> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf
> Of Made P. Wilantara
> Sent: Friday, October 07, 2005 11:30
> To: [email protected]
> Subject: Re: [BALInux] Undangan
> 
> Salam damai dan sejahtera,
> Saya hanya bisa berkomentar sedikit untuk bom Bali jilid ke-2:
> 1. Kita harus berpikir dan bertidak tenang dalam menghadapi 'cobaan' yang
> menimpa kita dan tanah Bali yang kita cintai, berhati-hati dalam mencari
> penyelesaian tanpa menimbulkan keruwetan baru di kemudian hari.

>> Setuju dan ini merupakan ide kedalam dan setiap individu harus
melakukan ini.
> 
> 2. Kita harus yakin dan menanamkan kedalam diri kita masing-masing bahwa
> kita
> Orang Bali (dan juga Hindu) adalah cinta damai dan anti kekerasan, kalau
> kita
> mau tetap konsisten dengan pandangan hidup kita tsb sehingga menghindari
> sekali dengan cara-cara kekerasan/anarkis/show-off.
>> Sama dengan point satu diatas.

> 
> 3. Menggunakan jalur-jalur yang sudah ada (lembaga adat/hukum) untuk
> menuntut
> Pemerintah lebih serius dalam penanganan kasus terorisme termasuk juga kasus
> aliran ekstrim (agama/sekte apa saja) yang tidak sesuai dengan Pancasila dan
> tata berbangsa dan Negara Indonesia yang prularistik.

>> Mana realitasnya??
>> Apakah bapak bisa membuat lembaga adat/hukum dimana anda berada untuk
>> menuntut pemerintah?? Kalau ada kelompok masyarakat yang perduli dan
>> melakukan demo damai apakah itu diartikan show off saja.

> 
> 4. Memperjuangkan Otonomi Daerah yang dapat mengatur hak masyarakat dan
> hukum
> yang berlaku di daerah Bali untuk lebih mengayomi masyarakat Bali yang unik
> dan minoritas. Dengan cara-cara yang damai dan prinsip tuntutan yang jelas.

>> Secara jujur tulisan anda sangat bagus dan tertata. Mengapa anda 
>> tidak menulis di media masa usulan usulan anda.

> 
> 5. Kemudian untuk langkah yang paling urgent adalah melindungi daerah kita
> agar tidak terulang kembali (langkah antisipasi). Polisi dalam hal ini kita
> perlu bantu dengan teknologi (minimal saran) agar lebih mudah dalam
> pendeteksian dini (alert/warning) seperti yang dilakukan oleh Singapore
> dengan memasang alat-alat pantau (survilient system) dan pendataan penduduk
> yang lebih up-to-date dan online.
> 
> Oleh karena kita mempunyai latar belakang teknis/teknologi maka saran saya
> mari kita menyatukan visi kita bagaimana cara kita melindungi daerah kita,
> semoga menjadi proposal yang dapat diusulkan ke Pemda (dengan bantuan dana
> dari Pusat/Negara lain) dapat kita wujudkan. Untuk bidang2 sbb:
> 1. Pendataan penduduk asli dan pendatang (server database, data collector,
> data display).
> 2. Pergerakan penduduk/pendatang masuk dan keluar Bali
> 3. Data base yang bisa diakses/dicollect mulai tingkat Banjar
> 4. Survilient system (kamare monitor di setiap public area, dengan prioritas
> ditempat yang berpotensi terjadinya kemungkinan Bom, termasuk dipersimpangan
> jalan/traffic light prioritas)
> 5. Pembangunan jaringan berkecepatan tinggi (media fiber optic dan Wireless)
> yang memungkinkan semuanya dapat diakses dan online baik mobile maupun
> static)

>> Point no 5 adalah langkah antisipatif. Silahkan anda satukan visi
dari semua teman teman IT dan usulkan kepada kepolisian dan pemda.

Penutup: Menyatakan sikap dengan demo tidak berarti kekerasan dan juga
belum tentu merupakah show off



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Most low income households are not online. Help bridge the digital divide today!
http://us.click.yahoo.com/cd_AJB/QnQLAA/TtwFAA/0XFolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/balinux/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke