Banyak ortu beranggapan bahwa ntar anakku akan bisa bicara dengan sendirinya.
  Padahal kita bisa melatih anak agar bisa berbicara tepat waktu.
  Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
   
  1. Berapa sering anak menerima masukan data-data kebahasaan.
      Anak harus sering mendengar masukan kebahasaan.
     Apabila orangtua jarang berbicara dengan anak, berarti masukan kebahasaan 
anak akan   
     sedikit. Oleh karena itu, apabila ortu pulang kerja, sebaiknya berbicara 
dengan anak, walaupun tampaknya anak belum memahami apa yang diucapkan ortu.
   
  2. Kalau bisa, pakai telpon dirumah yang ada speakernya, usahakan telpon anak 
dari kantor. Karena mungkin anak belum bisa angkat telpon, ajarin pembantu atau 
yang menjaga di rumah agar menjawab telpon dengan speaker, dan biarkan anak 
mendengar suara orangtuanya.
   
  Bisa aja ortu bertanya: Halo sayang, ini Mama, mama bekerja di kantor, kantor 
mama di Sudirman, anak mama sudah makan ? Makan apa tadi ?
   
  3. Dampingi anak menonton TV, pada saat menonton orangtua harus menjelaskan 
acara yang ditonton 
   
  4. Berbicara dengan anak menggunakan kalimat yang baik, jangan 
dicadel-cadelkan.
      Contoh yang salah, anak mama lagi maam ya. Langsung bilang kalimat yang 
baik:
      anak mama lagi makan ya.
   
  5. Ajari anak nama-nama benda yang ada disekitar.
   
  6. Apabila lingkungan memungkinkan, sabtu pagi atau minggu pagi bisa 
jalan-jalan di lingkungan. Sambil jalan-jalan orangtua harus menjelaskan 
benda-benda yang dilihat.
   
  7. Jalan-jalan ke Supermarket juga membantu dengan catatan orangtua harus 
menceritakan apa yang dilihat.
   
  OK ini dulu saran



       
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.

Kirim email ke