lihat2 di youtube kesannya jews 
cash-cow, saya juga males. Untung Indonesia (sepertti dalam kampanye SBY) kan 
dah bebas utang dari IMF. Bener gak?

Tapi ya, gimana dong, masak mau anti investasi? Anti globalisasi? Hari gini? 
Coba deh ganti tune, kampanye upaya-upaya untuk mengambil keuntungan maksimal 
dari globalisasi.

-Raka-

--- In [email protected] <mailto:bali-bali%40yahoogroups.com> , 
Ikranagara <ikra_t...@...> wrote:
>
> Siaran Pers, Denpasar -Â  02 Mei 2009
> 
> 
> Menggugat Jepang, Pemilik Saham & Pengambil Keuntungan Terbesar ADB
> 
> 
> ADB mengklaim selama ini telah memberikan bantuan untuk menyelamatkan orang 
> yang paling miskin di Asia. Klaim tersebut sesungguhnya bertolak belakang 
> dengan kenyataan bahwa operasi proyek dan kebijakan utang ADB telah 
> menyebabkan multi krisis dan meningkatkan jumlah orang miskin di Asia. 
> 
> 
> Jepang, negara terbesar kedua pemilik saham ADB memiliki kuota suara sebesar 
> 12,75%Â  dari total anggota ADB, dan 19,6%Â  total anggota di regional Asia 
> Pasifik. Keputusan ADB sangat dipengaruhi suara Jepang, termasuk 
> keputusan-keputusan yang menguntungkan negaranya, korporasi dan konsultan 
> mereka. Lebih 40 tahun mereka mendapat keuntungan dari proyek-proyek yang 
> menyebabkan kerusakan lingkungan dan melanggar HAM. Khususnya di sektor 
> infrastruktur, energi dan sumber daya alam. 
> 
> 
> Jepang  akan paling diuntungkan dari pertemuan Gubernur ADB ke-42 di Bali 
> saat ini.  ADB tengah mengajukan proposal mitigasi perubahan iklim dengan 
> mengajukan penawaran membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). 
> Padahal, PLTN sangat berbahaya bagi lingkungan, sosial, ekonomi dan akan 
> membuat Indonesia kembali bergantung pada korporasi dan negara-negara pemilik 
> teknologi PLTN, terutama dari Jepang. Sejak lama, PLTN ditentang  masyarakat 
> Indonesia,  juga dunia internasional karena resiko lingkungan dan 
> kemanusiaan yang ditimbulkan. PLTN juga mahal, karena biaya keseluruhan bahan 
> uranium, pembangunan pembangkit dan penutupan (decommisoning). Apalagi, 
> terbukti PLTN tak lepas dari berbagai kecelakaan fatal, sebagaimana yang 
> pernah terjadi di Jepang.
> 
> 
> ADB juga menawarkan teknologi carbon capture and storage (CCS), yang 
> direncanakan diterapkan di Indonesia pada 2020. Teknologi ini menangkap emisi 
> gas rumah kaca dari pembangkit listrik seperti batu bara dan mengirimnya ke 
> tempat penyimpanan limbah karbon. CCS akan berdampak buruk bagi lingkungan 
> karena membutuhkan air 90% lebih banyak dibanding pembangkit tradisionil. 
> Artinya, ADB tak bisa diharapkan menjawab dampak perubahan iklim. CCS hanya 
> alasan ADB meningkatkan permintaan batubara dan abaikan dampak negatif  
> pengerukannya terhadap lingkungan dan lahirnya pelanggaran HAM di sekitar 
> daerah tambang. CCS tak bisa menyimpan sampah karbon selamanya, sehingga 
> beresiko bagi generasi selanjutnya. 
> 
> 
> Padahal, dampak perubahan iklim nyata serius, dan telah memakan korban. 
> Pertemuan 2500 ahli dari 80 negara dalam dalam forum  HYPERLINK 
> "http://climatecongress.ku.dk/"; \n _blankInterrnational Scientific Congress 
> on Climate Change di Conpenhagen, bulan lalu, menyatakan dunia berada pada 
> jalur skenario terburuk, bahkan lebih parah dari skenario laporan 
> Intergovernmental Panel on Climate Change Fourth Assessment Report, tahun 
> 2007. ADB dan usulan CCS nya, malah beresiko menambah emis gas rumah kaca dan 
> memperburuk perubahan iklim.
> 
> 
> Wakil-wakil masyarakat dari tujuh negara di Asia yang berdiskusi dalam Asian 
> People’s Movement Against ADB Summit, mengecam solusi-solusi yang 
> ditawarkan ADB AGM, 2 – 5 Mei 2009 di Bali.  Mereka dengan keras 
> menyatakan bahwa pertemuan ADB tak akan menjawab krisis yang terjadi saat 
> ini. Mereka justru menunjukkan fakta-fakta ADB lah lembaga keuangan tingkat 
> regional penyebab krisis pangan, krisis iklim, krisis energi, dan krisis 
> keuangan. 
> 
> 
> Operasi proyek-proyek dan kebijakan utang ADB di Srilanka, India, Pakistan, 
> Philipina, Thailand, Kamboja, Timor Leste dan Indonesia, menunjukkan 
> terjadinya kerusakan sosial dan ekonomi yang serius bagi rakyat, khususnya 
> kaum perempuan. Dan telah melanggar prinsip-prinsip kedaulatan ekonomi dan 
> politik di Negara-negara Asia. 
> 
> 
> Krisis keuangan global tidak dapat menjadi alasan memperkuat peran-peran ADB 
> di tingkat regional, salah satunya dengan memberi tambahan modal bagi ADB, 
> dari USD 55 miliar menjadi USD165 miliar. Harusnya, krisis kapitalisme global 
> menjadi momentum melakukan koreksi total terhadap peran-peran lembaga 
> keuangan seperti ADB.
> 
> 
> Kami menuntut Jepang, sebagai negara pemilik saham terbesar kedua dalam ADB, 
> agar segera menarik diri dari pembiayaan ADB. Saat ini yang dibutuhkan adalah 
> skema alternatif pembiayaan pembangunan di Asia yang dapat membantu rakyat 
> lepas dari kemiskinan, dan bencana ekologis berkepanjangan. Kami juga 
> menuntut Jepang untuk bertanggung jawab atas proyek-proyek utang yang 
> disalurkan, yang telah menyebabkan kurban sosial dan ekonomi serta 
> menimbulkan kerusakan ekologi yang sangat parah di berbagai negara di Asia. 
> 
> 
> 
> 
> Media Center & Krisis Center Asian People’s Movement Against ADB 
> Jl. Kapt. Tjok Agung Tresna No. 49 Renon – Denpasar
> Telp: 0361 256919, CP: Agung Wardana (Koordinator Media Center): 0819 166 
> 06036
> 
> 
> Kontak Person:
> Dani Setiawan (Koalisi Anti Utang): 0812 967 17 44
> Teguh Surya (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia): 0813 7189 4452
> Muhammad Ikhwan (Serikat Petani Indonesia): 0819 320 99596
> Risma Umar (Solidaritas Perempuan): 0813 1934 561
> Riza Damanik (Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan): 0818 773 515
> Siti Maemunah (Jaringan Advokasi Tambang): 0811 920 462
> Ni Nyoman Sri Widhianti, SH (Koordinator Crisis Center): 0818 5512 97
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, Serikat Petani Indonesia, Koalisi Anti 
> Utang, Solidaritas Perempuan, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan, 
> Jaringan Advokasi Tambang, Aliansi Petani Indonesia, Wahana Lingkungan Hidup 
> Bali, Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Bali, Lembaga Informasi dan Advokasi 
> Sosial Bali, Friends of the Earth International (FoEI), the Southeast Asia 
> Fish for Justice Network (SEAFISH), La Via Campesina, LRAN, Jubilee South, 
> Gerakan Rakyat Lawan Neokolonialisme – Imperialisme, (Gerak Lawan), 
> NGO Forum on ADB, Asian Pacific Network on Food Sovereignty (APNFS).
>

__._,_.___

Messages 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/message/5039;_ylc=X3oDMTM1NzAyMjdnBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARtc2dJZAM1MDQzBHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTI0MTQ4MDMyNwR0cGNJZAM1MDM5>
  in this topic (2)  
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/post;_ylc=X3oDMTJxMmNybWY1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARtc2dJZAM1MDQzBHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTI0MTQ4MDMyNw--?act=reply&messageNum=5043>
 Reply (via web post) |  
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/post;_ylc=X3oDMTJmMGo2YWVyBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzEyNDE0ODAzMjc->
 Start a new topic 

Messages 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/messages;_ylc=X3oDMTJmNWRyN3VzBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNtc2dzBHN0aW1lAzEyNDE0ODAzMjc->
  | Files 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/files;_ylc=X3oDMTJnamZkZ3FxBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNmaWxlcwRzdGltZQMxMjQxNDgwMzI3>
  | Photos 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/photos;_ylc=X3oDMTJmYjBzaW9lBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNwaG90BHN0aW1lAzEyNDE0ODAzMjc->
  | Links 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/links;_ylc=X3oDMTJnNTkzdTgyBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNsaW5rcwRzdGltZQMxMjQxNDgwMzI3>
  | Database 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/database;_ylc=X3oDMTJkbmdlaDNhBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNkYgRzdGltZQMxMjQxNDgwMzI3>
  | Polls 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/polls;_ylc=X3oDMTJnbGxyYWFwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNwb2xscwRzdGltZQMxMjQxNDgwMzI3>
  | Members 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/members;_ylc=X3oDMTJmbGprczZkBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNtYnJzBHN0aW1lAzEyNDE0ODAzMjc->
  | Calendar 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/calendar;_ylc=X3oDMTJlZ3Vxa3VwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNjYWwEc3RpbWUDMTI0MTQ4MDMyNw-->
  

 
<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJldWtsanJrBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTI0MTQ4MDMyNw-->
 Image removed by sender. Yahoo! Groups
Change 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join;_ylc=X3oDMTJnOWRxbTQ2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNzdG5ncwRzdGltZQMxMjQxNDgwMzI3>
  settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch 
<mailto:[email protected]?subject=email%20delivery:%20Digest>  
delivery to Daily Digest | Switch 
<mailto:[email protected]?subject=change%20delivery%20format:%20Traditional>
  format to Traditional 
Visit 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali;_ylc=X3oDMTJlY2JjZGVkBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDZnRyBHNsawNocGYEc3RpbWUDMTI0MTQ4MDMyNw-->
  Your Group | Yahoo! Groups <http://docs.yahoo.com/info/terms/>  Terms of Use 
| Unsubscribe  <mailto:[email protected]?subject=> 

Recent Activity

·          1

New 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/spnew;_ylc=X3oDMTJnbGV0NGV2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDdnRsBHNsawN2cGhvdARzdGltZQMxMjQxNDgwMzI3>
  Photos

Visit 
<http://groups.yahoo.com/group/bali-bali;_ylc=X3oDMTJmOGt1ZW1oBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMzI0MjgzBGdycHNwSWQDMTcwNTE3MTQ2NARzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEyNDE0ODAzMjc->
  Your Group 

Give Back

 
<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTJubjJmY2NnBF9TAzk3MzU5NzE0BF9wAzEEZ3JwSWQDMjEzMjQyODMEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNuY21vZARzbGsDYnJhbmQEc3RpbWUDMTI0MTQ4MDMyNw--;_ylg=1/SIG=11314uv3k/**http%3A/brand.yahoo.com/forgood>
 Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

 
<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTJwb3RxbWl0BF9TAzk3MzU5NzE0BF9wAzIEZ3JwSWQDMjEzMjQyODMEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNuY21vZARzbGsDdG9vbGJhcgRzdGltZQMxMjQxNDgwMzI3;_ylg=1/SIG=11c6dvmk9/**http%3A/toolbar.yahoo.com/%3F.cpdl=ygrps>
 Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

 
<http://groups.yahoo.com/start;_ylc=X3oDMTJwc282ZDltBF9TAzk3MzU5NzE0BF9wAzMEZ3JwSWQDMjEzMjQyODMEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNuY21vZARzbGsDZ3JvdXBzMgRzdGltZQMxMjQxNDgwMzI3>
 Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

Image removed by sender.

__,_._,___

<<image001.jpg>>

<<image002.jpg>>

Kirim email ke