Nanang Adi Wibowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Date: Sun, 25 May 2008 18:32:29 
-0700 (PDT)
From: Nanang Adi Wibowo <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Dapat dari milist : AS & Dollar bakal bangkrut
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
  [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
  [EMAIL PROTECTED], Memes <[EMAIL PROTECTED]>,
  Oktaria Sari <[EMAIL PROTECTED]>, Teguh Purwanto <[EMAIL PROTECTED]>

 AS & Dollar bakal bangkrut

Dulu rata-rata kita menduga kalau alasan Amerika berperang ke Iraq ini
karena :
1. Amerika ingin menghancurkan Islam
2. Amerika ingin melibas terorisme
3. Amerika itu memang bandit
4. Bush mau dendam secara pribadi kepada Saddam yang dulu gagal
dihancurkan Bapaknya Bush Senior
5. Ini ulahnya Yahudi [intelektual kriminal Perle & Wolfowitz ] yang
saat itu jadi penasehat utamanya Bush
6. Ini perang buat menguasai minyaknya Iraq
7. Dan variasi-variasi lainnya
 
Kini terbukti semua pandangan itu tidak 100% salah tapi juga "salah".
Karena itu semuanya cuma masalah kecilnya saja.
Semua dugaan kita itu semuanya tidak menjelaskan alasan utamanya perang Iraq 
ini dari sudut pandang si Amerika  sendiri.
 
Karena, tujuan paling utama dari perang Iraq ini adalah : Menyelamatkan dollar 
dari euro
Di mata Amerika yang dulu menghadiahkan rezim Suharto ke Indonesia, dosa Iraq 
ya ng terbesar adalah ketika Iraq [Saddam] tahun 2000 lalu minta ke PBB supaya 
semua minyaknya dibayar menggunakan euro; plus
semua uang milik Irak [$10 bilyun] dikonversikan ke euro dari dollar.
 
Dulu semua orang bilang kalau itu ide Saddam ini tindakan bodoh karena euro 
waktu itu masih 90% dari nilai dollar dan euro pun dari sejak dikeluarkan 
[Januari 1999] terus menerus terdepresiasi lawan dollar
yang waktu itu demand (permintaan) nya memang kuat sekali karena penipuan 
akuntasi besar-besaran sedang terjadi di bursa efeknya dan investor asing juga 
perlu dollar untuk main di bursanya.
 
Tapi, sekarang ini euro ternyata sudah terapresiasi sebesar hampir 100% dari 
harga sebelumnya! Berarti apa, langkah "gilanya" Saddam tahun 2000 dulu  itu 
ternyata sangat menguntungkan dan bahkan jenius!
Langkah ini pula yang sekarang sedang dikaji oleh Iran yang cuma mau menerima 
transaksi minyak dengan euro dan menolak dollar.
Dan di dunia ini, kartel perdagangan yang terkuat ya cuma minyak saja.
 
Kartel mobil, atau komputer, atau produk-produk lain praktis tidak eksis.
Minyak -- siapapun harus beli minyak. Terus perhatikan lagi, anggota OPEC itu 
rata-rata isinya adalah musuh-musuh Amerika yang nyata-nyata memang benci 
kepada Amerika, karena
rata-rata negara Islam, yang bukan Islam pun seperti Venezuela yang dipimpin 
sama presiden Chavez malah lebih parah lagi anti Amerikanya.
 
Kalau saja semua anggota kartel minyak ini memang mau "jahat" dan main "evil" 
terhadap Amerika, maka caranya gampang sekali : mereka cukup bilang, kita 
sekarang cuman mau transaksi pake euro dan selesailah
dollarnya Amerika! Bangkrut serta kiamat jugalah si kapitalis Amerika ini!  
Kita yang tidak punya background ekonomi mungkin bingung.
Koq bisa bangkrut?
Orang yang bisa hitung-hitungan ekonomi bisa menjelaskan begini, Kalau kita 
punya uang tunai $1, di tangan, maka secara ekonomi itu artinya adalah Anda 
memberi hutang ke Bank Federalnya Amerika dan Bank
Federalnya Amerika itu "berjanji" akan membayar hutangnya sebesar $1 itu! .
 
Sekarang, karena kita tinggal di Indonesia yang rupiahnya sangat parah, maka 
jelas secara rasional kita berusaha terus memegang $1 ditangan itu dari pada 
ditukar ke rupiah. bukan begitu! Jadi, secara
ekonomi itu artinya Bank Federal Amerika tidak perlu menebus hutangnya karena 
hutangnya yang $1 itu tidak kita minta untuk dibayar.
Artinya : Amerika itu bisa berhutang tanpa perlu bayar sama sekali [sepanjang 
ekonominya memang masih kuat!] sepanjang greenback atau dollar itu masih jadi 
standard pengganti emas.

Dengan alasan inilah makanya Amerika itu berani main  defisit gila-gilaan 
selama ini karena toh mereka MEMANG tidak perlu membayar defisitnya sebab orang 
sedunialah yang harus membayar defisitnya
Amerika itu! 
Supaya jelas mari kita lihat rupiah; kalau budget RI itu defisit maka negara 
Republik Indonesia ini harus nombok dengan cara menjual barang [eksport] atau 
mencari utangan [CGI]. jadi, defisitnya negara seperti
Indonesia yang gemah ripah loh jinawi ini betul-betul adalah "defisit" yang 
harus dibayar; yang kalau tidak bisa bayar ya seperti yang kita alami pada 
tahun 1997 yang sampai sekarang juga belum pulih yaitu
KRISMON!

Tapi Amerika lain! Defisit buat Amerika berarti justru malah positif karena 
defisit Amerika itu cara bayarnya adalah dengan cara memotong nilai $1 yang 
kita pegang itu secara intristik.
Berarti, kalau Amerika defisit maka yang rugi adalah kita orang non-Amerika 
yang pegang dollar!
 
Cara kerja sistem ekonomi kapitalis yang imperialistik ini berlaku  sepanjang 
orang seperti kita dan negara Republik Indonesia itu masih "percaya" dengan 
dollar dan menyimpan cadangan devisanya dalam bentuk
dollar!
 
Eropa tahu persis tentang strategi makan gratis dan utang tidak perlu bayar ini.
Karena itulah Eropa sekarang punya euro.
Tujuannya Euro sebetulnya ya cuma satu itu : ikut menikmati utang gratisan dari 
orang-orang seperti kita tadi.
 
Dan saudara-saudara sekalian yang paling mengerikan buat amerika yang diambang 
kiamat itu apa? itu adalah kenyataan bahwa 80% US $ itu ada di luar negeri ya 
ditangan negara-negara seperti Indonesia ini,
Cina, Jepang , India dan negara-negara asia lainnya.
 
Apa arti situasi begini bagi AMERIKA? ya seperti saya tadi bilang...,
KALAU mendadak saja semua negara penghasil minyak bilang "sekarang kita 
transaksi cuman pake euro"! Dan ini mungkin sekali terjadi karena semua negara 
perlu beli minyak!
Sehingga tekanan dari negara  penghasil minyak itu bakal membuat negara-negara 
seperti Cina atau Jepang menjual dollarnya dan beli euro.
Semuanya HEGEMONI Amerika dalam sekejab akan berantakan dan ini artinya 
apa?...KIAMAT
 
Sebab kalau ini terjadi ini artinya sama saja dengan semua negara-negara 
pemegang US $ itu bilang... "Amerika sekarang kamu harus bayar utan"
Dan tentu saja: kalau dalam sekejab Amerika pun harus membayar hutangnya dan 
mendongkrak Euro tadi, dalam sekejab pula ekonomi Amerika bangkrut berantakan 
persis seperti waktu bank dalam
negeri di rush nasabahnya jaman krismon dulu.
Dan lebih mengerikan lagi, ekonomi Amerika pun bisa dalam sedetik bakal inflasi 
ribuan persen karena semua orang menjual dollar dan membeli euro], perusahaan 
Amerika menjadi tidak ada harganya [persis seperti krismon di
Indonesia tahun 1998 dulu] dan ajaibnya lagi orang Amerika pun tiba-tiba jadi 
persis sama dengan orang-orang miskin dari Afrika sana karena mendadak  saja 
semua kekayaan mereka itu cuma kertas tidak ada harganya.
Dan lebih sial lagi..., dengan bangkrutnya dollar praktis cuma Amerika bakal 
bangkrut sendirian, negara-negara lain tidak ikut bangkrut karena ada Euro yang 
bisa menjadi penyelamatnya!
 
Bila anda menentang invasi AS ke iraq dan anda belum bisa ikut terjun perang 
membela rakyat Iraq, atau anda belum punya cukup donasi untuk membantu rakyat 
iraq ,cukup anda segera lepas simpanan US $ anda atau ditukar dng euro, atau 
anda sebarkan email ini seluas-luasnya !!




        


Agus Pasek
Hp : 081 338 429 243
       

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke