saya tetap mendukung BBM naik !!kenapa? keuntungan : 1. muncul inovasi-inovasi baru tentang energi alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan tentunya. juga mungkin energi alternatif yang kurang dipromosikan pemerintah karena harga minyak masih terjangkau, sekarang mulai dimasyarakatkan. 2. penggunaan kendaraan bermotor bisa berkurang sehingga pencemaran udara pun tidak harus terjadi dan mulai beralih ke sepeda.. tentunya akan menguntungkan penjual sepeda. 3. dengan semakin banyak orang menggunakan sepeda dalam kegiatan keseharian mereka, secara tidak langsung orang-orang semakin peduli lingkungan. ini juga membuat pemerintah untuk mulai membenahi kota demi kenyamanan masyarakat. 4. dengan bersepeda masyarakat bisa semakin sehat. kerugian : 1. merugikan negara karena BBM tidak terlalu diminati karena mahal 2. merugikan investor asing, karena penjualan produk mereka menurun. ini bisa berakibat pada ditutupnya pabrik2 yang akan berujung pada masalah pengangguran karena kurangnya lapangan kerja 3. harga angkutan umum mulai naik, sehingga akan memberatkan pengguna angkutan umum yang pada umunya mahasiswa, masyarakat kelas menengah ke bawah. 4. harga pangan dan kebutuhan lainnya melonjak. dengan melihat hal-hal di atas, keuntungan yang muncul lebih menguntungkan kita kedepannya dibanding dengan kerugian. saya berharap masyarakat lebih merasakan keuntungannya dan semoga kerugian yang muncul bisa diatasi segera. semoga juga hal ini segera terjadi. tambahan >>> ayo bersepeda!!!! banyak orang memakai kendaraan bermotor hanya untuk ke tempat yang tidak begitu jauh jaraknya, yang seharusnya mereka bisa lakukan dengan jalan kaki atau bersepeda. ..untuk perjalanan jarak jauh tidak mungkin dilakukan dengan sepeda, pastilah dengan kendaraan bermotor, dan saya berharap di Indonesia banyak bermunculan jasa transportasi yang memakai bahan bakar atau energi yang ramah lingkungan dan ekonomis. majukan pertanian Indonesia dan teknologinya.. karena dengan memajukan pertanian Indonesia, rakyat Indonesia bisa selamat dari ancaman harga kebutuhan dan pangan yang mahal. ini saatnya universitas2 dan institut2 menunjukkan taringnya, membuktikan bahwa mereka sebagai MAHASISWA bisa melakukan terobosan yang berdampak baik pada negara. tidak lupa dengan dukungan pemerintah. stop illegal logging, save our earth, stop global warming, save the energy, hindari pemakaian plastic bag...... ----- Original Message ---- From: kontri bali <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, May 21, 2008 4:14:40 PM Subject: Re: Balasan: Re: Balasan: Re: [baliblogger] Sepuluh Tahun Lalu...cabut subsidi
belajar dari Latin Amerika sah-sah saja, tetapi persoalannya perut rakyat ini semakin lapar dan keroncongan, bagaimana kalo kita lawan atau tolak kenaikan BBM itu justru dengan gerakan tidak mengkonsumsi BBM. Rakyat harus tolak kenaikan harga dengan tidak membeli BBM, ayo ramai-ramai jalan kaki dan pakai sepeda, banyak keuntungannya buat rakyat, selain sehat juga pasti lebih berhemat dan aku yakin pasti dunia pariwisata akan mendukung karena di Eropa dan beberapa negara maju lainnya mereka sudah mengurangi emisi-nya. mereka pasti akan mendukung pariwisata yang sehat dan hijau tanpa emisi. Kalau menolak kenaikan BBM dengan lakukan gerakan tidak mengkonsumsi BBM, yang rugi pasti bukan rakyat tapi pemerintah, bayangkan saja semua aspek pasti akan kacau dan pemerintahan akan lebih kacau lagi karena tidak ada income dari rakyat. Di Bali, misalnya dunia pariwisata pasti akan lebih nyaman karena tidak ada kendaraan yang lalu lalang, karena semua pelaku pariwisata dan wisatawan menggunakan andong/ dokar dan sepeda. Pariwisata Bali akan kembali jadi sorga dunia seperti tahun 70-an. Maju dalam kesehatan karena udara yang bersih, tingkat kecelakaan kendaraan bermotor menurun karena orang yang tidak dikejar waktu bekerja lagi, Ayo boikot pemerintahan dengan TIDAK MENGKONSUMSI BBM !!!! wayan suardana <che_gendovara@ yahoo.co. id> wrote: bli ngurah... kita mesti belajar dari venezuela dan mexico bagaimana mereka sangat sigap menghadap bahaya neoliberalisme mereka sangat cakap menasionalisasi aset sehingga energi yang mahal tetap terjangkau oleh rakyat dan pasar tidak kemudian mencekik rakyat itulah humanisme thx gendo ngurah beni setiawan <setiawan_beni@ yahoo.com> wrote: Saya setuju candu masa lalu memang harus di cabut. Dengan kata lain, masyarakat harus sadar bahwa energi itu mahal. Jangan manjakan rakyat dengan segala subsidi. lambat laun, pencabutan subsidi paling tidak (harusnya) membuat anda dan saya makin sadar betapa Hemat itulah kuncinya.. Namun tetap, boroknya korupsi dan hal lain harus diberangus. ngurah beni setiawan P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to ----- Original Message ---- From: ngurah beni setiawan <setiawan_beni@ yahoo.com> To: baliblogger@ yahoogroups. com Sent: Wednesday, May 21, 2008 3:45:38 PM Subject: Re: Balasan: Re: [baliblogger] Sepuluh Tahun Lalu... Setuju, Pangkas gaji pejabat negara dan parlemen. Ubah mental boss Pertamina untuk jadi "kuli" *satu catatan bli gendo, saya salah satu contoh yang kena pajak progresif tapi selalu mangkel karena sing ada ape di pembangunan! ngurah beni setiawan P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to ----- Original Message ---- From: wayan suardana <che_gendovara@ yahoo.co. id> To: baliblogger@ yahoogroups. com Sent: Wednesday, May 21, 2008 3:28:45 PM Subject: Balasan: Re: [baliblogger] Sepuluh Tahun Lalu... saya tidak trauma bung!! tidak ada satu alasanpun yang membuat saya harus trauma. anda betul bahwa Saya memang tidak sepakat dengan kenaikan BBM bahkan sampai detik ini. Logika mana yang menjelaskan bahwa kalo tetap mensubsidi BBM maka hutang makin meningkat? maaf, kalo kita bicara analisis kenaikan BBM oleh Rezim SBY-KALLA seharusnya kita tidak hanya menganalisis dipermukaan. tidak sebatas melihat seolah2 ada korelasi yang kuat antara pencabutan subsidi dengan penambahan hutang. anda patut tahu bahwa keduanya tidak selalu paralel. harga BBM naik karena negara defisit???? kalo demikian kenapa tidak melakukan efisiensi anggara dengan memotong dana anggaran RUTIN dalam APBN maupun APBD???? 60% APBN dan APBD habis untuk anggaran rutin. harga BBM naik karena negara tidak mampu mensubsidi?? ? Kalau demikian, kenapa uang pajak rakyat yang dikelola oleh Bank Indonesia dibuang2 untuk menutupi BLBI (para banker yang memakai uangnya untuk "judi" valas dan ketika kalah langsung bangkrut) Lalu kalau sedang defisit, kenapa bunga utang para pengemplang BLBI di putihkan???? kalau Harga BBM dinaikan karena negara tidak mampu mensubsidi rakyat??? lalu kenapa Presiden, Wapres DPR dan pejabat negara mengalami kenaikan tunjangan dan fasilitas mewah yang selalu digelontorkan? ??? Kalau BBM dinaikan agar negara tidak mensubsidi orang kaya? lalu kenapa tidak memberlakukan pengenaan pajak progresif. lalu bagaimana imbasnya?? Kenaikan harga BBM akan memberikan efek domino terhadap sektor yang lain termasuk harga-harga barang publik akan naik. lalu daya beli masyarakat menurun pengangguran tambah banyak tenaga kerja menjadi murah ....modal asing dengan berkedok investasi akan datanng rame2 karena mendapat tenaga kerja yang sangat....sangat murah. Trus, kalo melihat potensi bangsa ini, kenapa rezim SBY-KALLA tidak pernah menyiapkan infra dan supra struktur untuk menghadapi dampak kenaikan harga minyak?? 1. kenapa tidak memangkas korupsi di Pertamina yang menjual BBM dengan harga tangan ketiga? serta tidak memangkas calo2 BBM di Petamina? 2.mengapa pula tidak memanfaatkan Potensi SDA sendiri. mengapa harus menambah kontrak karya freeport selama 20 tahun dan juga kontrak karya dengan PT Newmont. anda patut tahu emas ditambang di NTT oleh Newmont dengan menggelontor hutan rakyat dan rakyat kehilangan corak produksi. Sementara limbah NEwmont itu dibuang kelaut Indonesia sebanyak 100.000 TON per hari!!! sementara rakyat dapat bengeknya mereka dapet teteknya. gaji Dirutnya aja 35 Milyard sebulan (hahhaha adil ga??) 3. Logika yang lain, hari ini GARUDA INDONESIA udah mulai untung ...kok ma;ah mau dijual emangnya aset harus dijual. bedaiin dunk ngurus perusahaan dengan ngurus aset negara. dan bayangkan kalo itu dikelola negara sendiri?? berapa duit yang bisa didapatkan untuk mensubsidi rakyat? Pernah mendengar Washington Konsensus??? ? Kesepakatan yang diprakarsai oleh WORLD BANK, IMF dan DEPARTEMEN KEUANGAN USA. ada 8 point yang ditawarkan dalam washington Consensus diantaranya: 1. Pencabutan Subsidi bagi rakyat oleh negara 2. Menaikan harga barang-barang kebutuhan publik 3. mengutamakan investasi asing Inilah syarat -syarat yang harus dipenuhi oleh SBY-JK jika ingin mendapatkan HUTANG BARU !!!!! makanya SBY-KALLA selalu berusaha menaikan harga2 publik dengan mencabut subsidi. ini logika impelrialisme dan neoliberalisme. Saat ini kebetulan menemukan momentum dan alasan pembenar akibat kenaikan harga minyak dunia. lalu apa alasan yang anda sampaikan, bahwa menolak kenaikan harga BBM dan menolak pencabutan Subsidi = Pro terhadap hutang luarnegeri?? ? kalau anda paham tentang washington consensus maka anda juga akan paham jawabannya bahwa Menolak kenaikan harga BBM adalah = menolak hutang baru !!!!!! kalau anda mau lebih jelas silahkan baca buku saya "MENGAPA SAYA BAKAR GAMBAR ESBEYE" (maaf sambil promosi hehehehe), disana anda dapat membaca dan mencermati analisis saya dan kawan2 demonstrans lainnya tentang alasan kami menolak kenaikan harga BBM serta solusi yang kami tawarkan dengan nama 9 jalan kebajikan. dan sebagai penutup, kalau negara krisis jangan cma rakyat yang disuruh ikat pinggang kenceng2.... pejabat juga dunk !!! TRIMS GENDO http://gendo. multiply. com I Nengah Sumerta <nengah.sumerta@ gmail.com> wrote: So?? What do you think friend??! Gendo tidak sepakat dengan kenaikan harga BBM khan?? Tapi Gendo sndiri tahu klo subsidi hanya akan menambah hutang Negara?? Kok kontradiktif? ?! Trauma ya??!! Pejot PS 1 # ________________________________ From:baliblogger@ yahoogroups. com [mailto: baliblogger@ yahoogroups. com ] On Behalf Of wayan suardana Sent: Tuesday, May 20, 2008 11:46 PM To: baliblogger@ yahoogroups. com Subject: Balasan: Re: [baliblogger] Sepuluh Tahun Lalu... Kalo ada yang rindu dengan keadaan seperti sebelum sepuluh tahun lalu.. di saat premium masih di kisaran seribuan per liter, atau bahkan merindukan masa jauh sebelum itu.. disaat merasakan bensin 500 rupiah/liter. maka kita ada pada kerinduan yang sama tapi dengan keinginan yang berbeda! saya sanmgat tidak ingin keadaan seperti sebelum atau bahkan jauh sebelum 10 tahun lalu... betul harga bensun murah.... betul harga sembako murah... tapi semua adalah keadaaan MURAH yang seolah-seolah, nyatanya semua itu disubsidi dengan hutang luarnegeri yang terus menerus menumpuk. hutang-gutang yang selalu dikorup oleh kroni2 ORBA . lalu ketika jatuh tempo...maka kiamatlah bagi rakyat Indonesia . Orang2 yang tidak tau apa2 tentang utang luar negeri tapi kemudian disuguhi dengan bayaran utang yang melimpah 7 juta per orang. Gila!!!!! itukah kondisi yang kita inginkan?? kemakmuran semu. sesungguhnya keadaan sekarang, keadaan yang selalu anda sesali ini adalah keadaan sesungguhnya pada zaman sebelum 10 tahun lalu. harga-harga murah adalah alat tipu rezim. harga murah yang dibangun dari utang. mereka selalu membangga-banggakan utang luar negeri...... .... Ngutang kok bangga dan ga segan-segan berkata di media massa "kita bangsa yang terhormat karena asing percaya memberikan bantuan utang ke kita!" (hauhauauahua laknat). hanya satu yang bener2 murag dan bukan tipuan rezim pada waktu sebelum 10 tahun yang lalu yaitu: HARGA NYAWA RAKYAT !! thx gendo (hanya seorang multiplyer, hehehe) http://gendo. multiply. com/ "www.TonnyTrisnawan .com" <[EMAIL PROTECTED] .com> wrote: Dan Ironis nya.. setelah aksi demo pro reformasi sepuluh tahun lalu... nasib bangsa ini tidak kunjung membaik.. dan boleh dibilang semakin terpuruk. Kita jadi berpikir.. ah... seandainya seperti sebelum sepuluh tahun lalu.. di saat premium masih di kisaran seribuan per liter, bahkan jauh sebelum itu.. saya masih sempat merasakan bensin 500 rupiah/liter. Seandainya seperti sebelum sepuluh tahun lalu.. di saat hanya dengan uang Rp 600, saya bisa beli sate kuah lengkap dengan nasi putih dan teh botol nya dibilangan GOR Ngurah Rai Denpasar. Hari ini 100 tahun kebangkitan Nasional, pemerintah memberikan kado istimewa berupa rencana kenaikan BBM tiga hari lagi.. Beberapa hari yang lalu, saya mendapat forward-an email dari salah satu teman. Mungkin teman2 di sini juga sudah dapat. saya sendiri juga nggak tahu tingkat keakuratan dan kebenaran isi attachment nya. attachment berisi lebih kurang semacam perhitungan yg menyatakan bahwa BBM tidak perlu naik. Jadi teringat cerita cupak grantang ngadek Ratu... Cupak yg pertama jadi Raja.. yg haus kekuasaan dan keserakahan. . lalu digulingkan oleh I Grantang. Lalu I Grantang naik tahta jadi Raja. Apa yg terjadi? Lama-kelamaan, lambat laun, Wajah I Grantang berubah secara perlahan.. lama2 kok muka nya jadi mirip Cupak ya.. :D Selamet gen.... jeg benyahang mekejang Ru!! T. 2008/5/20 yoskebe <[EMAIL PROTECTED] com>: Semeton Blogger.... Sepuluh tahun yang lalu, pasti masih melekat disemua ingatan bulan Mei 1998 merupakan bulan penuh dengan gempita demonstrasi di seluruh pelosok negeri, terutama di kampus-kampus. Salah satunya di kampus Udayana.. Cengkeraman kuku-kuku rejim Orde Baru yang