Kepada teman-teman b(e)logger, dimohon berhati-hati terhadap penipuan yang kali ini mulai merambah nomor-nomor telepon dan menyasar para orang tua (dan cenderung percaya aja pada para penipu).
Modusnya mencari nama orangtua di buku telepon, ato malah menanyakan langsung orang tua yang bersangkutan untuk diajak bicara. kalo ternyata sambutannya oke, maka langsung aja dikatakan udah menang undian dapet apaan gitu, dengan syarat fotokopi SIM 2x, Rekening Telkom asli bulan berapapun dan yang paling pas tuk jadi alasan penipuan, 8 voucher fisik Simpati, yang setelah ditelusuri (pake ditest tanya segala, berapa belinya tadi ? syukur pernah punya nomor Simpati, jadi masuk akal kalo dijawab 800ribu dikurangi 40ribu. hehe...) harus dibacakan pula nomor seri yang ada di voucher fisik. Tapi setelah ngotot gak ngerti dan minta pada si penipu untuk langsung kerumah saja, ngurus administrasi dll, eh, telpon langsung diputus. Alamak... gak kena jebak deh. Oya, nomor penelepon itu 8649147, ngakunya bernama Pak Mulyana (yang setelah ditelusuri ke pihak Telkom (untuk meyakinkan ortu bahwa ini penipuan) ternyata memang benar ada yang bernama pak Mulyana, namun merupakan anak perusahaan dari Telkom Teuku Umar dan gak berhak mengkonfirmasi langsung ke Pelanggan. Nah, udah jelas mencatut nama Pak Mulyana. Tapi apakah yang namanya data si penelepon bisa ditelusuri ke berwajib. mungkin tidak, mengingat betapa mudahnya data dipalsukan. Jadi mohon berhati-hati. Pande http://pandebaik.blogspot.com/

