sebetulnya, pada tanggapan yang terakhir perdebatan itu sudah saya tutup dan
sebelumnya nengah juga sudah menutupnya! (kalo dicermati oleh semeton).
hal ini mengingat memeber juga bosan. makanya saya pada saat itu juga
mengajukan undangan untuk nengah biar kita bisa diskusi lebihlanjut diluar
millis ..kalee aja di kopdar.
oh ya sekaligus buat yos.....
kalo sehat ga sehat sehhh sebetulnya itu tergantung perspektif tiap orang.
oh ya kalo urusan ga sehat gara2 huruf kapital dan tanda seru banyak,
sekiranya itu salah saya minta maaf.
tetapi saya ingin ngasitau ke yos bahwa itu bukan karena lost of control boss,
tetapi itu masalh habit aja, masalah kebiasaan menulis aja (bisa liat tulisan2
saya). dan saya tidak tau kalo itu ga baik buat bahasa millis (trim pak beni
atas koreksinya).
jadi saya tegaskan, bahwa tidak ada emosi dalam argumentasi saya, kalo
terkesan emosi karena bentuk hurup dan penggunaan tanda baca sekali lagi bukan
karena emosi ttp karena kebiasaan (maksud saya sih untuk memberi titik tekan)
gitu aja.
thx
gendo
antonemus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
usul diterima.
*lalu posting pake imel moderator. hehe..
2008/6/5 yoskebe <[EMAIL PROTECTED]>:
Semeton titiang,
Sepertinya berbalas pantun antara Bli Gendo dan Bli Nengah Sumerta
sudah mulai jauh dari apa yang diharapkan dari sebuah diskusi (bahkan
perdebatan) yang sehat.
Udah gak asik untuk disimak. Apalagi dua pihak ini sama-sama
mendeklarasikan bahwa mereka berangkat dari dua sudut pandang yang
berbeda dan tak liat juga dengan latar belakang pengalaman yang
berbeda pula.
Daripada makin tak asik, makin tak nyaman dan habis2in bandwith,
bagaimana kalo ini di-HENTIKAN-saja ?
Ini sekedar usulan. Bagaimana Moderator ?
Matur suksma,
Yos Kebe
mosalaki.multiply.com
"semoga segala yang baik datang dari segala penjuru"
--
anton | http://rumahtulisan.com
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers