Rekrut WNI Jadi Penjaga Perbatasan
Malaysia Dinilai Bersikap Kurang Ajar

Denpasar, Tindakan negara tetangga Malaysia yang merekrut beberapa Warga Negara 
Indonesia (WNI) sebagai Askar Wataniah atau penjaga perbatasan, disayangkan 
oleh berbagai kalangan. Tindakan merekrut WNI sebagai tentara cadangan Malaysia 
ini bahkan dinilai sebagai suatu sikap yang cenderung kurang ajar.

Penilaian ini diantaranya datang dari salah seorang tokoh pemuda yang juga 
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bali, Putu Iwan Karna.

Menurut pria asal Padangbai Karangasem ini, tindakan Malaysia yang merekrut WNI 
sebagai Askar Wataniah perlu ditanyakan maksud dan tujuannya.

“Malaysia itu aneh, maksudnya apa. WNI yang haus pekerjaan, lapar, malah 
didoktrin dengan hal-hal yang mengerikan. Apa Malaysia kurang orang untuk itu 
(menjadi anggota Askar Wataniah, red),” kata Iwan, Kamis (14/2).

Terkait hal ini, kata Iwan, Pemerintah Indonesia harus segera mengambil 
inisiatif untuk segera menanyakan hal ini kepada Pemerintah Malaysia.

“Jika Malaysia tetap seperti dulu, tidak menggubris reaksi yang muncul di 
Indonesia, maka akan kembali muncul aksi demo protes di seluruh Indonesia. 
Malaysia sebaiknya jangan memancing untuk memperkeruh hubungan bilateral kedua 
negara. Kita capek dipancing-pancing terus,” ujar Iwan. (bob)

Sumber : http://www.beritabali.com/?reg=&kat=&s=news&id=200802140032


Cheerz
C3nt0ng
       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke