saya sangat benci melihat tayangan tentang siksaan yang dialami oleh Manohara. 
Sebelumnya kita tak pernah tahu, katanya dia model. Tak ada apa-apa. Tapi 
akhirnya meledak dan mengundang simpati. Simpati busuk. Mengapa media mau urusi 
soal penyimpangan seksual dan ini sangat pribadi? Publik terlalu jauh masuk ke 
wilayah pribadi orang. Media jugha salah dalam hal ini. Tak dewasa dan tak 
mendidik. Tampaknya media mengeksplorasi hubungan RI- Malaysia. Tiba-tiba 
sejarah menjadi penting. Ini bentuk apa lagi?

Soal Manohara, jangan dipikirkan. Itu urusan suami-istri, yang melintasi batas 
nasion atau negara. 

Salam
Artika

--- On Wed, 6/10/09, Asana Viebeke Lengkong <[email protected]> wrote:

> From: Asana Viebeke Lengkong <[email protected]>
> Subject: [bali] MANOHARA & SITI... tambah AMBALAT
> To: [email protected], [email protected]
> Date: Wednesday, June 10, 2009, 7:37 AM
> 
> 
> 
>  
>  
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
> Aduh..... 
> 
>    
> 
> Yang raja yang jelata... semua sama
> aja ya di Malaysia....
> ngeri banget..... sakit jiwa... 
> 
>    
> 
> Yang memerintah gimana? Mau Ambalat
> juga???? 
> 
>    
> 
> Kita ngapain ya................ 
> 
>    
> 
> vieb 
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 




--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [email protected]>
Berlangganan  : <mailto: [email protected]>
Henti Langgan : <mailto: [email protected]>

Kirim email ke