semakin kalap berusaha menekan setiap elemen yang berusaha menyuarakan ketidakadilan yang semakin menjadi-jadi ditengah keterpurukan bangsa. Saya tidak bercerita tentang heroik binti nasionalisnya semua yang bergerak mengepalkan tangan dan melepas suara hingga habis demi menjadi bagian dari "voice of the voiceless" dan mewujudkan "vox populi vox dei" namun ada sisi menarik dari semua gegap gempita itu. Panggung demonstrasi dan ajang turun ke jalan kemudian menjadi satu lahan empuk bagi beberapa gelentir orang untuk unjuk muka disaat itu. Semua upaya unjuk muka itu entah dilatar belakangi oleh tujuan apa tak seorang pun bisa menebak, karena itulah dunia politik, penuh dengan intrik bermuka sepuluh. Maka tak heran, pada rapat2 persiapan demo dan dalam percakapan dikalangan terbatas muncul istilah 'SELEBRITI AKSI" yang ditujukan pada oknum2 yang berusaha mencari eksistensi diri demi melabelkan diri sebagai orang yang terdepan menyuarakan amanat penderitaan rakyat. Sungguh dan sungguh lucu jika melihat kelakuan para selebriti aksi itu. Pada saat panggung dibuka, mereka dengan sigap berdiri didepan kemudian jika suasana beralih ke warming up untuk head to head dengan barisan polisi anti huru hara posisi pindah menuju barisan paling belakang, nah pada saat pentungan pertama beradu dengan batok kepala maka para selibriti aksi dengan sigap mengambil langkah seribu menyelamatkan diri. Apa yang terjadi setelah semua adu pentungan dan harumnya gas air mata reda ? Selebriti aksi dengan gagah rupawan berada dibarisan depan dengan memasang tampang penuh percaya diri untuk siap berbicara didepan kamera, tape recorder para pemburu berita. Ah.. andaikata koran di kota kita sudah memberi ruang berita dengan tanda bintang (xx*) pasti sang selebriti aksi tak perlu sampai membuat rambutnya kacau baliau karena tertiup angin saat lintang pukang mencari persembunyian. Dari tingkah polah selebriti aksi itu aku sendiri bisa menilai siapa sebenarnya yang benar-benar menyuarakan semua ketidakadilan tanpa bermain sandiwara diatas penderitaan orang lain. Dari sana aku sendiri bisa menilai siapa yang konsisten akan sikap dan keberanian untuk mengambil segala risiko atas setiap cara-cara yang dipakai oleh sebuah rejim dalam memberangus kemerdekaan berpikir dan penyeragaman sosial di negara ini. Selibriti aksi tak mesti ada hanya diajang demontrasi jalanan, ia pun kadang hadir dalam kehidupan sehari-hari kita bahkan didunia yang ada persis di depan mata. Duduk diam dengan manis demi keselamatan diri sendiri disaat rejim baru mulai memberangus kemerdekaan kita dalam menyampaikan pendapat, sekalipun kita bisa mempertanggungjawab kannya, merupakan salah satu perbuatan yang dilakukan oleh selebriti aksi disepuluh tahun yang lalu. Matur suksma, Yos Kebe mosalaki.multiply. com -- ------------ --------- --------- --------- ----- www.tonnytrisnawan. com Do not print this email, save your paper! paperless... paperless... paperless.... ________________________________ Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga. No virus found in this incoming message. Checked by AVG. Version: 8.0.100 / Virus Database: 269.23.21/1455 - Release Date: 5/19/2008 5:04 PM ________________________________ Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! ________________________________ Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.

